Bengkulu tenarnews,com tv 9,sejumlah wartawan tergabung Serikat pers Republik Indonesia,PROVINSI BENGKULU melakukan unjuk rasa damai DI POLDA BENGKULU,karena menuntut agar kasus pengungkapan pelaku penembakan pimpinan media online RMOL,tersebut di serahkan ke mabes polri,
Bersama ketua_DPD_SPRI Bengkulu Aprin taskan yanto sekaligus yang bertanggung jawab atas unjuk rasa mengatakan,mestinya kehadiran kita pada hari ini mestinya tidak perlu lagi ketika penegakkan hukum di POLDA BENGKULU berjalan dengan baik, dengan PROFESIONAL,namun penangkapan pelaku penembakan pimpinan media online RMOL Bengkulu,rahimandani hingga sampai hari ini gagal “sehingga kita perlu mendesak,KAPOLDA BENGKULU,bila tidak mampu menangkap pelaku utama penembakan kasus tersebut,silahkan serahkan ke mabes polri untuk menuntaskan kasus ini,tegas Aprin”

kita mempertanyakan terkait pengambilan 2 pucuk senjata milik mantan bupati kaur gusril pausi oleh POLDA BENGKULU ini sangatlah mencurigakan,akan SOP kepemilikan dua pucuk senjata tersebut menggunakan dasar hukum apa izin tersebut,?,,,sebagai sipil boleh memiliki dua senjata api,,,,,? ini sudah di beritakan oleh media tribunBengkulu,mantan bupati kaur tersebut belum dilakukan BAP oleh tim POLDA BENGKULU,jelas aprin,
Padahal kita tau saat pengeledahan di rumah mantan bupati kaur beberapa waktu yang lalu hanya satu pucuk senjata yang di ungkap oleh pihak kepolisian,ada apa ini semua, jelas aprin,

Ketika dalam waktu deka ini kita pantau POLDA BENGKULU,tidak menetapkan TSK pelaku penembakan pimpinan media online RMOL rahimandani belum di tangkap hingga sampai hari ini POLDA BENGKULU gagal,kami akan demo di depan istana,sekaligus audensi dengan bapak Jokowi presiden RI Dengan agenda penyampaian bahwa,penegakkan hukum DI POLDA BENGKULU DI PROVINSI BENGKULU DALAM KEADAAN TIDAK BAIK-BAIK SAJA,jelas aprin.
Sementara pihak dari POLDA ,hanya memberikan jawaban kami terus fokus agar pelaku akan segera di tangkap”
<< Jonkenedi/pati >>
