Pematangsiantar 2025, Kota Toleransi Terbaik ke-5 se- Indonesia.

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,TeNarnewsCom. Kota Pematangsiantar kembali masuk sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia, dalam peluncuran Indeks Kota Toleran versi SETARA Institute yang di gelar di hotel Bidakara Jakarta, selasa 27 Mei 2025.

Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH, MKn yang turut hadir langsung menerima penghargaan tersebut, Ia mengatakan sangat gembira menerima penghargaan ini dimana momennya sangat bertepatan dengan seratus hari kepemimpinannya.

Sekertaris FKUB ( Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Pematangsiantar Pdt. Dr. Ardenias Tarigan, MTh mengutarakan tahun 2025 ini kami dianugerahi Kota rukun se-Indonesia untuk peringkat ke-5 dengan skor 6.115.
Dimana sebelumnya, yakni tahun 2015 lalu kami sempat meraih urutan ke-1 Kota rukun se Indonesia.
Kemudian cukup lama kami tertinggal jauh, bukannya pematangsiantar tidak rukun, tetapi teman teman kota lainnya juga lebih baik.
Namun menjadi angin segar untuk berharap dan berusaha kembali dengan meranggak pelan pelan untuk menuju kembali ke peringkat satu, Kata Pdt. Ardenias.

Baca Juga :  MK: DPT amburadul karena tim penyusun tak tahu UU

Pdt. Ardenias berharap kepada Setara Institute kedepannya dapat melakukan pendekatan pendekatan kepada pemerintah Kab/Kota seluruh Indonesia agar terpelihara kerukunan menuju arah yang di harapkan, karena kita dikenal dengan keberagaman agamanya dan memiliki berbagai lintas agama dari berbagai pemahaman untuk menjaga kerukunan dan toleransi.

Baca Juga :  Al-Qur'an Hidup Dami Penuh Cinta Kasih Sesama

Oleh karena itu, menurutnya dengan digaungkannya kerukunan beragama, maka Indonesia akan menjadi negara yang dilirik oleh dunia Internasional sebagai negara panutan dalam hal Toleransi lintas agama.

Kota Pematangsiantar yang memiliki masyarakat heterogen atau majemuk baik suku, agama maupun kebudayaan yang selama ini telah hidup rukun dan damai satu sama lainnya, pungkasnya.(dp)

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru