Menag Nasaruddin Heran PIK Dibanjiri Bangunan Megah, Tapi di Mana Masjidnya

- Jurnalis

Jumat, 20 Desember 2024 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta,-Tenarnews tv,-Menteri Agama RI, Prof. KH Nasaruddin Umar pada sesi dorstop wartawan usai menghadiri Rapat Pleno V Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Menteri Agama RI, Prof. KH Nasaruddin Umar, mengungkapkan keprihatinannya terkait minimnya kehadiran masjid di kawasan strategis ibu kota, seperti Thamrin-Sudirman dan Pantai Indah Kapuk (PIK). Ia menyayangkan wilayah metropolitan dengan julukan segitiga emas ini tidak memiliki simbol keislaman yang menonjol di tengah bangunan megah yang mendominasi.“Kita berada di Thamrin-Sudirman, pusat metropolitan Jakarta, tetapi sepanjang jalan ini hingga Kuningan tidak ada masjid yang terlihat menonjol,” ujar Prof. Nasaruddin dalam Rapat Pleno V Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Ia juga menyoroti kondisi di PIK, salah satu kawasan elite Jakarta.

“Sekitar 1.000 hektare di PIK tidak terdengar suara adzan. Umat Islam harus setengah mati mencari masjid untuk salat di kawasan itu,” katanya seperti dikutip dari laman MUI.

Bangunan Megah, Tapi Minim Simbol Keislaman

Prof. Nasaruddin menceritakan pengalamannya melihat sebuah rumah ibadah Buddha yang besar dan megah di PIK, sementara masjid hampir tidak terlihat. Hal ini, menurutnya, mencerminkan kurangnya simbol keislaman di kawasan-kawasan elite Jakarta.

“Saya mengimbau agar MUI dan umat Islam jangan membiarkan space yang luas ini tanpa simbol-simbol keislaman. Keberadaan masjid atau mushala sangat penting untuk menjaga identitas keislaman,” tegas Imam Besar Masjid Istiqlal ini.

Upaya Membangun Kompleks Syariah

Baca Juga:

Respons MUI soal Prabowo Maafkan Koruptor Jika Kembalikan Uang Curian

Prof. Nasaruddin juga berbagi kabar baik tentang rencananya membangun kompleks syariah di PIK. Ia mengungkapkan, kompleks ini akan mencakup area seluas 30 hektare dan akan dilengkapi mushala di lantai 4 yang memungkinkan terdengarnya suara adzan di kawasan tersebut.

“Di kawasan ini nanti ada aktivitas keislaman. Jangan sampai sepanjang pantai PIK hingga Tanara, Serang, tidak ada simbol-simbol Islam seperti yang terjadi di Tampa Beach, Amerika,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi melakukan pemantauan di Command Pantauan Jelang Lebaran

Ia juga mengusulkan pembangunan Islamic Center di PIK untuk memperkuat kehadiran simbol keislaman. “Saya meminta satu hektare di kawasan itu untuk membangun Islamic Center. Ini penting agar kawasan tersebut tetap mencerminkan keberagaman dan toleransi,” jelasnya.

Kantor MUI Baru di PIK?

Baca Juga:

Kemenag Terapkan Uji Kompetensi Calon Guru Besar, Jaga Kualitas Ilmu Agama

Prof. Nasaruddin juga menyebut adanya tawaran space untuk kantor baru MUI di PIK. Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan masjid dan Islamic Center lebih prioritas. “Kantor baru bisa menyusul, tapi masjid harus didahulukan,” katanya.

Mukernas IV MUI yang berlangsung pada 17-19 Desember 2024 mengusung tema “Mengokohkan Peran Sebagai Pelayan Umat (Khadimul Ummah) dan Mitra Pemerintah (Shadiqul Hukumah).” Dalam forum ini, Prof. Nasaruddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memastikan bahwa simbol keislaman tetap hadir di kawasan strategis ibu kota ( hs )

 

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru