Cara Cerdas Bersosmed

- Jurnalis

Senin, 29 Mei 2023 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenarnews.tv9.com – Jakarta- Memanfaatkan kemajuan Tekhnologi Informasi Komunikasi (TIK), masyarakat bisa dengan mudah mencari informasi dimana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja. Kemudahan tersebut membuat komunikasi menjadi lebih cepat, mudah, dan murah.

H. Sabilillah Ardie, B.SC selaku Wakil Bupati Tegal mengatakan bahwa pemerataan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah harus dibarengi dengan kualitas literasi digital yang dimiliki masyarakat. Dalam rangka meningkatkan literasi digital, maka masyarakat perlu memahami cara kerja teknologi digital.

“Sebagai pengguna teknologi, masyarakat harus mengerti hak dan kewajiban sebagai pengguna aplikasi dan internet, seperti privasi, data pribadi, dan etika,” Kata Sabilillah selaku narasumber pada Seminar Merajut Nusantara yang diselenggarakan oleh BAKTI Kemkominfo RI mengusung tema ‘Pemanfaatan TIK Sebagai Media Edukasi Masyarakat Makin Cakap Digital’ secara virtual. Jakarta (25/05/2023).

Menurut beliau, “masyarakat perlu menghindari berita hoax dengan mengenal ciri-cirinya, seperti sifatnya yang memancing emosi dan tidak memiliki sumber resmi. Dan, masyarakat juga harus memikirkan dan menyaring suatu berita sebelum menyebarkannya”. Jelasnya.

Lanjutnya ” Literasi digital juga bisa didapatkan melalui media edukasi yang tersedia di ruang digital, seperti media edukasi melalui platform pembelajaran, media sosial, platform video, situs web, dan media elektronik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peduli bencana Alam Sumatra, Kodim 0510 Tiga Raksa Serahkan Bantuan Melalui Baznas Kabupaten Tangerang.

Wakil Bupati Tegal ini menghimbau agar masyarakat Tegal dapat melindungi data pribadi dengan tidak menyebarkan identitas pribadi, seperti nama, alamat, kontak, alamat email, ras, suku, dan agama. Selain data pribadi, masyarakat juga perlu melindungi data spesifik, seperti informasi keluarga, data keuangan, data kesehatan, data kependudukan, data biometrik, dan data genetika.

“Kemajuan teknologi digital membuat kita mudah dalam mendapatkan informasi yang benar dan tidak benar. Komunikasi akan terjadi tanpa batas dan tanpa filter dan keamanan digital menjadi tanggungjawab bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI, H. Bachrudin Nasori mengatakan bahwa masyarakat harus berhati-hati dalam berkomunikasi di dunia Maya.

“Dalam berkomunikasi di media sosial kita harus berbicara dan mendiskusikan hal-hal penting dengan bahasa yang santun, jika tidak memiliki topik bahasan yang baik, maka lebih baik diam, supaya tidak memancing emosi orang lain yang hanya akan membuat perpecahan di negara ini “. Tuturnya

Baca Juga :  Panwascam Ile Boleng Lakukan Monev DPT dari Desa ke Desa

DPR RI telah membuat UU No. 27 tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, dengan UU ini diharapkan masyarakat dapat melindungi data pribadinya dan tidak menyebarkan data orang lain,”. Himbau Anggota Komisi I DPR RI Dapil Jawa Tengah IX.

Sementara itu narasumber terakhir, Prof. Dr. Henri Subiakto selaku Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya memaparkan;

“Teknologi juga melahirkan dan membuka lapangan kerja baru bagi para pencari kerja yang canggih dan kreatif.
Guru Besar Komunikasi Univ. Airlangga Surabaya menyebutkan, beberapa pekerjaan baru tersebut seperti content creator, digital marketer, digital public relations, gamers, apps developer, blockchain developer, metaverse developer, dan lain-lain “. Jelasnya.

Henri berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan media sosial sebagai lahan edukasi wawasan kebangsaan yang dapat memperkuat persatuan bangsa. Bersama-sama bahu membahu untuk menjaga NKRI dari ancaman konflik dan perpecahan bangsa. Beliau mengajak masyarakat untuk cerdas memakai sosmed.

“Cerdaslah memposting sesuatu, suatu kesalahan di internet bisa cepat melesat menyebar dan tidak bisa dikontrol penyebarannya “. pungkas Henri.( Red )

Berita Terkait

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .
*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*
Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG
Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.
Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027
Pengajian MT. Balai Wartawan Kota Depok Hijrah Menuju Kebaikan dan Menebar Kebenaran
Membaca Pesan Moral Diskusi Kebangsaan FWK: Mengenang Rasa Aman di Era Soeharto
RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:46 WIB

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:09 WIB

*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*

Senin, 22 Juni 2026 - 15:39 WIB

Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:00 WIB

Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:09 WIB

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027

Berita Terbaru

Tenar News

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:09 WIB