Wali Kota Depok Tekankan Pengamalan Kemerdekaan di HUT RI ke-80

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok – Tenarnews Media Cyber Indonesia
Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Balaikota Depok pada Minggu (17/8/2025) berlangsung khidmat sekaligus penuh makna. Wali Kota Depok, Drs. H. Supian Suri, MM, dalam pidatonya menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar simbol atau seremoni tahunan, melainkan harus diwujudkan dalam langkah nyata yang memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

“Wujud pengamalan kemerdekaan sesungguhnya adalah ketika kita mampu mengubah semangat menjadi aksi, ide menjadi karya, serta kebersamaan menjadi kemajuan,” tegas Supian Suri di hadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan lima langkah konkret yang dapat dijalankan masyarakat sebagai bentuk implementasi nilai kemerdekaan, yakni:

1. Menjaga kebersihan lingkungan.
“Kota yang bersih mencerminkan warganya yang beradab dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga :  Tema Seminar : Efisiensi Rantai Pasokan UMKM melalui Integrasi Logistik dan Transportasi Digital

2. Gerakan menanam pohon.
Langkah ini disebut sebagai investasi ekologis demi terciptanya udara segar dan lingkungan sehat untuk generasi mendatang.

3. Pendidikan gratis di sekolah swasta.
Pemerintah Kota Depok berkomitmen memperluas akses pendidikan dengan memastikan seluruh anak, tanpa terkecuali, memperoleh hak belajar dan berkembang.

ko

Selain tiga poin utama tersebut, Wali Kota juga menekankan pentingnya membangun budaya gotong royong dan memperkuat solidaritas antarwarga sebagai modal sosial dalam memajukan Depok.

Masih dalam suasana peringatan kemerdekaan, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmat, juga menegaskan pentingnya pendidikan sebagai kunci kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Saswadi-Dahrum Pegang Tiket Mendaftar sebagai Calon Bupati Independen Lombok Tengah

Hal itu ia sampaikan usai menghadiri kegiatan jalan santai bertema Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju di kediaman tokoh masyarakat H. Sarmili.

Hasbullah menyoroti praktik penahanan ijazah oleh sejumlah sekolah. Ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan oleh aturan apa pun, terlebih sekolah swasta maupun negeri sudah menerima bantuan dari pemerintah melalui program BPNU.

“Tidak ada alasan sekolah menahan ijazah. Semua sekolah swasta di Jawa Barat sudah menerima bantuan Rp600 ribu per siswa, sementara sekolah negeri mendapat subsidi Rp1,4 juta. Kalau masih ada sekolah yang menahan ijazah, maka bantuan itu tidak akan kami cairkan,” tegasnya.
( Moer )

Berita Terkait

Apresiasi Program MBG, Ketum SOBAT NUSANTARA: Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak
Iqbal Tambah Insentif 1.759 Guru PPPK Paruh Waktu pada Momen Hardiknas 2026
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama
Mirranda Atelier Tampil Di SEDASA 2026 Membawa Tema “METROPOLITAN BLOOM”
Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas
Wakil Walikota Depok hadiri pelantikan pengurus persatuan Gereja
KASTA NTB BERSAMA PERHIMPUNAN PEMUDA SASAK LOMBOK DATANGI BKD HEARING PUBLIK
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apresiasi Program MBG, Ketum SOBAT NUSANTARA: Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak

Senin, 4 Mei 2026 - 20:20 WIB

Iqbal Tambah Insentif 1.759 Guru PPPK Paruh Waktu pada Momen Hardiknas 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 17:49 WIB

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:38 WIB

Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:14 WIB

Mirranda Atelier Tampil Di SEDASA 2026 Membawa Tema “METROPOLITAN BLOOM”

Berita Terbaru