Pimpinan Pendidikan Borcess ” Muztahidin Diduga Terlibat Kasus Asusila terhadap  ibu BR di Lapor ke Hukum

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor ,Tenarnews /Smsi ,- Pimpinan Borcess Muztahidin telah melakukan tindakan Asusila kepada ibu BR yang telah banyak membantu kemajuan di sekolah nya di perlakukan tidak senonoh di sekolahan Borcess  .di sampaikan oleh Saksi yang di hadir kan di Ruang sidang PN BOGOR KOTA 1A Kamis 11 -9-2025 disaksikan oleh Pengacara Tergugat dan Penggugat di Pimpin Hakim ..Ari Hazairin SH, MH – PP ,Ida Lestari SH.Kamis 11-9-2025 .010.00_12.19.00 wib.

Himpunan masyarakat Lombok Se Jabodetabek ( HIMAIO )Baiq Rahayun melalui CV.sofia yang telah bersengketa terhadap kezaliman yang dilakukan pemilik Yayasan Borces Bogor yang dilaporkan oleh pengacara CV.Sofia saat ini sudah masuk mendengarkan para saksi. Jika Pihak dari Borcess dalam hal ini Pimpinan MUZTAHIDIN  tidak mengindahkan hal ini maka kami dari keluarga besar Himpunan masyarakat lombok se-jabodetabek akan menggelar Demo besar-besaran dan akan kami undang Laskar Sasak di lombok . ungkap salah seorang keluarga himalo yang tidak mau disebut namanya.

LANJUT,,,,,Pihak tergugat Muztahidin pimpinan Borces waktu itu terlapor melakukan kejahatan kemanusiaan dan penipuan yang menjadikan pelapor merugi akibat tidak adanya pembayaran yang sesuai kesepakatan dilakukan pihak Muztahidin tehadap semua seragam yang telah dibuat oleh pihak pelapor CV.sofia selaku penyedia barang seragam sekolah.

Baca Juga :  KARANGAN BUNGA UCAPAN SELAMAT BERDATANGAN KE KANTOR PWI DEPOK

Persidangan sempat terhenti akibat emosi dari penggugat terhadap pengacara tergugat yang berusaha memojokkan saksi dengan pertanyaan yang berulang ulang tidak berbobot. Namun saksi penggugat tetap memberikan kesaksian dengan teguh tanpa dapat digoyahkan.

Presiden forum kebangsaan yang juga wakil ketua paguyuban Himalo ikut bicara bahwa saudara terlapor harus mendapat hukuman yang setimpal akibat perbuatan yang sering dilakukan berulang ulang mengingkari janji/penipuan terhadap rekanan yang banyak membantunya dalam membesarkan sekolah berdasarkan penuturan saksi yang juga mantan penjaga sekolah Borces._”Untung”

Terlebih kejahatan kemanusiaan atas seringnya melakukan pelecehan seksual yang sangat mencemari lembaga pendidikan. Kementrian pendidikan harus segera turun tangan dan Gubernur Jabar KDM ,Segera mengambil alih lembaga ini agar anak bangsa yang sedang belajar disana tidak terganggu. Aturan kementrian pendidikan No.55 tahun 2024 di lembaga ini sangat menghawatirkan.

Baca Juga :  PAPDI(Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam)

“PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN DI LINGKUNAN SEKOLAH/ PENDIDIKAN.Peraturannya mencakup berbagai bentuk kekerasan,dan Asusila dan fisik dan diskriminasi dilingkungan sekolah.

Media Nasional baik’ Elektronik dan cetak harus mengangkat isu ini agar pejabat yang berwenang,masyarakat Bogor dan sekitarnya mengetahui kondisi di dalam lingkungan pendidikan yang tidak wajar dilakukan oleh institusi pendidikan sebagai tempat penanaman Budi kemuliaan anak bangsa dimiliki oleh orang yang bermasalah secara moral.

 

Kasus ini terungkap setelah beredar sebuah video YouTube di salah satu channel yang diduga menampilkan tindakan asusila tersebut di lingkungan sekolah

“Pihak keluarga korban  yang mengetahui kejadian tersebut merasa keberatan dan  langsung ingin mendatangi pihak tersangka Namun hal ini sudah diserahkan kepada Pengacara Handal yang juga berasal dari lombok ” Pulau seribu Masjid, Kita ingin bela yang benar…… ( Tim Investigasi Media siber Indonesia” Tenarnews9)

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 232 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru