Kesbangpol DKI BerKolaborasi Bersama Ormas Sosialiasi Moderasi .

- Jurnalis

Jumat, 3 Juni 2022 - 03:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenarnewstv9- Upaya menjaga kerukunan kehidupan berbangsa bernegara yang akhir akhir ini terus mendapatkan gejolok atas ujaran kebencian yang semakin hari kian meresahkan kehidupan berbangsa bernegara. DKI sebagai kota kolaborasi melakukan sosialisasi moderasi angkatan ke – 2. Acara merekatkan, menjaga serta sosialisasi moderasi beragama oleh kesbangpol sebagai pilar instansi terdepan yang menjaga persatuan dan makna kebhinekaan untuk NKRI sebagai negri Pancasila.

Acara ini terselenggara dimotori oleh kesbangpol DKI bekerjasama dengan ormas di wilayah DKI. Kontekstualisasi gerakan ini selaras dengan ajaran dan Nilai Pancasila yang harus selalu dihidupkan dalam perilaku. Itu kemudian acara ini mengambil tema “
Merajut tali persatuan dalam prespektif moderasi beragama dalam membangun “.

Membuka acara mewakili Kepala Kesbangpol bapak Ahmad Yani; “Kita ini beragam maka kita haruslah satu sama lain saling mengenal. Maka, duduknyapun dalam satu lingkaran meja yang ada harus digabungkan antara ormas satu dengan yang lain tidak boleh berbarengan, harus berbaur. Tujuan kita berkumpul bukan selesai sampai disini tapi ke depan harus berkesinambungan membangun Jakarta bersama. Kami siap mensport semua kegiatan ormas selanjutnya. Ini adalah wahana kita membangun kerjasama”. Paparnya.

Penataran keormasan di wilayah DKI untuk menjalankan agenda pemantapan dan sosialisasi upaya mendekatkan memberikan pemahaman ummat /pemeluk agama agar memahami ajaran agamanya dengan benar.

Baca Juga :  Jaksa Agung RI Mutasi Besar-besaran, Pejabat Kejaksaan

Dalam pemaparannya Dr.H.wawan Junaidi,MA Kep. pusat kerukunan beragama kementrian agama sangat memberikan pencerahan kepada hadirin yang hadir.

” Kesalahan pemahaman tentang moderasi akibat membaca litrasi yang salah apalagi makna dan contoh yang disuguhkan oleh google. Ini harus menjadi perhatian semua kita kalangan ormas agar dapat memberikan pencerahan yang benar terhadap ajaran agama. Semua agama sudah moderat tinggal pemeluknya yang mesti paham dengan ajaran kitabnya. Kementrian agama sendiri dalam LPJRM 2022-2024 khusus ada bab ” tata kelola kerukunan beragama moderasi beragama”. Inilah yang akan menjadi fokus kami kedepan.

Dalam Islam sendiri agama berlandaskan sumber ; Qur’an, hadist, ijma, qiyas. Suatu contoh Muslim itu adalah yg tidak menyakiti dengan lisan dan tangannya alias perbuatannya. (hadist). Kemudian Barang siapa yang membunuh satu orang diantara kalian maka seolah olah sudah membunuh semua manusia. (Firman). Dilarang bagi kamu sholat di pinggir jalan trotoar.(hadits).
Agama sangat jelas sudah melarang hal demikian tapi sebagian kelompok melakukannya dengan ekstrim. Jadi kondisi demikian yang keliru adalah pemeluknya yang kurang memahami agamanya. Intinya yang dimoderasi itu adalah ummatnya pengikutnya pemeluknya. Moderasi pokok ada 4 all ; anti kekerasan, komitmen kebangsaan, toleran , menerima lokal budaya”. Demikian ulasan beliau singkat jelas berharga sebagai pondasi untuk pencerahan ummat.

Baca Juga :  Pungli parkir"Rp15 juta" per bulan jadi bancaan oknum ?

Himalo Himpunan Masyarakat Lombok Rantau sebagai salah satu peserta berpandangan ;” Kegiatan semacam ini tidak cukup hanya sekali dua kali tapi harus lebih intensif serta penting Kesbangpol, kemntrian terkait terutama kemenag dan kementrian dalam negri duduk bersama ormas untuk merancang melakukan kerja kongkrit turun bersama ditengah tengah ummat. Jadikanlah ormas sebagai partner atau Konsultan dalam menyusun rancangan strategis karena ormas yang paham kondisi ummat dibawah”. Ujarnya

Lanjutnya, “Kementrian dan kesbagpol harus sudah merevolusi cara pandang dan pendekatan serta langkah strategis bersama ormas turun di tengah masyarakat luas. Dengan program bimbingan dan pembinaan yang berkesinambungan. Bukan hanya pendekatan cermah dari mimbar ke mimbar yang sudah ketinggalan zaman”. Jelasnya.

Acara sosialisasi kebangsaan kali ini diikuti oleh seratus peserta dari enam puluh delegasi ormas dengan mengirim utusan masing² dua orang. Acara dibuka tepat pukul 08.00 – 12.00 wib. Berlokasi di Arion hotel Rawamangun. Suasana acara sangat meriah penuh kekeluargaan. 2/6/22. (red)

Berita Terkait

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027
Pengajian MT. Balai Wartawan Kota Depok Hijrah Menuju Kebaikan dan Menebar Kebenaran
Membaca Pesan Moral Diskusi Kebangsaan FWK: Mengenang Rasa Aman di Era Soeharto
RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS
Membongkar Realitas Makan Bergizi Gratis: Mesin Penggerak Baru atau Beban Fiskal Berkedok Gimmick Mikroekonomi?*
Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026
Investasi di Balik Sepiring Makanan: Mengapa Santri Juga Membutuhkan Program Makan Bergizi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:09 WIB

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:38 WIB

Pengajian MT. Balai Wartawan Kota Depok Hijrah Menuju Kebaikan dan Menebar Kebenaran

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:37 WIB

Membaca Pesan Moral Diskusi Kebangsaan FWK: Mengenang Rasa Aman di Era Soeharto

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:51 WIB

RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Membongkar Realitas Makan Bergizi Gratis: Mesin Penggerak Baru atau Beban Fiskal Berkedok Gimmick Mikroekonomi?*

Berita Terbaru

Tenar News

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:09 WIB