Ngopi Ngobrol Santai Bersama Ormas

- Jurnalis

Kamis, 24 Maret 2022 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenarnewstv9.com- Jakarta- Menindaklanjuti agenda ngopi alias ngobrol santai bareng ormas yang sudah diadakan beberapa hari lalu di kafe juang. inisioator ngopi ormas sengaja menyambangi balai kota diterima lansung oleh Pak jhon di ruang kerja beliau sekitar pukul 12.30.wib. 24/3/22

Inisioator ngopi ngobrol santai ormas dengan Juru bicara Ladatu Ibu Reni di dampingi all : Humanika, Pejabat, Nahdatul Wathon Diniyah Islamiyah, Malodia, bersama bersilaturrahiem menyampaikan ide gagasan ormas di masa masa yang kan datang.

Sebagai mukaddimah awal Ladatu membuka dengan sangat inspiratif dan melaporkan visi besar ngopi ormas ke depan bersinergi merawat Jakarta.

“Agar terjalin kelaborasi yang saling mendatangkan kebermamfaatan bagi masyarakat warga Jakarta khususnya dan hubungan antar pemerintah dan ormas terjalin kokoh sinergisitas yang kuat perlu dirawat sebagaimana perintah undang undang”. Ungkapnya.

Baca Juga :  Kab.Lamongan Gelar Seni Budaya dan Pameran Produk Unggulan di TMII.

Dalam perbincangan ringan hal kondisi Keormasan dan suasana dilapangan yang dirasakan anggota ormas menurut kaca mata setiap ormas disampaikan bergantian.

“Gagasan ide ngopi ormas ini perlu mendapat dukungan semua pihak terutama pelaksana pemerintah selaku legislator yang menjalankan roda pemerintahan. Mengingat ormas adalah pihak yang paling dekat dengan gras roat yang selalu bersentuhan tiap saat dipandang perlu memadukan agenda kegiatan kedua belah pihak untuk percepatan pembangunan SDM yang unggul”. Ujar ormas Nahdatul Wathon Diniyah Islamiyah.

Semantara Ormas Pejabat melaporkan dan menitip pesan beberapa agenda yang diperbincangkan untuk diteruskan pada pak Gubenur serta instansi terkait adalah menyambut kehadiran bulan Ramdhan bersama ormas. Serta kegiatan lain yang lansung bersentuhan dengan masyarakat paling bawah perlu terus digalakkan.

Baca Juga :  KBPN Adakan Santunan Anak Yatim dan Gelar Budaya

“agenda ngopi ormas alias ngobrol santai ormas disodorkan untuk kegiatan bulan puasa yaitu : bukber bersama ormas, iktikaf, khotmulquran, hiziban bersama ormas dan jamaah lainnya. Sementara kegiatan yang sifatnya diskusi dll akan diagendakan pasca ramdhan.” Demikian hasil perbincangan singkat.

Dalam arahannya pak Jhon berpesan, ” agar menghindari mengatas namakan Gubenur, menjaga kerukunan, hindari perselisihan antar sesama anggota, kerja yang profesional jangan hanya berkantor di HP, laptop dan tas model demikian tidak boleh terjadi, saya akan koordinasi dan laporkan ke pak Gubenur.” Ungkapnya.

Acara ngopi bersama ormas ngobrol santai sama ormas selesai dengan penuh kesukuran dalam suasana hidmat penuh kekeluargaan. (Red)

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru