Kemenbud RI Luncurkan Buku Sejarah Indonesia dan Penetapan Hari Sejarah

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Tenar News. Com/ Media Cyber Indonesia. Kementerian Kebudayaan RI,sukses menggelar soft launching Buku Sejarah Indonesia bertepatan dengan Hari Sejarah yang baru saja ditetapkan, minggu 14 des 2025 di jakarta.

Kemenbud Fadli Zon menegaskan bahwa buku sejarah Indonesia di tulis langsung oleh para ahlinya, sejumlah 123 sejarawan dari 34 perguruan tinggi di Indonesia yang kemudian difasilitasi oleh kemenbud agar sejarah di tulis oleh ahlinya, Direktorat sejarah ingin menjadi rumah utama bagi para sejarawan Indonesia,

Direktur Sejarah dan Permuseuman Kemenbud RI, Prof.Dr.Agus Mulyana M.Hum menyampaikan bahwa dalam pengertian satu penetapan hari sejarah yang ditetapkan pada tanggal 14 des 2025 ini, melalui Keputusan Menteri Kebudayaan RI,Nomor 206/M/2025, kemudian selanjutnya
tanggal 14 Des dipilih merujuk pada pelaksanaan Kongres sejarah nasional Indonesia yang pertama yang berlangsung pada tanggal 14-18 Des 1957 di yogjakarta.

Baca Juga :  Dituding Arogan Guru "intimidasi" murid," Kepsek Tutup Mata ?

Kongres tersebut, merupakan suatu perjuangan dalam upaya menulis sejarah dengan cara pandang Indonesia sentris yakni menulis sejarah dari sudut pandang bangsa Indonesia sendiri,
Karena sebelumnya sudah ada buku sejarah Indonesia yang ditulis oleh F.W.Stafel warga negara Belanda dalam pandang kolonial (Belanda- sentris) .

” Sehingga hari ini tanggal 14 Des 2025,yang kemudian menjadi moment penting bagi kita untuk ditetapkan sebagai hari sejarah.
Acara ini sekaligus menjadi momentum bersamaan dengan soft launching buku sejarah Indonesia yang diinisiasi oleh kementerian Kebudayaan RI, “ucap Agus.

Pada dasarnya buku ini menurut agus banyak sekali memberikan perspektif baru, pemuktahiran mengenai narasi sejarah Indonesia, baik segi substansi maupun dari segi metodoligi. Dan diharapkan dengan adanya buku ini memberikan satu wawasan baru bagi masyarakat Indonesia yang lebih luas dalam upaya membangun memori generasi bangsa.

Baca Juga :  Penyisiran Vaksinasi Untuk Anak

Agus berharap kedepan buku sejarah Indonesia bisa menjadi rujukan, khususnya untuk mata pelajaran sejarah di sekolah.
” Inikan kita baru soft launching, kita ada keinginan untuk kemudian buku ini menjadi kurikulum mata pelajaran di sekolah. Oleh karena itu perlu kerjasama dengan lintas kementerian, karena menurut agus buku ini diinisiasi diterbitkan oleh Kemenbud, sementara kalo untuk sekolah merupakan ranahnya kemendikdasmen.
Ke depan kita berharap ada kerjasama antara kemenbud dan kemendikdasmen,ujarnya.

Sebagai penutup, acara ini di hadiri oleh para sejarawan, akademisi, penulis dan editor buku sejarah, perwakilan dari perguruan tinggi, komunitas pemerhati sejarah dan budaya, Ketua komisi X DPR RI, Hertifah serta unsur kementerian dan lembaga terkait. (dp)

Berita Terkait

RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS
Membongkar Realitas Makan Bergizi Gratis: Mesin Penggerak Baru atau Beban Fiskal Berkedok Gimmick Mikroekonomi?*
Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026
Investasi di Balik Sepiring Makanan: Mengapa Santri Juga Membutuhkan Program Makan Bergizi
Muharam 1448 H, Meneguhkan Semangat Hijrah untuk Bangun Peradaban
Pelatihan Pembuatan Website Portofolio untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa SMK Techno Media*
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:51 WIB

RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Membongkar Realitas Makan Bergizi Gratis: Mesin Penggerak Baru atau Beban Fiskal Berkedok Gimmick Mikroekonomi?*

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:24 WIB

Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 23:56 WIB

Senin, 15 Juni 2026 - 22:10 WIB

Investasi di Balik Sepiring Makanan: Mengapa Santri Juga Membutuhkan Program Makan Bergizi

Berita Terbaru

Tenar News

Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:24 WIB

Tenar News

Senin, 15 Jun 2026 - 23:56 WIB