Jangan Mimpi Bersekolah di SMKN 2 Sepatan Jika Cuma Modal Pintar Doang…!!!

- Jurnalis

Selasa, 25 Juli 2023 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang , Tenarnewstv9,- Proses PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) tahun Ajaran 2023 yang dilakukan oleh pihak SMKN 2 Sepatan Kecamatan Sepatan. Menyisakan duka yang mendalam dunia pendidikan Kabupaten Tangerang terkait adanya dugaan terjadinya Gratifikasi (red. Memberi dan Menerima uang) dari para orang tua calon siswa baru SMKN 2 Sepatan yang nilainya bervariasi dan fantastis untuk memuluskan agar calon siswa yang dimaksud dapat masuk ke SMKN 2 Sepatan di luar prosedur

Sontak hal ini mengundang reaksi keras dari sejumlah elemen pengiat dan aktivus dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang. Dengan menamakan Gerakan Sepatan Bersatu (GSB) menggelar aksi damai menuntut adanya transparansi dan membuka hasil daftar penerimaan murid baru PPDB tahun 2023.yang di duga banyak muatan titipan Oknum Anggota Dewan Provinsi Banten.(24/07/2023)

Mohammad Jembar selaku Ketua Koordinator Aksi kepada Awak Media mengatakan dan mengungkapkan rasa kekecewaannya, ” Lihat banyak anak – anak tak dapat masuk padahal zonasinya sesuai jarak rumah dengan sekolah hanya 200 meter? Sedangkan tetangganya yang berinisial FD bisa masuk karena memakai uang Pelicin (Gratifikasi),” ungkapnya

Baca Juga :  Awali tahun 2026, Tim Penyuluh Hukum berikan edukasi pentingnya perlindungan hukum atas kekayaan intelektual di SMKN 25 Jakarta Selatan

“Bahkan ada juga yang di luar zonasi atau di luar prosedur yang beralamat di Cadas, juga diterima dengan menggunakan uang Gratifikasi juga.

Apalagi jumlahnya sangat besar kurang lebih 6 kelas, titipan bermacam – macam. Dari berkas yang melalu Kepala Dinas langsung ke PLT Kepsek, bahkan ada yang dengan cara mengintervensi Panitia PPDB,” ungkap Mohammad Jembar.

Sedangkan prosesnya sendiri sangat lucu sekali, tanpa melalui test juga adanya penilaian, karena sudah terindikasi kuat banyak titipan. Akibatnya siswa/siswi miskin, anak yatim khusus Kecamatan Sepatan banyak tidak terakomodir, dengan jumlah kelulusan tahun ini berjumlah 864 akibat sudah adanya pengkondisian dan Intervensi dari PLT Kepsek SMKN 2.,” terangnya

Rencananya Saya juga akan segera bersurat dan melaporkan hal ini kepada Pj.Gubernur Banten, Inspektorat, Kejati Banten, Ombusman serta pihak kepolisian.dengan adanya dugaan kecurangan dan praktek Intervensi bersama atau persekongkolan jahat yang dilakukan PLT Kepsdk dan Kadisdik Banten,” tutur Mohammad Jembar

Sementara itu dari beberapa sumber yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan, Pihak SMKN 2 Sepatan tampaknya tidak memperdulikan atas terjadinya pelanggaran – pelanggaran dalam proses PPDB yang sudah ditetapkan aturannya oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, bahkan terkesan melakukan pembiaran dengan adanya dugaan praktek – praktek gratifikasi (sogok menyogok) di lingkungan SMKN 2 Sepatan tersebut,” ungkapnya

Baca Juga :  Mad Arif sebut, Kemeriahan Lepas Sambut LPM Curug Tuai kecewa

Dirinya mengatakan, serta memohon kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, juga Aparat Hukum Kejaksaan serta Kepolisian agar segera menindak lanjuti keluhan masyarakat tersebut dan bertindak tegas kepada para oknum – oknum Nakal tersebut karena ini bentuk kejahatan pada dunia pendidikan.

Mulai dari penyelenggaraan PPDB.SMKN 2 Kabupaten Tangerang sudah sangat penuh aroma rekayasa sampai aksi.kami hari ini yang telah menghancurkan masa depan anak bangsa, karena banyaknya titipan awal dan titipan tambahan,” ucapnya

“Sekali lagi kami meminta kepada Aparat Penegak Hukum bertindak bijak dan memberikan sangsi tegas kepada para oknum – oknum nakal tersebut, jika perlu segera tangkap dan pecat PLT Kepsek SMKN 2 Sepatan bersama Oknum Panitia PPDB ,” ujarnya mengakhiri ( Haerudin)

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru