Menyikapi Penetapan Idul Fitri 2026, Apt.Irwandi : Jadikan Perbedaan sebagai Anugerah untuk Pendewasaan Ukhuwah*

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

Banten, – Tenarnewstv9,,-Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026 jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini diumumkan dalam sidang isbat yang digelar di Jakarta, Kamis (19/3/2026) petang.

Keputusan pemerintah ini diambil setelah mendengarkan laporan hisab dan konfirmasi ru’yatul hilal dari berbagai titik di seluruh Indonesia. Dengan ditetapkannya 1 Syawal pada Sabtu, umat Islam di tanah air akan merayakan Idul Fitri secara serentak mengikuti ketentuan pemerintah.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Generasi Muda Mathla’ul Anwar (DPW GEMA MA) Provinsi Banten, Apt. Irwandi Suherman, mengimbau seluruh kader dan kaum Muslimin untuk tetap menjaga persatuan dan toleransi. Menurutnya, perbedaan penetapan awal Syawal adalah hal yang lumrah dan harus disikapi dengan kedewasaan.

Baca Juga :  Sampai Rasa Duka : Gempa Turki dan Suriah hingga kini korban meninggal dunia diperkirakan lebih dari 1.200 orang, gempa kedua kembali guncang tenggara Turki 6 Februari 2023. Gempa kedua ini dengan kekuatan 7,5 magnitudo mengguncang Distrik Elbistan di Provinsi Kahramanmaras, Turki. Elbistan terletak sekitar 128 km di utara Gaziantep. Gempa kedua ini terjadi pada pukul 13.24 waktu setempat. Presiden Turki Recep Erdogan mengatakan setidaknya 912 orang meninggal dunia di Turki, sementara Suriah melaporkan 320 orang meninggal. Atas musibah itu Sekjen MUI Buya Dr Amirsyah Tambunan menyampaikan ucapan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga Turki sembari berdoa semoga Allah memberikan kesabaran. Diantaranya agar hati tenang sebagaimana firman Allah (QS. Al Baqarah:250)

“Kami mempersilahkan kepada seluruh kaum Muslimin dan kader Mathla’ul Anwar untuk menunaikan Sholat Idul Fitri sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Yang terpenting, perbedaan ini tidak boleh merusak silaturahim dan ukhuwah Islamiyah yang sudah kita bina,” ujar Irwandi kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).

Pria yang akrab disapa Irwandi ini juga menekankan bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang patut disyukuri. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang perbedaan ini sebagai sebuah anugerah.

“Jadikan perbedaan ini sebagai anugerah yang Allah SWT berikan kepada kita, masyarakat Indonesia. Ini adalah momen pendewasaan berukhuwah yang semakin merekatkan. Anggap ini sebagai rahmat dan karunia yang indah agar kebhinekaan Indonesia semakin mendunia, menjadi mutiara kebanggaan kita di mata umat agama lain di dunia,” tambahnya.

Baca Juga :  Asmat gaek 76 th pedagang nasi dapat Surat"Ancaman"Bos putih

Lebih lanjut, Irwandi memberikan kelonggaran kepada para kader Mathla’ul Anwar, khususnya yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau yang tinggal di lingkungan dengan mayoritas masyarakat mengikuti pemerintah. Ia mempersilahkan para kader untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya jika berbeda dengan maklumat organisasi.

“Intinya, perbedaan penetapan 1 Syawal ini jangan sampai menjadi beban dalam hidup bermasyarakat. Kader Mathla’ul Anwar boleh mengikuti anjuran pemerintah, apalagi bagi yang berstatus ASN atau masyarakat yang lingkungannya mengikuti hasil ketetapan pemerintah. Mari kita bergembira menyambut kemenangan yang fitri tanpa beban dan keterpaksaan,” tutup Irwandi.

Dengan imbauan ini, diharapkan perayaan Idul Fitri 1447 H di Provinsi Banten, khususnya di kalangan warga Mathla’ul Anwar, dapat berjalan dengan penuh suka cita, damai, dan saling menghormati. ( Red )

Berita Terkait

SMSI Sikapi Rancangan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme Indonesia 
Ziarah ke Makam Pendiri, GEMA MA Banten Berharap Muktamar XXI Lahirkan Penerus Terbaik
Majelis Ta’lim (MT) balai Wartawan Kota Depok hadiri Open House di Kediaman Ketua DPRD Kota Depok
Di Akhir Ramadhan, Polisi Ungkap Sabu 26,7 Kg Jaringan Medan–Jakarta
Menjemput Malam Lailatul Qadar Di Mushalla Baiturrahman
Kemenag Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Night Run Jaga Jakarta : Ketika Olahraga Menjadi Bahasa Baru Menjaga Kota.
Jaksa Sita Uang Tunai Rp1,26 Miliar dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi MusiRawas,
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:10 WIB

SMSI Sikapi Rancangan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme Indonesia 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:42 WIB

Ziarah ke Makam Pendiri, GEMA MA Banten Berharap Muktamar XXI Lahirkan Penerus Terbaik

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:18 WIB

Majelis Ta’lim (MT) balai Wartawan Kota Depok hadiri Open House di Kediaman Ketua DPRD Kota Depok

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:05 WIB

Di Akhir Ramadhan, Polisi Ungkap Sabu 26,7 Kg Jaringan Medan–Jakarta

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:19 WIB

Menyikapi Penetapan Idul Fitri 2026, Apt.Irwandi : Jadikan Perbedaan sebagai Anugerah untuk Pendewasaan Ukhuwah*

Berita Terbaru