*Komunikasi dan Kolaborasi Semua Pihak, Upaya Pencegahan Kenakalan Remaja Dalam Konflik Sosial*

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Tenarnews9/ smsi ,-Tim Penyuluh Hukum Ahli Madya Kantor Wilayah Kementerian Hukum DK Jakarta yang terdiri dari Tri Puji Rahayu dan Mirna Tiurma turut hadir dan memberikan pembekalan materi dalam kegiatan Dialog Interaktif Manajemen Konflik dan Penanganan Konflik Sosial dari Masyarakat di Jakarta Selatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakarta Selatan bertempat di Aula Lantai 6 Kantor Walikota Jakarta Selatan. (Selasa,15/07/2025)

 

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan. Peserta yang mengikuti terdiri dari 100 orang berasal dari unsur FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat), Kepala RW, Kepala RT dan Karang Taruna dari 7 (tujuh) kelurahan yang ada di Kecamatan Tebet.

Narasumber dari Dosen Pengajar di STIK-PTIK (Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian) Dr. Sidratahta Mukhtar mengutarakan penangangan konflik dari sudut pandang politik, bahwa Masyarakat Jakarta sekarang ini kurang interaksi non digital dan kurang rasa guyub. Konflik terjadi yang muncul disebabkan oleh ujaran kebencian dan politik identitas (dalam artian perbedaan friksi di etnis dan agama). “Anatomi konflik diperlukan, pemanfaatan potensi dan penanganan konflik diselesaikan secara adat yang berlaku. Gunakan outsider (pihak luar) untuk resolusi pihak yang berkonflik” ujar Sidratahta.

Baca Juga :  KPK Klaim Pegang Cukup Bukti Tetapkan Mardani Maming Tersangka

 

 

Sedangkan Kepala Pusat Pendidikan Kementerian Agama, Dr Syafi’i menyoroti bahwa Indonesia adalah Negara Beragama bukan Negara Agama. Negara Agama menjadikan ideologi tertentu sebagai satu-satunya. Sedangkan Negara Beragama tidak. “Konflik di Masyarakat terjadi salah satunya karena agama. Jadikan agama sebagai perekat sosial. Nilai-nilai agama diketemukan di Pancasila” Ungkap Syafii.

Baca Juga :  TOLERANSI BER AGAMA JANGAN JADI BASI-BASI. " 0PINI "

Dalam menajemen konflik sosial perlu mengidentifikasi konflik dengan mengenali akar penyebab konflik, mengambil langkah proaktif, mengelola konflik dan mencegah konflik berulang. Konflik sosial kerap terjadi di Kawasan padat penduduk. Salah satu konflik sosial adalah kenakalan remaja yakni tawuran. “Tawuran merupakan penyakit sosial. Anak-anak akan meniru dan melihat lingkungannya. Pola asuh keluarga, komunikasi dan kolaborasi menjadi kunci. Kolaborasi semua pihak dari orangtua, guru dan Sekolah, tokoh pemuda dan masyarakat RT/RW agar memfasilitasi dan memberi kesempatan mereka terlibat dalam bentuk kegiatan-kegiatan positif.” Ujar Puji menutup kegiatan. ( Red )

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru