Menu

Mode Gelap
Pemkab Serang Diduga Serobot Lahan Eks Pasar Kragilan Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama Peradi Nusantara Berkomitmen untuk Menjadi Advokat Spesialis dengan Dukungan Ombudsman RI Konsolidasi dan Silaturahmi antara DPN dan DPD Peradi Nusantara Provinsi Jawa Barat Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

Tenar News · 22 Mar 2024 16:50 WIB ·

Kuasa Hukum tergugat akan bebaskan Yusra dari ” gugatannya” ?


 Kuasa Hukum tergugat akan bebaskan Yusra dari ” gugatannya” ? Perbesar

Depok, Tenarnews – Dalam proses hukum yang tengah berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Kuasa Hukum yang mewakili terdakwa, Yusra Amir Yahya, menyoroti dakwaan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pandangan bahwa dakwaan tersebut kurang cermat dan terkesan dipaksakan.

Pada agenda sidang eksepsi yang berlangsung pada Rabu, 20 Maret 2024, di PN Depok, tim Kuasa Hukum Yusra Amir Yahya, yang dipimpin oleh MA. Siregar dan Partners, memberikan nota keberatan terhadap dakwaan yang disampaikan oleh JPU Kejari Depok. Mereka mengemukakan sejumlah analisis hukum yang menunjukkan bahwa dakwaan tersebut sebenarnya bukanlah merupakan perkara pidana, melainkan lebih condong ke arah perkara perdata.

Analisis ini didasarkan pada kesimpulan dari eksepsi yang menyebutkan bahwa surat dakwaan yang diajukan oleh JPU Kejari Depok tidak memberikan penjelasan yang memadai mengenai motif atau alasan di balik tindakan yang dituduhkan kepada Yusra Amir. Lebih lanjut, mereka menilai bahwa dakwaan tersebut juga bertentangan dengan pedoman yang telah ditetapkan dalam surat edaran Jaksa Agung nomor SE-004/J.A/11/1993. Mathilda, sebagai anggota tim Kuasa Hukum, menekankan bahwa surat dakwaan tersebut tidak memenuhi standar kecermatan, kejelasan, dan kelengkapan yang seharusnya ada dalam proses hukum.

Dalam eksepsi yang disampaikan di muka sidang, Mathilda juga menyoroti bahwa dakwaan terhadap Yusra Amir tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pasal 143 ayat 2 dan 3 KUHP. Selain itu, mereka menegaskan bahwa surat dakwaan tersebut tidak memenuhi ketentuan formal yang diatur dalam pasal 143 ayat 4 KUHP. Oleh karena itu, mereka menyimpulkan bahwa surat dakwaan tersebut harus dinyatakan batal demi hukum.

Di pihak lain, dalam sidang eksepsi yang dihadiri oleh JPU Kejari Depok, Putri Dwi Astrini Bumengajukan dakwaan terhadap Yusra Amir dengan mengacu pada Pasal 378 dan 372 KUHP. Dia menyatakan akan mempelajari eksepsi yang diajukan oleh Kuasa Hukum terdakwa dan akan memberikan tanggapan dalam agenda sidang lanjutan yang diagendakan satu pekan kemudian.

Sidang perkara pidana dengan terdakwa Yusra Amir akan dilanjutkan pada Rabu pekan depan dengan agenda sidang tanggapan dari pihak JPU terhadap eksepsi atau replik yang diajukan oleh Kuasa Hukum terdakwa. Sebelumnya, JPU Kejari Depok telah mendakwa Yusra Amir dengan pasal 378 dan 372 KUHP atas dugaan tindakan yang menyebabkan kerugian kepada pelapor Daut Kornelius Kamarudin senilai Rp. 2 miliar. (M. Murod)

Artikel ini telah dibaca 99 kali

Baca Lainnya

Kabupaten Lombok Tengah Akan di Mekarkan “Kab .Mandalika “

19 Juni 2024 - 11:37 WIB

-Baznas Kota Depok Laksanakan kurban di Kel.Curug Bojongsari

18 Juni 2024 - 12:21 WIB

KHUTBAH IDUL ADHA 1445 H/ 2024 M

16 Juni 2024 - 14:47 WIB

Cagub Miq Iqbal Deklarasi Bulan Depan

15 Juni 2024 - 11:55 WIB

MCMI, Ricma Dan Yayasan Masjid Cutmeutia Kolaborasi Wujudkan Dialog Kebangsaan

14 Juni 2024 - 15:36 WIB

Sejarah dan Hikmah Berkurban Idul Adha

14 Juni 2024 - 08:21 WIB

Trending di Tenar News