Nasib 1.642 Honorer Pemprov NTB Masih 

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lalu Muhamad Iqbal

Lalu Muhamad Iqbal

Lombok.,Tenarnews.com Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal belum menetapkan kebijakan apapun,terkait nasib 1.642 pegawai non ASN lingkup Pemprov NTB yang tidak masuk database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Saya akan amati dulu, sekarang tim ini akan dibenahi dulu agar bisa bekerja, bisa berlari dulu jadi berikan saya kesempatan untuk menarik nafas panjang,” terangnya, Selasa (4/3).

Nasib ribuan honorer hingga sekarang masih tidak jelas. Mereka juga tidak bisa menerima gaji, karena aturan yang saling bertentangan, seperti tidak terdaftar, tidak memiliki ijazah, melewati batas pensiun, salah instansi, dan masa kerja kurang dari dua tahun. Karena itu juga, mereka tidak bisa diangkat menjadi PPPK penuh waktu bahkan paro waktu.

Baca Juga :  Berikan Kemudahan Masyarakat Mendapatkan Air Bersih, PT Tirta Asasta Perpanjang Program Promo Gratis Penyambungan Baru

 

Iqbal mengatakan, persoalan ini tetap menjadi perhatian, dan segera dilakukan pembahasan dan pendalaman, untuk mendapatkan solusi yang terbaik. “Ini yang akan kita bahas,” ujarnya.

Sekda NTB Lalu Gita Ariadi menegaskan, khusus bagi honorer guru yang tidak masuk database, pembayaran bisa dilakukan melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Boleh dibayarkan melalui BOS. Nanti kita koordinasikan dengan Dikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan),” terangnya.

Baca Juga :  MENYOAL BAYI USIA 7 BULAN YANG TERTAHAN DI RUMAH SAKIT, INI KOMENTAR KETUA DKR DEPOK

Apakah honorer yang tidak masuk database akan diberhentikan? Gita belum bisa memastikan. “Kami masih upayakan agar mereka bisa dipertahankan,” ucapnya.Namun, keputusan tetap harus didasarkan pada aturan yang berlaku. “Kami sangat berhati-hati dalam mempertahankan mereka. Kita tunggu saja hasil akhirnya karena masih dalam tahap konsultasi,” kata Gita. ( Red )

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru