Massa Aksi 211 Desak KPK Tangkap Joko Widodo, Habib Muhammad: Rakyat Akan 

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Aksi 211 Desak KPK Tangkap Joko Widodo, Habib Muhammad: Rakyat Akan

Jakarta – TeNarnews,_Massa aksi 211 mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menangkap dan mengadili Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana korupsi.

Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Muhammad bin Husein Alatas, saat berorasi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa sore, 21 Januari 2025.

Awalnya, Habib Muhammad mengungkapkan kekecewaannya karena hanya dua orang delegasi yang diperbolehkan masuk ke area pengaduan masyarakat (Dumas) KPK.

Baca Juga :  SURAT PIUTANG GUBERNUR NTB,RP 1,45 MILIAR BEREDAR LUAS , KEJARI TURUN TANGAN

“Saya mau tanya, emang kita masuk mau rusuh? Saya mau tanya, kalau kita rusuh bisa atau tidak? Bisa atau tidak? Rakyat datang, umat datang, tokoh datang, dilarang-larang, betul? Kurang ajar? Enggak pantas, enggak pantas seperti ini, saudara. Tolong, di depan ngomong boleh masuk, tidak, di dalam cuma dua, kurang ajar atau tidak? Kurang ajar atau tidak?” ujar Habib

Habib Muhammad kemudian menyampaikan pesimismenya terhadap kemauan KPK untuk mengusut dugaan korupsi yang melibatkan Jokowi dan keluarganya.

“Emang setiap tahun begini, setiap ada aksi di KPK selalu, betul? KPK telah dilemahkan, betul? Siapa yang melemahkan? Yang melemahkan KPK, Jokowi, betul? Betul? Tangkap, tangkap, tangkap Jokowi,” kata Habib Muhammad disambut teriakan massa yang ikut bernyanyi “tangkap Jokowi.”

Baca Juga :  Kabiro Tenarnews tv Bogor Raya" segera di bentuk dengan fungsi dan tugasnya

Di hadapan puluhan massa yang hadir, Habib Muhammad menegaskan agar KPK segera menangkap dan mengadili Jokowi, mengingat lembaga internasional seperti Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) telah menyebutkan bahwa Jokowi termasuk dalam daftar tokoh terkorup di dunia.

“Saya mau tanya, kalau KPK melempem KPK bubar saja betul? Mendingan rakyat yang buat pengadilan rakyat, betul? Kalau penegak hukum tidak berani untuk mengusut, maka rakyat akan tegakkan hukum dengan caranya betul? Siap ganyang para koruptor? Siap seret Jokowi? Takbir, takbir,” pungkas Habib ( Rz )

Berita Terkait

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan
Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas
Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Bekali Siswa Baru SMKN 32 dengan Pemahaman Kenakalan Remaja dan Konsekuensi dalam KUHP Baru
Pengajian rutin mingguan Majlis ta’lim Bangun Lestari Pisangan Ciputat Timur 
Menko Yusril Ihza Mahendra di UIN Jakarta Soroti Pentingnya Etika Peradaban dalam Penegakan Hukum
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06 WIB

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB

Senin, 20 Juli 2026 - 22:51 WIB

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:30 WIB

Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:10 WIB

Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru

Berita Terbaru

Tenar News

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:51 WIB