PONPES NURUL WATHAN REMAJUN” DESA PENGEMBUR KEC.PUJUT.LOMBOK TENGAH-NTB. MENUJU FORNAS NTB VIII 2025. “CABANG PANAHAN” KALAH MENANG SEMUA SENANG.

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Sumpah Pemuda merupakan salah satu momen penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Momen ini bertujuan untuk mengenang perkumpulan pemuda dari berbagai organisasi di Tanah Air lewat Kongres Pemuda II pada tahun 1928.

Tanggal 28 Oktober 2025 diperingati sebagai peringatan hari besar nasional tetapi tidak termasuk sebagai libur nasional. Status Hari Sumpah Pemuda adalah hari nasional (yang diperingati secara resmi) tetapi bukan tanggal merah atau hari libur.

Penetapan hari libur nasional dan cuti bersama di Indonesia diatur melalui dokumen resmi, yaitu Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Dokumen ini menjelaskan tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur.

Selain itu, ada juga SKB 3 Menteri (Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri PAN-RB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025. Tanggal 28 Oktober 2025 tidak tercantum dalam daftar hari libur atau cuti bersama dalam SKB tersebut.

Dengan demikian, sekolah, instansi pemerintah maupun swasta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa pada hari tersebut. Meskipun bukan hari libur, hal ini justru dimaknai agar semangat persatuan dan kebangsaan tetap hidup dalam rutinitas sehari-hari.

Apakah Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025 libur? Jawabannya adalah tidak. Generasi muda tidak hanya berhenti kerja untuk mengenang Hari Peringatan Sumpah Pemuda, melainkan terus berkarya dan berkontribusi.

 

Pujut,Loteng. TeNarNews Media cyber Indonesia,-Mengembalikan Marwah Islam Dengan Panahan

Panahan adalah salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW yang banyak ditinggalkan oleh umat Islam saat ini. Padahal panahan adalah salah satu wasiat Beliau SAW agar diamalkan sebagai upaya membangun kekuatan fisik maupun mental untuk membela dakwah yang sudah dibuktikan oleh generasi para Sahabat dan setelahnya dalam banyak kemenangan di kancah pertempuran.
Dasar hukum panahan diambil dari Q.S Al-Anfal: 60
وَأَعِدُّوا لَهُم مَّا ٱسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ ٱلْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ ٱللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَءَاخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ ٱللَّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنفِقُوا مِن شَىْءٍ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لَا تُظْلَمُونَ
Artinya: “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian mampu dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh Allah dan musuh kalian dan orang-orang selain mereka yang kalian tidak mengetahuinya; sedangkan Allah mengetahuinya. Apa saja yang kalian nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepada kalian dan kalian tidak akan dianiaya (dirugikan)”.
Makna ayat ini dijelaskan secara langsung oleh Rasulallah SAW melalui hadits yang diriwayatkan dari ‘Uqbah bin ‘Amir:
سمعتُ رسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ ، وهو على المنبرِ يقول : وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ . “ألا إنَّ القوةَ الرميُ . ألا إنَّ القوةَ الرميُ . ألا إنَّ القوةَ الرميُ”
“Aku telah mendengar Rasulullah SAW berkhutbah di atas mimbar, tentang ayat dan persiapkanlah bagi mereka Al -Quwwah (kekuatan) yang kalian mampu (QS. Al-Anfal: 60) Rasulullah SAW bersabda: ‘ketahuilah bahwa Al-Quwwah itu adalah panahan (diulang 3 kali)” (HR. Muslim 1917).
Disayangkan saat ini sunnah panahan seolah dilupakan bukan hanya oleh orang awam bahkan para santri dan penelaah kitab-kitab ulama, mereka tidak tergerak untuk mengamalkannya padahal sudah mengetahuinya. As-Syarif Muhammad bin Ahmad bin Umar As-Syathiri seorang pensyarah kitab Al-Yaqut An-Nafis ketika membahas Bab Kompetisi menyatakan “Banyak manusia ketika sampai pada pembahasan bab ini (Perlombaan Panahan) melewatinya seraya berkeyakinan bahwa hal ini tidak penting dalam agama, dan keyakinan itu adalah salah. Panahan adalah salah satu piranti untuk melindungi dakwah, karena Rasulullah SAW telah menyatakan bahwa kekuatan adalah panahan” (Syarah Al-Yaqut An-Nafis Jilid 2 Hal. 816).
Panahan jauh berbeda dari kebanyakan olahraga lainnya dikarenakan banyaknya keutamaan dan pahala yang didapatkan bagi pelakunya. Diantaranya:
Keutamaan Memiliki Busur :
Sesungguhnya busur panah memiliki khasiat yang sangat istimewa yaitu dapat menghilangkan kefakiran dari pemiliknya. Terdapat satu hadits yang disebutkan oleh Abu Al-Qasim Ath-Thabarani dalam kitabnya Fadhl At-Ramyi, dari hadits Rabi’ bin Shabih, dari Al-Hasan, dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
مَنِ اتَّخَذَ قَوْسًا عَرَبِيَّةً نَفَى الله عَنْهُ الْفَقْرَ
“Barangsiapa yang memiliki busur Arab, maka Allah akan menghilangkan kefakiran darinya”.
Keutamaan Melesatkan Anak Panah :
Dalam kitab hadits Sunan An-Nasai nomor 3143, ada satu hadits mengenai keutamaan melesatkan anak panah,
عَنْ أَبِي نَجِيحٍ السَّلَمِيِّ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ بَلَغَ بِسَهْمٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، فَهُوَ لَهُ دَرَجَةٌ فِي الْجَنَّةِ» فَبَلَّغْتُ يَوْمَئِذٍ سِتَّةَ عَشَرَ سَهْمًا ”
“Dari Abi Najih As-Salami, ia berkata, saya telah mendengar Rasulallah SAW bersabda: Barangsiapa yang melesatkan dengan satu anak panah di jalan Allah maka baginya mendapatkan derajat di surga. Maka aku di hari itu telah melesatkan 16 anak panah” (Maktabah Asy-Syamilah).
Begitu besar pahala dan keutamaan dalam mengamalkan sunnah panahan ini, sehingga tidak sepantasnya ditinggalkan, terutama bagi dunia pondok pesantren dan para pendakwah agama Islam yang sejatinya menjadi teladan dalam pengamalan ajaran Rasululah SAW bagi kaum muslimin. Dengan panahan akan mendapatkan banyak manfaat seperti mengalihkan kecanduan game dan gadget bagi anak-anak, untuk kesehatan badan dan prestasi dunia olahraga.                              Foto-foo Para Guru-guru murid -murid dlm memperingati Hari Sumpah pemuda THN 2025 .di Halaman Ponpes

Baca Juga :  Momen Bharada E Minta Maaf ke Tunangan Harus Tunda Pernikahan, Akui Ikhlas Apapun Keputusan Tunangan

 

 

Baca Juga :  SUKSES dan SERU MUNASLUB HPK di KARANGANYAR - SOLO

Berita Terkait

RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS
Membongkar Realitas Makan Bergizi Gratis: Mesin Penggerak Baru atau Beban Fiskal Berkedok Gimmick Mikroekonomi?*
Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026
Investasi di Balik Sepiring Makanan: Mengapa Santri Juga Membutuhkan Program Makan Bergizi
Muharam 1448 H, Meneguhkan Semangat Hijrah untuk Bangun Peradaban
Pelatihan Pembuatan Website Portofolio untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa SMK Techno Media*
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:51 WIB

RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Membongkar Realitas Makan Bergizi Gratis: Mesin Penggerak Baru atau Beban Fiskal Berkedok Gimmick Mikroekonomi?*

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:24 WIB

Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 23:56 WIB

Senin, 15 Juni 2026 - 22:10 WIB

Investasi di Balik Sepiring Makanan: Mengapa Santri Juga Membutuhkan Program Makan Bergizi

Berita Terbaru

Tenar News

Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:24 WIB

Tenar News

Senin, 15 Jun 2026 - 23:56 WIB