Empat Lawang Sumsel, Tenarnews tv9, Pemerintah menetapkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) jatuh setiap tanggal 2 Mei. Walau Indonesia memiliki peringatan Hardiknas, namun masih ada banyak tenaga pengajar atau guru honorer belum mendapatkan kesejahteraan yang belum layak.
Masih banyak penghasilan guru jauh dari kata layak, bahkan di bawah angka Upah Minimum Regional (UMR). Dengan penghasilan yang kecil, tentu guru honorer sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Padahal, guru honorer merupakan tenaga pengajar profesional yang turut membantu mencerdaskan anak bangsa. Namun sayang, guru honorer belum banyak mendapatkan penghormatan yang layak dari sisi kesejahteraan.
Banyak guru honorer yang mendapatkan gaji di bawah standar. Seperti yang dialami oleh guru honorer di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, mengaku penghasilannya sebagai guru honor jauh di bawah UMR.
Berdasarkan hasil informasi yang kami dapatkan :
- Tugas Tambahan Kesiswaan Rp.50rb/bulan.
- Humas Rp. 50.000/bulan.
- Wali Kelas Rp. 50.000/bulan.
- Pembina Les Rp. 50.000/bulan.
- Perpustakaan Rp. 50.000/bulan.
- TU Rp. 75.000
Syarippudin Kepala sekolah SMPN 3 Ulu Musi saat dikonfirmasi melalui pesan watshaap pribadinya menjelaskan, sebetulnya selama ini honor 10rb/jam, kini sudah 24rb/jam. Sudah lebih dari 50%, kemudian spj kami diperiksa setiap tahap tapi tidak ada peneguran dari dinas, sejauh ini itulah yang dapat kami buat. Spj tahap satu masih di dinas sekarang batas itu kemampuan kami kalau salah kami siap perbaiki” Jawabnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang masih dalam upaya untuk dikonfirmasi terkait temuan ini, sehingga berita ini ditayangkan.(Biro Provinsi Sumsel)

