Gorontalo. TeNarNews/Serikat Media Siber Indonesia,-Rehabilitasi intake dan jaringan air baku Gentuma Kabupaten Gorontalo Utara dengan nilai kontrak 9. Milyar lebih Tahun Anggaran 2024 yang di kerjakan CV. Neutrino
Balai wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo. Proyek ini mendapat sorotan dari Lembaga Jurnalistik Reformasi Indonesia (JURI) wilayah Indonesia Timur.
Kamarudin Sahadu koordinator Juri wilayah Indonesia Timur mengatakan proyek rehabilitasi intake dan air baku Gentuma segera kami laporkan ke Aparat Penegak Hukum dan kami akan berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat Juri di Jakarta untuk mengawal proses dugaan korupsi yang di lakukan kontraktor dan penyelenggara.
Hasil investigasi yang kami temukan di lapangan berdasarkan pengakuan warga setempat bahwa rehabilitasi intake dan air baku Gentuma hanya di lakukan pengerukan sendimen dan penggantian dua buah pintu air. Pasisa warga setempat ” kami cuman tau ada pengerukan tanah pake eskapator dan ganti dua pintu air” ucap warga Gentuma, 19 Juni 2025
Yang kami ketahui kegiatan rehabilitasi intake dan air baku tidak hanya melakukan pengerukan sendimen dan ganti pintu air melainkan perbaikan struktur intake (penampungan air baku), perbaikan atau penggantian pipa transmisi, serta perbaikan atau pemeliharaan fasilitas pendukung lainnya seperti pompa dan pengolahan air.
Kami menemukan dugaan kuat indikasi korupsi yang di lakukan kontraktor dan penyelenggara bagaimana mungkin proyek milyaran hanya di gunakan pengerukan sendimen dan ganti pintu air sementara dinding intake dan jaringan sudah kropos di makan usia. Begitupun pipa transmisi, pompa dan pengolahan air.
Padahal proyek Rehabilitasi intake dan jaringan air baku sangat penting untuk menjaga ketersediaan dan kualitas air bersih bagi masyarakat. Dengan perbaikan yang tepat, sistem penyediaan air dapat beroperasi lebih efisien dan andal namun proyek ini di salah gunakan oknum kontraktor dan penyelenggara yang harus bertanggung jawab. Sehingga kami dari JURI segera melaporkan dugaan korupsi ini. Tegas kamarudin
Sampai naik berita ini belum ada tanggapan dari penyelenggara setelah kami lakukan konfirmasi.,( Red )

