Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag. 

Lombok– TeNar Newstv/Serikat Media Siber Indonesia -Suasana haru, bahagia, dan penuh optimisme menyelimuti pelaksanaan Wisuda ke-55 UIN Mataram hari kedua, Ahad (23/8/2026). Sebanyak 744 wisudawan dari Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Dakwah, serta Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama dikukuhkan sebagai lulusan UIN Mataram.

Pengukuhan para wisudawan dilakukan langsung oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag.

Momen tersebut menjadi penanda penting perjalanan akademik para lulusan sekaligus awal bagi mereka untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas di tengah masyarakat.

Wisuda hari kedua ini juga dihadiri oleh Hj. Lale Syifaun Nufus, M.Farm., Anggota DPR RI Komisi VIII, yang sekaligus menyampaikan orasi ilmiah di hadapan para wisudawan dan keluarga.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Mataram mengingatkan para wisudawan bahwa kelulusan bukanlah garis akhir perjalanan pendidikan. Justru, wisuda merupakan awal dari perjalanan panjang untuk mengabdikan ilmu, menjaga amanah, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

 

Mengambil suasana musim panas yang sedang berlangsung, Prof. Masnun menyampaikan pesan penuh makna kepada para lulusan. “Saat ini musim panas, jangan sampai kita ikut terprovokasi menjadi memanas. Kalian turun ke masyarakat hendaknya laksana hujan yang membawa berkah,” pesannya.

Baca Juga :  Diskominfo jalankan Program Sanjung Ke Universitas Raharja

Pesan tersebut menjadi metafora penting tentang kehadiran alumni di tengah masyarakat.

Para lulusan diharapkan tidak menjadi bagian dari persoalan yang memperkeruh keadaan, tetapi hadir sebagai solusi, penyejuk, dan pembawa kemaslahatan.

Menurut Rektor, keberhasilan yang diraih para wisudawan hari ini merupakan jawaban atas doa banyak pihak. Di balik toga yang dikenakan dan ijazah yang diterima, terdapat doa orang tua, pengorbanan keluarga, ketekunan mahasiswa, serta dukungan para dosen dan seluruh sivitas akademika.

“Wisuda bukan akhir dari proses belajar, tetapi awal dari pengabdian ilmu, amanah, dan integritas,” tegasnya.

 

Penyerahan penghargaan kepada wisudawan terbaik oleh Rektor UIN Mataram, Prof. DR. H. Masnun Tahir

Rektor menambahkan bahwa seorang sarjana memiliki amanah epistemik, akademik, dan moral. Karena itu, ilmu yang diperoleh di kampus tidak cukup hanya menjadi modal untuk mendapatkan pekerjaan atau jabatan, tetapi harus menjadi kekuatan untuk membangun peradaban dan menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Baca Juga :  LSM BAKORNAS : "Berpartisipasi Aktif Mewujudkan Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan KORUPSI "

Rektor juga mengajak para wisudawan untuk tidak kehilangan kepekaan sosial di tengah kegembiraan wisuda. Ia mengajak seluruh hadirin mendoakan saudara-saudara yang sedang tertimpa bencana agar diberikan kesabaran, kekuatan, dan pertolongan.

“Kalau kita snorkeling di laut membawa roti, ikan-ikan akan mendekat. Apalagi kalau kita peduli kepada manusia,” ungkapnya.

Pesan sederhana tersebut menggambarkan bahwa kepedulian selalu menghadirkan kedekatan, kepercayaan, dan manfaat.

Prof. Masnun berharap kehadiran 744 alumni baru tersebut mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Kesuksesan, menurutnya, tidak boleh hanya diukur dari keberhasilan profesional, tetapi juga dari keberhasilan sosial.

“Di mana pun profesi kalian, sukseslah secara profesional, tetapi jangan lupa sukses secara sosial,” pesannya.

 

Hj. Lale Syifaun Nufus, M.Farm

Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, Hj. Lale Syifaun Nufus, M.Farm. menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar tentang toga yang dikenakan, ijazah yang dipegang, ataupun foto yang dipajang, melainkan momentum untuk kembali hadir dan berbuat bagi masyarakat.( Sbn)