Viral Chat Audio Hacker WA, Beneran Bisa Bobol Rekening?

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi whatsapp 
Viral Chat Audio Hacker WA, Beneran Bisa Bobol Rekening?

Jakarta– Tenar news / Serikat Media SIBER Indonesia,-Grup WhatsApp mendadak ramai dengan pesan berantai yang menyebarkan peringatan soal “chat audio” mencurigakan. Pesan tersebut mengklaim adanya modus baru dari hacker yang bisa membobol rekening bank hanya dengan mengklik fitur voice chat atau tombol “Gabung” di dalam grup. Benarkah demikian?

 

Isi Broadcast: Jangan Klik Chat Audio!

Pesan berantai yang tersebar luas, bahkan ditandai sebagai forwarded many times, memperingatkan anggota grup untuk tidak mengklik tombol “Gabung” dalam sebuah voice chat grup. Narasinya menyebut bahwa fitur ini bisa digunakan hacker untuk menguras rekening korban atau menjebak dalam modus pinjaman uang.

Berikut potongan isi pesan tersebut:

Sekarang kalau ada di grup muncul chat audio ngajak Gabung, walaupun dari nomor hp yg ada di grup kita… Jangan diklik. Ternyata itu hacker… Bisa menguras rekening dan modus pinjam uang…

Ada pula versi lain yang menyebutkan bahwa setelah mengklik, korban akan otomatis tergabung dalam grup yang tak bisa ditinggalkan, bahkan HP-nya akan di-hack secara permanen.

Baca Juga :  Kuasa Hukum tergugat akan bebaskan Yusra dari " gugatannya" ?

Penjelasan Pakar: Tidak Benar Bisa Bobol Rekening

Alfons Tanujaya, pakar keamanan siber dari Vaksincom, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.

“Voice chat itu fitur resmi WhatsApp, bukan celah untuk hacker masuk ke rekening,” kata Alfons kepada detikINET.

Ia menjelaskan, voice chat hanya tersedia untuk grup dengan lebih dari 32 anggota. Fitur ini mirip seperti obrolan suara grup yang bisa diikuti oleh banyak orang, bukan undangan jebakan.

“Kalau grupnya kecil, enggak muncul. Tapi kalau lebih dari 33 orang, maka voice chat tersedia,” ujar Alfons.

Ia menambahkan bahwa tidak ada cara teknis bagi seorang hacker untuk mengakses rekening bank seseorang hanya karena mereka mengklik tombol “Gabung” dalam voice chat WhatsApp.

Meskipun fitur voice chat itu sendiri tidak berbahaya, pengguna tetap harus waspada terhadap penipuan berbasis social engineering – seperti akun yang menyamar menjadi teman lalu meminta pinjaman uang.

“Kalau ada orang yang tiba-tiba minta pinjam uang, padahal nomornya sama dengan teman kita, itu yang harus diwaspadai. Itu akun yang diambil alih, bukan karena klik audio chat,” jelas Alfons.

Baca Juga :  Pasca-Banjir, Petugas Siap Angkut Sampah di Bintaro

Ciri-ciri Perangkat Kena Hack: Tidak Terlihat Jelas

Alfons juga menjelaskan bahwa perangkat yang benar-benar sudah diretas justru tidak menunjukkan gejala mencolok.

“Justru kalau kena hack malah tidak kelihatan sama sekali. Paling HP jadi lambat, baterai cepat habis – tapi itu kan sulit diidentifikasi dengan tepat,” jelasnya.

Oleh karena itu, masyarakat diminta fokus pada penipuan yang lebih nyata dan sering terjadi, seperti rekayasa sosial.

Waspadai Rekayasa Sosial, Bukan Voice Chat

Menurut Alfons, yang lebih perlu diwaspadai adalah modus social engineering yang menyasar psikologis korban dengan menyamar sebagai institusi resmi dan menggiring korban mengklik tautan atau menginstal aplikasi berbahaya. Misalnya:

  1. Mengaku dari kantor pajak, menyebut ada tagihan pajak dan meminta korban klik tautan atau memasang APK pencuri SMS.
  2. Mengaku dari kepolisian, untuk menakut-nakuti korban agar mengikuti arahan.
  3. Mengaku dari Dukcapil, meminta korban membayar materai untuk update data kependudukan, padahal tujuannya mencuri kredensial mobile banking dan OTP.( RJ )

 

Berita Terkait

Pakai Baju Adat Kaltim Qonita Lutfiyah Umumkan Indikator Baru BK Award 2026.
KADES TAPOS DILAPORKAN WARGANYA SENDIRI, DUGAAN PENIPUAN-PENGGELAPAN Rp1,2 MILIAR MULAI DIPROSES
Pesawat RI Satu “Presiden Prabowo ke NTB untuk resmikan bendungan”
SEJARAH BERDIRI MEDIA NASIONAL TENARNEWS PERJALANAN PANJANG DARI MAJALAH KE MENSOS/. YOUTUBE 
Prabowo Dijadwalkan Tutup Muktamar NU Jombang Jawa Timur 
Dengar Keluhan SMSI, Hasyim Djojohadikusumo Siap Kawal Renovasi Gedung Dewan Pers ke Menkomdigi
Pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa Hasyim S Djoyohadikuwumo: Saya Datang Disini karena Percaya
Wisuda ke-55 UIN Mataram Hari Kedua: Lahirkan Generasi Intelektual, Profesional, dan Berintegritas
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:32 WIB

Pakai Baju Adat Kaltim Qonita Lutfiyah Umumkan Indikator Baru BK Award 2026.

Jumat, 4 September 2026 - 17:27 WIB

KADES TAPOS DILAPORKAN WARGANYA SENDIRI, DUGAAN PENIPUAN-PENGGELAPAN Rp1,2 MILIAR MULAI DIPROSES

Kamis, 3 September 2026 - 09:47 WIB

Pesawat RI Satu “Presiden Prabowo ke NTB untuk resmikan bendungan”

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

SEJARAH BERDIRI MEDIA NASIONAL TENARNEWS PERJALANAN PANJANG DARI MAJALAH KE MENSOS/. YOUTUBE 

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Prabowo Dijadwalkan Tutup Muktamar NU Jombang Jawa Timur 

Berita Terbaru

Tenar News

Prabowo Dijadwalkan Tutup Muktamar NU Jombang Jawa Timur 

Minggu, 30 Agu 2026 - 14:08 WIB