Acara Gerup Diskusi Presiden Forum Kebangsaan Bicara Atas Lambatnya Negara Membereskan Kesejahteraan Hakim

- Jurnalis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta- Tenarnews. com,_Hakim /Wakil Tuhan berencana mogok selama satu Minggu mulai dari tanggal 7-11 September akan datang. Wacana ini sudah mengemuka dan para Hakim di seluruh Indonesia sudah mengadukan tuntutannya ke Mahkamah Agung. Alih- alih MA ternyata sudah sejak lama mengusulkan kenaikan gaji para hakim di seluruh Indonesia yang tidak sebanding dengan gaji para wakil rakyat. Samianto Presiden forum jelaskan dalam forum diskusi.

” Hakim sebagai penegak hukum yang sering menghakimi para koruptor tentu akan sangat kualahan dan bisa goyang jika kesejahteraan wakil Tuhan /hakim ini masih belum memadai mencukupi. Indonesia bisa bebas bersih dari belenggu korupsi sebagai negara berketuhanan mana kala hakim ditempatkan paling mulia kedudukannya dibandingkan lembaga lain. Hakim adalah penegak keadilan penjaga pemberantas koruptor harus dapat disejahterakan sampai mereka pensiun.

Jabatan paling mulia hak dan keuangan serta pasilitas hakim masih belum diakomodir negara. Jangan lagi negara jadikan para hakim ini bekerja diluar kedudukannya sebagai hakim mulia. Semua hakim baik di daerah harus dan wajib disejahterakan negara. Jangan menunggu ada pembahasan di DPR hanya sekedar untuk menaikkan gaji hakim. Ini pasti akan ngaret terus.

Baca Juga :  <a href="https://medialingkar.com/akmil-gelar-serah-terima-jabatan-dan-tradisi-warga/">Akmil Gelar Serah Terima Jabatan Dan Tradisi Warga</a>

Negara Pancasila Nusantara yang berketuhanan berperadaban akan tegak berdiri kokoh manakala negara memposisikan kedudukan hakim yang mulia ini selaras dengan namanya. Sudah 79 tahun kita merdeka negara belum juga hadir dalam kegiatan yang paling urgent dengan kebijakan keberpihakan untuk pemenuhan menaikkan gaji, tunjangan dan pasilitas hakim.

Pemerintah Prabowo haruslah menjadikan 100 hari kerja ke depan menaikkan gaji wakil Tuhan ini agar NKRI tegak kokoh berdiri bebas korupsi yang selama ini susah diberantas. Korupsi terus merajalela sehingga bangsa ini terpuruk dengan lahirnya anak bangsa yang kurang gizi stanting. Ironi bangsa besar dimana segala macam kebutuhan dunia ada di sini merah putih. Namun warga dan kesejahteraan hakim masih belum bisa diatasi. Ini akibat keserakahan dan korupsi yang merajalela. Praktek Mafioso yang melembaga harus dihentikan di periodesasi pemerintah Prabowo sebagai mantan prajurit yang kesatria berasal dari baret merah.

Baca Juga :  Soal Tanah 91 Hektar di Sawangan, Ida Farida Bersama Pengacara Kondang Farhat Abas Tabuh Genderang Perang" Ngeri"

Komando harus mampu memperlihatkan keperkasaannya menghabiskan Mafioso dan koruptor yang merusak merah putih dan tatanan kehidupan berbangsa bernegara. Hakim memiliki peran strategis untuk diajak negara berantas korupsi di seluruh tanah air. Jika Indonesia tahun ini, tidak melakukan pembersihan totalitas. Maka, akan susah untuk bangkit bahkan tidak akan pernah mampu menjadi bangsa hebat dibalik seluruh kemewahan dan kekayaan yang dimiliki. Dengan memberikan perhatian lebih pada hakim serta menyederhanakan sistem bernegara, menjalankan UUD’ 45. Jujur mengabdi. Inilah konci mencapai Indonesia emas tahun 45 “. Demikian jelas presiden forum dalam diskusi kebangsaan menyoroti kesejahteraan Hakim. ( Red)

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru