Fakta Miris, Gaji Honorer di SMP 3 Ulu Musi Sangat Memprihatinkan

- Jurnalis

Jumat, 2 September 2022 - 03:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Lawang Sumsel, Tenarnews tv9, Pemerintah menetapkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) jatuh setiap tanggal 2 Mei. Walau Indonesia memiliki peringatan Hardiknas, namun masih ada banyak tenaga pengajar atau guru honorer belum mendapatkan kesejahteraan yang belum layak.

Masih banyak penghasilan guru jauh dari kata layak, bahkan di bawah angka Upah Minimum Regional (UMR). Dengan penghasilan yang kecil, tentu guru honorer sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Padahal, guru honorer merupakan tenaga pengajar profesional yang turut membantu mencerdaskan anak bangsa. Namun sayang, guru honorer belum banyak mendapatkan penghormatan yang layak dari sisi kesejahteraan.

Baca Juga :  Makam Brigadir J dibongkar guna autopsi ulang atas permintaan keluarga dalam mencari keadilan

Banyak guru honorer yang mendapatkan gaji di bawah standar. Seperti yang dialami oleh guru honorer di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, mengaku penghasilannya sebagai guru honor jauh di bawah UMR.

Berdasarkan hasil informasi yang kami dapatkan :

  1. Tugas Tambahan Kesiswaan Rp.50rb/bulan.
  2. Humas Rp. 50.000/bulan.
  3. Wali Kelas Rp. 50.000/bulan.
  4. Pembina Les Rp. 50.000/bulan.
  5. Perpustakaan Rp. 50.000/bulan.
  6. TU Rp. 75.000

Syarippudin Kepala sekolah SMPN 3 Ulu Musi saat dikonfirmasi melalui pesan watshaap pribadinya menjelaskan, sebetulnya selama ini honor 10rb/jam, kini sudah 24rb/jam. Sudah lebih dari 50%, kemudian spj kami diperiksa setiap tahap tapi tidak ada peneguran dari dinas, sejauh ini itulah yang dapat kami buat. Spj tahap satu masih di dinas sekarang batas itu kemampuan kami kalau salah kami siap perbaiki” Jawabnya.

Baca Juga :  Acara Gerup Diskusi Presiden Forum Kebangsaan Bicara Atas Lambatnya Negara Membereskan Kesejahteraan Hakim

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang masih dalam upaya untuk dikonfirmasi terkait temuan ini, sehingga berita ini ditayangkan.(Biro Provinsi Sumsel)

Berita Terkait

Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak
Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak
SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)
Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG
Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta
Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng
Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA
Ase Edi Masturo, SE dan Kepala Kecamatan Beji Agus Sofan, ST,.MT, Lurah Kukusan, serta para Ketua RT/RW dan warga sekitar.
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:59 WIB

Sistem Notulen Rapat Berbasis _Speech-to-Text_ untuk Meningkatkan Efisiensi Dokumentasi Rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:45 WIB

Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta

Berita Terbaru

Tenar News

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB