KAMPUS IMPIAN MASA DEPANKU

- Jurnalis

Senin, 2 Agustus 2021 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenarnews.com- Lombok- Ditengah arus kompetisi dunia global yang sangat ketat, berbagai macam tawaran pilihan perguruan tinggi hadir menyapa anak bangsa dengan beragam model dan cara. Dominasi perguruan tinggi negeri di negara berkembang masih sangat dominan, padahal jika kita merujuk ke negara maju baik erova dan Amerika. perguruan tinggi swsasta adalah menjadi paporit. Dalam riset kecil yang dilakukan forum kebangsaan sebuah lembaga diskusi, kajian dan entrepreneur. calon mahasiswa/i di Indonesia tatkala memasuki perguruan tinggi kecendrungan memilih jurusan dan kampus lebih diakibatkan faktor all: ikut-ikutan, karena teman, lebih tren, mengikuti saran/pilihan orangtua, lebih gampang dan terjangkau baik transportasi ataupun biaya, asal kuliyah. Cara memilih tempat kuliyah model diatas adalah kekeliruan besar. Sehingga keputusan pilihan pertama sering ke arah perguruan tinggi negeri dan kedinasan karena alasan diatas. Inilah kekeliruan yang fatal tanpa consultasi bakat minat pada ahlinya.

Padahal yang terutama sekali para calon mahasiswa/ i butuhkan sebelum memasuki perguruan tinggi impiannya. semestinya, mengambil kesimpulan pilihan berdasarkan minat bakat serta output lulusan. Inilah landasan utama yang harus menjadi bahan keputusan sehingga tidak menghabiskan biaya, waktu, tenaga, yang sudah diinvestasikan begitu besar menjadi sia-sia belaka. sering kita temukan di sekeliling kita begitu banyak anak bangsa yang setelah lulus mereka kebingungan mencari kerja. Bingung melakukan apa, sehingga jumlah pengangguran terdidik yang dari perguruan tinggi sangat mudah kita jumpai dimana- mana. Setiap tahun kita saksikan ribuan bahkan jutaan pencari kerja berasal dari kaum terdidik alias perguruan tinggi.

Melihat kenyataan ini akankah kita terus menambah beban diri dan kluarga, memaksakan kehendak untuk melakukan keputusan yang salah. Dalam forum mulia ini, kami mengajak semua pembaca yang Budiman agar mau merubah keputusan yang salah tsb. Dengan langkah sebagai berikut :

Baca Juga :  Kami dari DPP GMPRI bersilaturrahmi, Audiensi dan Berdiskusi ke Bang Suryadi Jaya ST Anggota DPR RI Dapil Lombok Fraksi PKS tentang situasi kondisi Bangsa Indonesia saat ini. Kami di sambut dengan sangat hangat. Kami dari DPP GMPRI mendapatkan Motivasi yang sangat luar biasa dan membara, beliau menceritakan Perjuangan pada Saat menjadi Mahasiswa di Unram Fakultas Tehnik Unram, Ketua KAMMI NTB Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB , Calon Gubernur NTB 2013 - 2018, Ketua Umum Nasional Keluarga Alumni KAMMI hingga menjadi Anggota DPR RI dapil Lombok NTB 2019 -2024 Komisi V Fraksi PKS.

a). Pastikan saudara/i memilih kampus sebagai tempat berlabuh menggali potensi diri menambah skil, kemampuan dan peluang setelah lulus.
b). Utamakan ambil masuk kampus yang memberikan tempat pemagangan dan penyaluran kerja setelah lulus.
c). Pilihlah kampus yang mengasah memperkuat pengembangan bakat minat untuk bisa dijadikan kekuatan mengembangkan potensi diri.
d). Masuki kampus yang sudah memiliki pengalaman mencetak generasi unggul mampu bersaing dalam negri maupun luar negri.
e). Pilih kampus yang memberikan sertifikasi baik sekil bahasa dan yang lainnya untuk dapat dijadikan modal awal masuk dunia kerja.
f). Kampus dengan konsep boarding school lebih diutamakan karena membangun krakter melatih kemampuan serta penanaman disiplin adalah konsep utama meraih impian masa depan.
g). Tenaga pengajar yang praktisi lebih diutamakan daripada hanya pengamat.
h). Masuki pilihlah kampus yang alumninya outputnya memiliki peluang lapangan kerja yang luas menjanjikan sepanjang masa.

Beberapa saran serta indikator diatas penting untuk diketahui sebelum memutuskan memasuki perguruan tinggi agar tidak salah mengambil kesimpulan. sehingga tidak menjadikan penyesalan yang berlarut-larut. Belajar tidak maksimal waktu dan biaya habis terbuang sia-sia.

Nah, dari bebarapa saran diatas. Sekarang sudah terbuka pikiran kita agar mengambil keputusan yang tepat berdasarkan realita kehidupan yang nyata bukan gaib. Untuk kondisi Indonesia dan dunia yang masih sangat memiliki peluang kerja dan karir, saat ini dan akan datang peluang perguruan tinggi pelayaran masih akan terus berkibar.

Baca Juga :  Koperasi BAMU,SS Gelar Rapat Perdana, Fokus Tingkatkan Kinerja dan Susun Rencana Strategis

Potensi Indonesia sendiri sebagai negri maritim masih belum tergarap sampurna, dan negara kita yang model kepulauan memilki ribuan pulau dan ratusan dermaga tentu pelayaran sangat terus menjanjikan. Apalagi potensi perdagangan dunia yang lebih luas dan lebih banyak melalui jalur pelayaran laut.

Sebagai perguruan tinggi swasta satu satunya di Nusatenggara Bali, NTB, Nusatenggara timur, Akademi Pelayaran Nusatenggara (Aip Nusra) bisa menjadi rujukan putra/i kita untuk mengembangkan karir masa depan yang gemilang dengan potensi permintaan tenaga kerja yang terus terbuka lebar. Serta usaha dibidang kelautan amat sangat terbuka lebar sepanjang laut kita yang merupakan maritim terbesar dunia. Gerakan kembali ke laut sedang digalakkan oleh Dunia moderen sebagai sumber bisnis yang tidak pernah habis.

Karena itu sangat tepat diabad ini pendidikan yang menguatkan pada skil dan keahlian memasuki kampus kelautan dan pelayaran menjadi sangat menjanjikan untuk mempermudah mencari kerja stelah lulus bagi yang mau jadi karyawan dan berusaha dibidang perikanan, perkapalan,wisata bahari, kuliner dilaut, tambak dst. Bagi yang memiliki jiwa enterpreneur.

Dengan demikian Akademi Ilmu pelayaran (Aip Nusra) sangat tepat menjadi pilihan kampus masa depan bagi putra/i Indonesia yang siap kerja setelah lulus. memiliki kemampuan bahasa asing dan sertifikat melaut yang diakui dunia pelayaran. Selamat memasuki gerbang sukses masa depan di kampus Aip Nusra.

Sam Muthohhar consultan pendidikan.
Konfermasi pendaftaran : wa/tlp 081290088852 tlp. 087881746473.

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru