
Lombok, Tenarnews.com,- Presiden Joko Widodo langsung bertolak menuju Jakarta usai melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sumbawa pada hari ini Selasa (20/6/2023).
Berdasarkan pantauan Awal Media Presiden Jokowi bersama rombongan tiba di Bandara Lombok pada pukul 12.30 bersama dengan rombongan.
Mereka turun menggunakan tiga Helikopter Super Puma TNI AU dan langsung menuju ke pesawat kepresidenan
Jokowi pada kesempatan ini tidak melakukan kunjungan satu hari penuh di NTB dan hanya mengecek progres pembangunan smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Sumbawa.
Tidak ada agenda khusus lainnya di NTB atau pun melakukan kunjungan kerja usai selesai kunker ke Sumbawa
Jokowi yang juga politisi PDIP ini diketahui memang selalu intens mengunjungi NTB dalam rangka kunjungan kerja.

Sebelumnya, Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana untuk melakukan kunker ke Bima NTB,
Kedatangan Jokowi di Bima merupakan kunjungan kerjanya untuk meninjau dan meresmikan Hunian Tetap (Huntap) yang dibangun oleh kementerian PUPR di Desa Tambo
Hunian diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima tahun 2021 yang lalu.
Selanjutnya Pada Kamis pagi (29/12/2022) Presiden Jokowi, Gubernur NTB, Menteri PUPR dan pejabat lainnya meninjau langsung sebanyak 185 Unit Rumah tipe 36.
Rumah tersebut dibangun menggunakan tanah milik Pemerintah Daerah seluas 3,5 ha, menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).
Setelah itu, Gubernur Bang Zul juga mendampingi Presiden meninjau pemanfaatan pasar Sila di kecamatan Bolo, yang pembangunan bersumber dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Dalam kunjungan hari ini, turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju NTB adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.
Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekretaris Militer Presiden Laksda TNI Hersan, Komandan Paspampres Mayjen TNI Rafael Granada Baay, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (Biro NTB)






