Balon Wagub NTB Nyelinap Penuhi Panggilan Penyidik, Abah Uhel Terkesan Takut Wartawan

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, NTB ,Tenarnews.,– H. Suhaili Fadhil Thohir atau yang akrab disapa Abah Uhel, Mantan Bupati Lombok Tengah kembali menjadi sorotan publik setelah menyelinap untuk memenuhi panggilan kedua dari penyidik Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda NTB. Abah Uhel, yang merupakan bakal calon (Balon) Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), memenuhi panggilan terkait laporan dari istrinya, Lale Laksmining Puji Jagat.

balon-wakil-gubernur-ntb-nyelinap-penuhi-panggilan-penyidik-abah-uhel-terkesan-takut-wartawan

Sebelumnya Abah Uhel sempat mangkir dari panggilan pertama, menambah ketegangan dalam kasus yang kini melibatkan dua laporan utama. Yang pertama, menyangkut masalah pribadi dan yang kedua dugaan penipuan, penggelapan dan pemerasan terkait kerjasama bisnis.

Baca Juga :  RAMADHAN Kesempatan untuk Bertaubat

Pada hari Rabu (7/8/2024), Abah Uhel datang dan masuk ke gedung Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB sekitar pukul 15.00 WITA. Namun, dengan langkah cerdik, ia memilih masuk dengan menyelinap untuk menghindari wartawan yang telah menunggu sejak pagi. Para jurnalis yang bersiaga hingga pukul 17.00 WITA tidak menyadari kehadiran maupun kepulangannya.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, kasus yang membelit mantan Bupati Lombok Tengah dua periode itu melibatkan dua laporan.

“Laporan pertama berhubungan dengan masalah pribadi atau nikah tanpa izin, sedangkan laporan kedua adalah dugaan penipuan terkait kerjasama,” jelas Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Pol. Syarif Hidayat, S.I.K.

Baca Juga :  Forum Korban Mafia Tanah Bicara

Pihak Ditreskrimum Polda NTB memastikan jika proses penyidikan berlangsung sesuai prosedur, tanpa dipengaruhi status politik Abah Uhel.

“Kami fokus pada penegakan hukum yang adil dan tidak ada kaitannya dengan situasi politik saat ini,” tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan Abah Uhel. Namun, masyarakat berharap agar penyelesaian kasus ini dapat berjalan transparan dan adil( Mr )

Berita Terkait

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan
Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas
Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Bekali Siswa Baru SMKN 32 dengan Pemahaman Kenakalan Remaja dan Konsekuensi dalam KUHP Baru
Pengajian rutin mingguan Majlis ta’lim Bangun Lestari Pisangan Ciputat Timur 
Menko Yusril Ihza Mahendra di UIN Jakarta Soroti Pentingnya Etika Peradaban dalam Penegakan Hukum
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06 WIB

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB

Senin, 20 Juli 2026 - 22:51 WIB

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:30 WIB

Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:10 WIB

Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru

Berita Terbaru

Tenar News

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:51 WIB