AS-Israel Kobarkan Perang di Iran, Presiden Forum Kebangsaan Samianto; Indonesia Angkat Kaki dari Board of Peace

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oeh ” Samianto Muthohar

Terhadap tindakan Amerika dan Israel yang menyerang Iran bentuk dari kejahatan yang melanggar kedaulatan negara lain. Ini sudah model teroris yang tidak dibenarkan oleh aturan manapun dan piagam PBB. Dalam serangan menggempur Iran, As-Israel berhasil menewaskan pimpinan tertinggi Iran Ali Khomeini yang memicu perang balasan meluas.

Atas gerakan teroris yang dilakukan As-Israel, rakyat Iran meminta tindakan balasan untuk menghadapi zionis As-Israel. Gelombang balasan yang tiada hentinya, Iran membombardir semua pangkalan militer Amerika di tanah teluk semenanjung Arab dan meluncurkan rudal ke Israel. Balasan atas tindakan mereka menyerang Iran ditengah negosiasi perdamaian yang digagas PBB.

Kesombongan As-Israel selama ini mulai tahun 2026 ke atas akan musnah. Kesabaran rakyat Iran telah habis, Iran siap bertempur habis menghadapi zionis Amerika Israel. Selama Amerika memegang kendali PBB, dunia tidak akan pernah merasa aman dari ancaman dan teror As-Israel kepada semua negara yang tidak mau tunduk atas aturan sepihak yang mereka buat. Tahun ini, As-Israel mendapat lawan sepadan setelah selama ini mereka menjadikan negara timur tengah sebagai boneka kaki tangan As-Israel.

Iran merilis bahwa semua pangakalan militer Amerika di timur tengah akan disapu bersih untuk kenyamanan dan keamanan stabilitas negara Islam timur tengah tanpa ganguan zionis As-Israel di wilayah negara teluk. Keberadaan pangkalan militer mereka selama ini hanya digunakan sebagai cengkraman untuk memata matai semua negara – negara berdaulat di timur tengah untuk kepentingan bisnis negri As-Israel.

Baca Juga :  Puluhan ribu kepala desa (Kades) SE Indonesia Kepung gedung senayan DPR/MPR RI 17 Januari 2023 Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia. Terutama dari kabupaten di Pulau Jawa. Para Kades itu menggelar aksi damai. Menuntut masa jabatannya diperpanjang.

Sementara demonstrasi besar – besaran dari dan oleh rakyat Amerika mengecam, meminta desakan agar Trump mundur dari Presiden As terus bergemuruh, bergelombang di semua negara bagian. Bahwa perang bukan solusi perdamaian bahkan sebaliknya akan menyisakan penderitaan berkepanjangan. PBB sudah selayaknya menjatuhkan sangsi tegas terhadap As-Israel atas tindakan semena – mena terhadap negara lain di dunia.

Atas tindakan Trump yang gila, tidak pantas dipercaya sebagai ketua Boar of Peace. Dia sudah mencederai proses perdamaian pembagunan normalisasi Gaza Palestina yang dia bentuk sendiri dalam wadah Boar of Peace. Atas penghinaan ini maka sebagimana pesan dan amanah UUD kita non blok tidak berpihak kemana mana tapi ada dimana mana. Maka, Indonesia melalui presiden Prabowo harus keluar dari Boar of Peace bentukan Trump. Indonesia adalah negara Pancasila yang mengedepankan perdamaian abadi kerena kekerasan, penjajahan dimuka bumi tidak dibenarkan oleh UUD kita.

Baca Juga :  GMPRI Bogor Desak Bupati Tindak Tegas Tambang Emas Ilegal di Bogor 

Dunia juga mengecam tindakan kekerasan / teror yang dilakukan As-Israel. Tidak ketinggalan negara kuat China dan Rusia siap menghentikan dominasi As-Israel selama ini yang telah menjadikan kehidupan dunia kacau balau. Sinyal kuat dari China dan Rusia membawa angin segar untuk kehidupan dunia yang lebih bermartabat dan lebih adil.

Sebagai negara non blok, Indonesia yang menganut bebas aktif moderat yang selama ini konsisten memprakarsai Palestina merdeka sebagai konci kedamaian di Tanah Gaza semakin diperparah oleh tindakan teror As-Israel ke Iran. Ini membuktikan bahwa yang menjadikan konflik berkepanjangan di Timur tengah adalah mereka berdua As-Israel. Terhadap kejadian ini PBB agar bertindak tegas menghentikan teror As-Israel untuk kehidupan dunia yang lebih adil bermartabat.

Indonesia harus segera mencabut diri dari anggota Board of Peace bentukan Trump. Sebagai negara Pancasila tidak pantas bergabung dengan Trump penjahat kemanusiaan yang tidak pernah menghiraukan ketentuan dan peraturan resolusi PBB. Indonesia harus tegas bersikap sebagai bangsa besar Non Blok Bebas Aktif, kesatria, berdaulat menentang kezaliman Amerika Israel yang membuat dunia kacau balau. Penjajahan harus dihapuskan di muka bumi karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri keadilan.(***)

Berita Terkait

SMSI Sikapi Rancangan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme Indonesia 
Ziarah ke Makam Pendiri, GEMA MA Banten Berharap Muktamar XXI Lahirkan Penerus Terbaik
Majelis Ta’lim (MT) balai Wartawan Kota Depok hadiri Open House di Kediaman Ketua DPRD Kota Depok
Di Akhir Ramadhan, Polisi Ungkap Sabu 26,7 Kg Jaringan Medan–Jakarta
Menyikapi Penetapan Idul Fitri 2026, Apt.Irwandi : Jadikan Perbedaan sebagai Anugerah untuk Pendewasaan Ukhuwah*
Menjemput Malam Lailatul Qadar Di Mushalla Baiturrahman
Kemenag Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Night Run Jaga Jakarta : Ketika Olahraga Menjadi Bahasa Baru Menjaga Kota.
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:10 WIB

SMSI Sikapi Rancangan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme Indonesia 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:42 WIB

Ziarah ke Makam Pendiri, GEMA MA Banten Berharap Muktamar XXI Lahirkan Penerus Terbaik

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:18 WIB

Majelis Ta’lim (MT) balai Wartawan Kota Depok hadiri Open House di Kediaman Ketua DPRD Kota Depok

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:05 WIB

Di Akhir Ramadhan, Polisi Ungkap Sabu 26,7 Kg Jaringan Medan–Jakarta

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:19 WIB

Menyikapi Penetapan Idul Fitri 2026, Apt.Irwandi : Jadikan Perbedaan sebagai Anugerah untuk Pendewasaan Ukhuwah*

Berita Terbaru