WARGA ASAL BALI MINTA KEPADA BUPATI SUMBAWA GURU AGAMA HINDU DI SEKOLAH

- Jurnalis

Jumat, 26 November 2021 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GEDE MANGKU WENTEN TOKOH HINDU BALI SUMBAWA

Sumbawa Tenarnews tv9,Masyarakat Sumbawa asal Bali mencapai 18 ribu jiwa tersebar diberbagai kecamatan di daerah ini. Mayoritas terbesar beragama Hindu. Mereka umumnya bertani dan berkebun di lahan kering yang juga menjadi tempat tin0ggalnya.

Anak-anak masyarakat Sumbawa asal Bali ini bersekolah di Sekolah Dasar, hingga SMP dan SMA diberbagai tempat. Bahkan sudah banyak yang lulus perguruan tinggi, khususnya dibeberapa universitas di Mataram dan daerah lain di luar NTB.

Terkait pendidikan formal di sekolah-sekolah, salah satu tokoh Hindu NTB, Gede Wenten angkat bicara dalam bincang khusus dengan TenarNews TV9.

Wenten meminta kepada Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah agar memberi perhatian kepada masyarakat Sumbawa asal Bali dalam hal menempatkan guru agama Hindu di SD dan SMP untuk siswanya yang beragama Hindu.

USTADZ PAESAL KETUA MUHAMMADIYAH SUMBAWA

“Hal itu penting karena menjadi kewajiban pemerintah untuk mengangkat guru semua agama, khususnya Hindu,” ungkap Winten yang dikenal sebagai tokoh Hindu pelopor tim pemenangan Zul-Rohmi di Pilgub 2018 dan Mo-Novi di Pilbup Sumbawa lalu.

Baca Juga :  Sosialisasi Pencegahan Perundungan/ Bulling dan bahaya NAPZA di SDN Parung bingung 1 berjalan sukses

Permintaan Gede Wenten direspons positif oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa, Ustadz H. Faisal Salim.

Senada dengan Wenten, Ustadz Faisal menjelaskan, pengadaan guru agama Hindu di sekolah-sekolah merupakan kewajiban pemerintah, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa yang punya wewenang untuk SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Sedangkan untuk SMA adalah wewenang Pemerintah Provinsi.

“Di beberapa tempat (daerah) sudah banyak guru agama. Baik agama Islam, Kristen, katholik, Hindu khusus di kabupaten Sumbawa. Ada kewajiban pemerintah untuk mengangkat guru agama bagi siswa non muslim, baik ASN maupun P3K agar pembinaan keagamaan bagi pemeluk agama dapat maksimal dan terlaksana dengan baik,” tegas Ustadz Faisal melalui pesan WA kepada TenarNews TV9, Minggu (21/11) siang.

Baca Juga :  Penyeberangan Jalan Margonda Depok, Jadi Sorotan se-Asia
WAYAN PASAK WAKIL KETUA PHDI SUMBAWA

Wakil Ketua PHDI Kabupaten Sumbawa, Wayan Pasak yang dihubungi via telepon WA mengatakan pendapat yang sama dengan Ustadz Faisal dan Gede Wenten.

Baik Wayan maupun Wenten meminta Bupati Sumbawa, minimal guru agama Hindu honorer kalau belum bisa mengangkat guru tetap.

Pasalnya, lanjut Wenten dan Wayan, pelajaran agama Hindu sangat penting dan mendasar bagi siswa Hindu dalam upaya meningkatkan ahlak dan keimanan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Mahmud Abdullah yang dikonfirmasi via telepon pada pukul 16:40 WITA, Sabtu menjelaskan, untuk guru agama Hindu di sekolah harus mengajukan ke BAKN Pusat.

Ditanya untuk guru honorer, ia mengatakan saat ini sulit karena keuangan daerah terbatas untuk menggaji guru honorer.

“Harus diajukan ke BKN. Kalau untuk honor agak sulit karena keuangan daerah terbatas,” ungkap Haji Mo, menutup percakapan.***(DIDIN MANINGGARA)

Berita Terkait

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI ERA DIGITAL KIAN ANDALKAN DATA DAN TEKNOLOGI
IMPLENTASI MANAJEMEN STRATEJIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN
On the evening of December 6, 1735, in London, it was five o’clock. The stone
Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah, M.Mardiana: Perlu dan Rutin Harus dilaksanakan.
Pentingnya Menjaga Jejak Digital dalam Pandangan Islam
13 th Muslim Live Fair 2025, MAFAAZAA Resmi Luncurkan Koleksi Pakaian Couple Syar’i
Kapolda NTB Jadi Nominator Terbaik “He For She” Polri Award 2025
Jaga Soliditas dan Keberlanjutan Organisasi, Partai Demokrat Tunjuk PLT Ketua DPD NTB
Berita ini 237 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:56 WIB

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI ERA DIGITAL KIAN ANDALKAN DATA DAN TEKNOLOGI

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:20 WIB

IMPLENTASI MANAJEMEN STRATEJIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Senin, 8 Desember 2025 - 09:46 WIB

On the evening of December 6, 1735, in London, it was five o’clock. The stone

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:29 WIB

Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah, M.Mardiana: Perlu dan Rutin Harus dilaksanakan.

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:43 WIB

Pentingnya Menjaga Jejak Digital dalam Pandangan Islam

Berita Terbaru

Tenar News

IMPLENTASI MANAJEMEN STRATEJIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Selasa, 9 Des 2025 - 17:20 WIB

Tenar News

Pentingnya Menjaga Jejak Digital dalam Pandangan Islam

Sabtu, 6 Des 2025 - 21:43 WIB