Tolak Konpensasi 5M, PT. Haikal jadi bancakan

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok – Tenarnews TV9:

Kasus terkait PT Haikal Cipta Abadi Perkasa kian memanas setelah Yan Sudrajat, Direktur Utama perusahaan tersebut, melaporkan pencatutan nama perusahaannya ke Mabes Polri. Ia menegaskan bahwa ada pihak-pihak yang berusaha mengambil alih perusahaannya secara ilegal.

Bahkan, Yan menyebutkan bahwa dugaan kuat pencatut berinisial SPR telah mengalihkan PT Haikal ke seorang anggota DPR-RI Komisi III dari Partai Demokrat.



Dalam keterangannya, Yan mengungkapkan bahwa ia sempat ditawari kompensasi sebesar Rp5 miliar untuk menyelesaikan kasus ini, namun ia dengan tegas menolaknya.

Baca Juga :  Deklarasi," Drs.H.Supian Suri MM dan Chandra Rachmansyah di dukung 12 Partai Sebagai Kandidat Walikota dan Wakil Walikota Depok 2025-2030

“Saya menolak kompensasi tersebut karena merasa ada yang tidak beres. Belakangan saya mendapati bahwa PT Haikal sudah dijadikan ‘bancaan’ oleh oknum tertentu. Bahkan, lahan seluas 9,3 hektar yang dimiliki perusahaan kini sudah dipasang papan nama PT Haikal, padahal proses hukum terkait perusahaan ini belum selesai di Mabes Polri,” ujar Yan.

Yang lebih mengejutkan, Pengadilan Negeri Depok telah mengeluarkan surat penetapan eksekusi terhadap lahan tersebut, meski Yan menegaskan bahwa secara hukum, eksekusi tersebut tidak sah.

“Saya yakin eksekusi ini cacat hukum, apalagi jika dilihat bahwa proses hukum di Mabes Polri masih berjalan. Tidak mungkin PT Haikal dialihkan atau dijual ke pihak lain sebelum kasusnya tuntas,” tegasnya.

Baca Juga :  Pentingnya menanamkan PHBS sejak dini Guna Cegah Covid-19

Yan berharap agar pihak berwenang segera mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan pencatutan dan penyelewengan hukum ini.

Kasus ini tengah menjadi sorotan publik, terutama mengingat adanya dugaan keterlibatan oknum dari lembaga legislatif dalam permasalahan hukum perusahaan ini. Bagaimana kelanjutan kasus PT Haikal ini? Publik menanti tindak lanjut dari Mabes Polri dan proses hukum yang berjalan.

(Tim Tenarnewstv9)

Berita Terkait

Mengunakan Medsos Tetap Menjaga Etika Publik
Pemkab Bogor Relokasi Ratusan PKL pasar Parung
Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:34 WIB

Mengunakan Medsos Tetap Menjaga Etika Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 17:32 WIB

Pemkab Bogor Relokasi Ratusan PKL pasar Parung

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Berita Terbaru

Tenar News

Mengunakan Medsos Tetap Menjaga Etika Publik

Senin, 20 Apr 2026 - 21:34 WIB

Tenar News

Pemkab Bogor Relokasi Ratusan PKL pasar Parung

Sabtu, 18 Apr 2026 - 17:32 WIB