Calon Gubernur NTB Termuda” Menjelajahi Dunia” Lalu Muhamad Iqbal, Juru Bicara Kemlu RI

- Jurnalis

Selasa, 23 April 2024 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iqbal mantan Dubes RI untuk Turki

Jakarta, Tenarnews tv9, – Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal, kini mengemban tugas baru. Dia kini menjabat Staf Khusus Menteri Luar Negeri Bidang Penguatan Infrastruktur Diplomasi dan merangkap sebagai juru bicara Kemlu.

Iqbal menggantikan Teuku Faizasyah yang kini ditugaskan sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Norwegia dan Islandia.

Berikut selengkapnya profil Lalu Muhamad Iqbal!

1. Biografi singkat Iqbal

Iqbal lahir di Praya, Lombok Tengah pada 10 Juli 1972. Dia pernah mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam di Pabelan, Jawa Tengah.

Setelah itu, dia melanjutkan studinya di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, jurusan Hubungan Internasional, dan Universitas Gadjah Mada, Jurusan Sejarah, untuk studi sarjananya. Kemudian, Iqbal menuntaskan studi master untuk jurusan Hubungan Internasional di Universitas Indonesia. Dia kemudian menamatkan studi doktoralnya di bidang politik Universitas Bucharest pada 2005.

Iqbal dikenal sebagai mahasiswa yang aktif berorganisasi semasa kuliah. Dia aktif di Korps Mahasiswa HI (KOMAHI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Senat Mahasiswa, hingga lembaga pers kampus. Dia juga aktif di kelompok studi Lingkaran, yaitu komunitas untuk bertukar pikiran dan gagasan di kalangan mahasiswa Yogyakarta pada 1990-an.

Baca Juga :  Menag RI Luncurkan Tiga Buku di UIN Jakarta, Rektor: Kampus Harus Jadi Pusat Pembaruan Pemikiran Islam 

2. Perjalanan karier Iqbal

Sebagai diplomat karier, perjalanan Iqbal bersama Kementerian Luar Negeri telah melanglang buana. Ia mulai bertugas di Pejambon sejak 1998. Di antara tugas yang pernah ia emban adalah:

3. Pengganti Iqbal di Turki

Selama bertugas sebagai Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia, Iqbal telah terlibat dalam berbagai proses evakuasi, mulai dari evakuasi WNI dari Nepal dan Yaman (2015), dari Suriah dan pembebasan WNI yang disandera di Filipina (2016-2018), dan pemulangan TKI dari Arab Saudi dan Malaysia.

Menurut Iqbal, Indonesia tegas tidak mau membuka hubungan diplomatik dengan Israel dikarenakan situasi kekejaman Gaza

Posisi Indonesia tidak berubah dan tetap kokoh mendukung kemerdekaan Palestina dalam kerangka two state solution.

“Saya tegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Indonesia akan selalu konsisten, berada di garis terdepan membela hak-hak Bangsa Palestina,” kata Iqbal

Baca Juga :  Kasus Polisi Tembak Polisi Terkuak Ferdy Sambo Tersangka

Iqbal menerangkan, proses keanggotaan Indonesia dalam OECD akan memakan waktu cukup panjang.

Adapun roadmap keanggotaan, rencananya baru diadopsi pada bulan Mei mendatang, dimana dalam roadmap itu banyak sekali hal yang harus dipersiapkan Indonesia.

“Waktu yang diperlukan setiap negara untuk menyelesaikan proses keanggotaan penuh di OECD berbeda-beda. Semua tergantung kesiapan negara tersebut. Beberapa negara memerlukan waktu 3 tahun, beberapa lagi memerlukan lebih dari 5 tahun,” terang dia.

OECD merupakan lembaga pemikir terbesar di dunia yang merekomendasikan kebijakan ekonomi bagi anggotanya.

Organisasi ini juga memiliki pengaruh besar terhadap pembuatan peraturan internasional, seperti perpajakan.

Media tersebut memberitakan bahwa, Sekjen OECD Matthias Korman kepada Menteri Luar Negeri Israel Katz, menyetujui masuknya RI

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Dewan (OECD) telah secara resmi menyetujui syarat yang jelas bahwa Indonesia harus menjaga hubungan diplomatik dengan seluruh anggota organisasi untuk bisa diterima OECD.

Terlebih lagi, setiap keputusan di masa depan untuk menerima Indonesia sebagai anggota organisasi memerlukan kesepakatan bulat di antara semua anggota, termasuk Israel,” (01,Red )

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 823 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru