Festival Adat Nusantara di Borobudur,di hadiri Gubernur Jateng dan 264 Raja Sultan Se-Nusantara

- Jurnalis

Senin, 12 Desember 2022 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jateng , Tenarnews tv9.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri Festival Adat Budaya Nusantara II oleh Masyarakat Adat Nusantara (Matra) di Taman Lumbini Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (9/12/2022). 

Kegiatan itu dihadiri 264 raja, sultan, dan pemangku adat dari kerajaan dan lembaga adat se-nusantara.

Mereka mengenakan pakaian kebesarannya masing-masing. Mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Begitu pula dengan Ganjar menyesuaikan dengan mengenakan surjan merah motif bunga dan blangkon hitam

Kehadiran Ganjar disambut hangat para raja yang hadir. Mereka bersalaman, lalu duduk satu meja bersama Ketua Umum Matra, Andi Bau Malik Barammamase.

Baca Juga :  WN 88 Sub Unit 01 Kota Depok Mitra TNI - POLRI, Bagikan Ratusan Paket Makanan Siap Saji di Wilayah Depok.

Acara dimeriahkan dengan penampilan drama kolosal yang melibatkan sejumlah kesenian dari berbagai daerah di Tanah Air.

Di antaranya tari Bali, reog, topeng ireng, dan lainnya. Ditambah keindahan Candi Borobudur menjadi latar panggung pertunjukan.

Ganjar mengatakan, Festival Adat Budaya Nusantara tersebut dihadiri kerajaan-kerajaan di Tanah Air dan juga sebagian negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, dan Jepang.

“Mereka (para raja) hadir mengadakan acara festival menunjukkan karya seni dan budaya. Itu juga menunjukkan kepada dunia bahwa kita negara yang punya kepribadian dan kekayaan seni budaya yang sangat luar biasa,” ujar Ganjar dalam keterangan pers Jumat malam

Baca Juga :  SEJARAH BERDIRI MEDIA NASIONAL TENARNEWS PERJALANAN PANJANG DARI MAJALAH KE MENSOS

Selain itu, sambung , mereka mendeklarasikan komitmen untuk tetap mempertahankan NKRI yang berdasar Pancasila. 

“Dan mereka siap berkontribusi untuk membangun. Banyak persoalan politik kalau tidak bisa selesai kadang seni dan kebudayaan dan seni menyelesaikannya. Ke depan tentu kontribusi nilai-nilai budaya yang masih hidup dan berkembang di tiap daerah bisa dikontribusikan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan. Mungkin bisa nasional atau regional, atau lokal,” ungkapnya( IH)

Berita Terkait

Apresiasi Program MBG, Ketum SOBAT NUSANTARA: Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak
Iqbal Tambah Insentif 1.759 Guru PPPK Paruh Waktu pada Momen Hardiknas 2026
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama
Mirranda Atelier Tampil Di SEDASA 2026 Membawa Tema “METROPOLITAN BLOOM”
Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas
Wakil Walikota Depok hadiri pelantikan pengurus persatuan Gereja
KASTA NTB BERSAMA PERHIMPUNAN PEMUDA SASAK LOMBOK DATANGI BKD HEARING PUBLIK
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:01 WIB

Apresiasi Program MBG, Ketum SOBAT NUSANTARA: Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak

Senin, 4 Mei 2026 - 20:20 WIB

Iqbal Tambah Insentif 1.759 Guru PPPK Paruh Waktu pada Momen Hardiknas 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 17:49 WIB

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Senin, 4 Mei 2026 - 15:38 WIB

Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:14 WIB

Mirranda Atelier Tampil Di SEDASA 2026 Membawa Tema “METROPOLITAN BLOOM”

Berita Terbaru