Bawaslu Sarankan Masyarakat dipersilahkan Nonton Film Dirty Vote Sebelum Nyoblos

- Jurnalis

Selasa, 13 Februari 2024 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Tenarnews,com,- Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty, menyarankan masyarakat untuk segera menonton film dokumenter Dirty Vote. Hal ini lantaran film tersebut memuat kritik terhadap proses penyelenggaraan Pemilu 2024.Pemilu curang oleh penguasa saat ini…

Kami bahkan, kayak tadi, misalnya, ada enggak yang belum tonton? Kita menyarankan untuk segera ditonton karena ini menjadi autokritik terhadap proses penyelenggaraan pemilu di kita (Indonesia),” penuh dengan kecurangan kata Lolly di kawasan Gambir, Jakarta, Selasa (13/2/2024).

Baca Juga :  PELANTIKAN PENGURUS IKATAN MAHASISWA EMPAT LAWANG (IMEL) BENGKULU PERIODE 2021-

Narasi sebalik nya oleh tim 02“Sebagian besar yang disampaikan film tersebut adalah sesuatu yang bernada fitnah, narasi kebencian yang sangat asumtif, dan sangat tidak ilmiah. Saya mempertanyakan kapasitas tokoh-tokoh yang ada di film tersebut dan saya kok merasa sepertinya ada tendensi, keinginan untuk mendegradasi pemilu ini dengan narasi yang sangat tidak berdasar,” kata Habiburokhman saat membacakan sikap TEKNOLOGI q0 atas tayangan dokumenter Dirty Votevaal,#/( Tim )

Baca Juga :  Partai Demokrat Resmi Usung Anies Baswedan Sebagai Capres, Redi Susilo : Kami akan Berjuang di Daerah Untuk Koalisi Perubahan

Berita Terkait

Ketum PB Mathla’ul Anwar Terima Menko Infrastruktur AHY dan Menteri Transmigrasi
Mengingat Akhir Zaman Lewat Wisata Religi: Diki Candra Ajak Umat Tafakur di Bukit Lebah Subang
Demo Memanas! Ketua Pengadilan Agama Praya Disumpah Al-Qur’an di Hadapan Massa GMPRI
Harmoni Imlek dan Ramadan, CEO Indonesia dan Pengusaha Bela Bangsa Gelar
Pengusiran Wartawan Disoal, Sekwan DPRD Depok Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka
JSIT Pandeglang Gelar Musda Perdana, Dorong Kualitas Sekolah Islam Terpadu*
Diusir di Gedung DPRD Depok, Wartawan Merasa UU Pers Tak Lagi Ditakuti
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:50 WIB

Ketum PB Mathla’ul Anwar Terima Menko Infrastruktur AHY dan Menteri Transmigrasi

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:27 WIB

Mengingat Akhir Zaman Lewat Wisata Religi: Diki Candra Ajak Umat Tafakur di Bukit Lebah Subang

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:32 WIB

Demo Memanas! Ketua Pengadilan Agama Praya Disumpah Al-Qur’an di Hadapan Massa GMPRI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:41 WIB

Harmoni Imlek dan Ramadan, CEO Indonesia dan Pengusaha Bela Bangsa Gelar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:35 WIB

Pengusiran Wartawan Disoal, Sekwan DPRD Depok Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka

Berita Terbaru