MAKNA BELENGGU SYETAN : oleh Ka biro Banten

Tidak ada yang begitu istimewa dalam dua belas bulan Islam, kecuali adalah bulan Ramadhan
Di bulan inilah umat Islam mempunyai kesempatan luas untuk meraih pahala dan keberkahan. Karena di dalamnya setiap amalan yang wajib ataupun sunnah dilipatgandakan nilainya
Namun demikian, tetap waspadalah karena syetan tetap beraksi dengan sumpahnya untuk menghalangi manusia dari jalan yang lurus (7:16) sekalipun mereka telah dibelenggu. Karenanya kejahatan tetap merajalela di bulan yang mulia ini
Mengapa? Karena makna dibelenggu di sini itu secara harfiah berarti ‘rantai.’ Maknanya, setan-setan tak lagi leluasa dalam menggoda manusia selama Ramadhan. Sebab, pada umumnya orang-orang yang beriman sedang sibuk berpuasa seharian di bulan tersebut. Adapun pada malam harinya, mereka gemar berzikir, shalat sunnah, dan membaca Alquran. Kemudian, lanjut pada sahur dan kembali berpuasa keesokan harinya. Rutinitas itu yang membatasi ruang gerak setan bila dibandingkan dengan hari-hari biasa di luar Ramadhan
Ada pula kalangan ulama lainnya yang memaknai belenggu, yaitu setan yang dibelenggu hanya setan yang membangkang. Katakanlah, para setan yang “kelas berat” karena begitu mahir dalam menggoda serta menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan. Adapun setan-setan yang “kelas teri” cenderung lolos.
“Apabila bulan Ramadhan datang, maka pintu-pintu surga akan dibukakan, dan pintu-pintu neraka akan ditutup, serta setan-setan akan dibelenggu. (HR. Imam Bukhari dan Muslim.) CBH


