JIKA ORANG NON MUSLIM BERTANYA, KEPADAMU :APA BUKTINYA BAHWA “AL-QUR’AN” ITU MEMANG DARI ALLAH SWT. PENCIPTA JAGAD RAYA INI DAN BUKAN SEKEDAR KARANGAN MUHAMMAD SAW.

- Jurnalis

Kamis, 18 November 2021 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maka, dengan tersenyum Ramah Jawablah…!!!

Insya ALLAH, saya akan Jawab, secara Ilmiah…
Semoga Anda pun memikirkan Jawaban saya ini, dengan Pikiran yang Jernih tanpa dipengaruhi Subyektivitas dan Fanatisme Kelompok…

Bukti Pertama :

Dari Analisa Sejarawan, terbukti bahwa memang Muhammad SAW. Ummi : Buta-Huruf dan tidak pernah Sekolah, karena memang pada Masa itu Belum ada Sekolah…

Masyarakat Arab belum mengenal ILMU, seperti :
Ilmu Politik, Ekonomi, Matematika, Sosiologi, Kenegaraan, Ilmu Etika dll.

Mungkinkah Orang yang Buta-Huruf dan Tidak Mengenal ILMU, bisa bicara : Masalah Hukum, Tata-Negara, Sistem Ekonomi, Etika dll. yang semua Pembicaraan tsb. ada didalam “AL-QUR’AN” ?

Tentu saja Jawabannya : “Tidak-Mungkin…”

Artinya, bahwa : “AL-QUR’AN” bukan Karangan : Muhammad SAW.
Tidak mungkin menurut Akal-Sehat Orang Buta-Huruf yang tidak mengenal ILMU sama sekali bisa bicara Hukum, Kenegaraan, Undang-Undang Kemasyarakatan, Akhlaq, Sosiologi dan Ratusan Kalimat-kalimat Bijak Secara Spontan dengan Bahasa yang memukau para Ahli Bahasa Arab…

Bukti Ke-2 :

“AL-QUR’AN,” banyak bicara tentang Sejarah, Sejak Zaman ADAM AS. hingga ISA AS. Padahal Muhammad SAW, tidak pernah dapat Informasi tentang Sejarah Hidup mereka…

Cerita tentang Musa AS. dan ISA AS. sangat lengkap. Bahkan Seorang Pendeta sangat ber-Syukur, ternyata didalam “AL-QUR’AN” ada Pembelaan terhadap Kesucian Bunda MARIA yang oleh Orang Yahudi dituduh telah ber-Zina sehingga melahirkan ISA A.S. Dari mana Muhammad SAW. dapat Cerita Seluruh Kisah Para Nabi tsb. padahal di Mekah dan Madinah hampir2 tidak ada Orang Kristen…

Jelas Akal-Sehat kita akan menolak jika dikatakan “AL-QUR’AN,” karangan : Muhammad SAW.

Begitu juga Cerita tentang Musa AS. sangat lengkap, padahal Orang Yahudi tidak ada yang mengajarkan TAURAT, kepada Nabi yang tinggal di Mekah. Bahkan di Mekah hampir-hampir tidak ada Orang Yahudi…

Bukti Ke-3 :

Dulu ada Seorang Pelaut Eropa. Kebetulan diatas Kapalnya ada “AL-QUR’AN” terjemah.

Sekedar mengisi kekosongan selama dalam Pelayaran, beliau iseng membaca-baca “AL-QUR’AN,” terjemah tsb. Beliau sangat terpesona dengan pembicaraan “AL-QUR’AN” tentang Lautan, Badai dan Sterpeson yang terkait. Bahasanya pun sangat Dalam dan Puitis.
Ketika beliau berlabuh di India dia bertanya-tanya kepada Muslim disana tentang Muhammad SAW, dari Muslim India tsb. dia memperoleh Keterangan bahwa Muhammad SAW, Hidup ditengah Gurun-Pasir dan tidak pernah melihat Lautan…
Maka dia sangat yakin, bahwa Mustahil “AL-QUR’AN,” karangan : Muhammad SAW, yang bisa dengan sangat Indah Melukiskan Lautan, padahal Beliau tidak pernah melihat Laut. Sehingga ia pun segera memutuskan masuk Islam.

Bukti Ke-4 :

Didalam Surah Al Furqan Ayat 53, ALLAH SWT, berfirman :
“Dan Dialah (ALLAH) yang membiarkan 2(dua) Laut yang mengalir berdampingan yang satu Tawar dan Segar, yang lainnya Asin dan Pahit. Dan Dia jadikan diantara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.
Haha… dari mana Muhammad SAW, Lelaki Gurun Pasir itu tahu, padahal Beliau tidak mengerti sedikit pun tentang Lautan dan bahkan dua Laut yang beda Rasa dan Warna itu pada Masa Hidup Beliau, belum ditemukan Orang…”

Jadi sekali lagi, tidak mungkin “AL-QUR’AN” tsb. Karangan : Muhammad SAW.

Baca Juga :  Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Kota Tangerang Selatan Senin 12 September 2022

Bukti Ke-5 :

Pada masa Muhammad SAW.y hidup, ada dua Negara Imperium yaitu Imperium Romawi dan Persia.
Dua Imperium ini sering berperang. Ketika dimasa Hidup Beliau, Persia berhasil mengalahkan Romawi. Hal ini membuat Masyarakat Musyrik, Mekah menjadi gembira karena Orang Persia juga Penyembah Berhala. Sebaliknya Orang Islam bersedih karena Romawi menganut Agama Nasrani yang seakar dengan Islam. Kemudian turun Ayat menghibur Orang Islam, Surah Ar Rum- Ayat 2, 3 & 4, menjelas bahwa beberapa tahun lagi akan kembali terjadi Peperangan dan Peperangan tsb akan dimenangkan oleh Romawi sehingga Umat Islam yang Pro Romawi pun menjadi gembira.
Ayat ini pun ditertawai oleh Kaum Musyrik Qurais dianggap sebagai Bualan, Muhammad saja karena waktu itu Romawi terlihat sudah sangat lemah…

Maka Abu Bakar menantang Orang Musyrik untuk bertaruh dengan taruhan Belasan Ekor Unta. Tantangan diterima oleh Musyrik Qurais dan tujuh Tahun kemudian apa yang diramalkan “AL-QUR’AN” pun terjadi :
Romawi kembali Perang dengan Persia dan Peperangan dimenangkan Orang Romawi.
Jika “AL-QUR’AN” bukan dari ALLAH SWT. dan hanya sekedar karangan : Muhammad SAW. tentu saja Beliau tidak akan bisa meramal sesuatu yang akan terjadi dimasa depan…

Bukti Ke-6 :

Seluruh Ahli Bahasa dan Ahli Syair dari kalangan Musyrik Qurais mengakui secara Jujur bahwa Kalimat- kalimat “AL-QUR’AN” sangat tinggi kandungannya, sangat Indah susunan kata-katanya dan sangat memukau. Tidak ada sebelumnya kalimat-kalimat Cerita, Nasehat dan kalimat Berita yang ditulis, Manusia yang sebagus “AL-QUR’AN” sampai sampai Orang Qurais pun menjuluki Muhammad SAW, sebagai Tukang Sihir, yang kata-katanya bisa memukau semua Orang. Dan bukti yang lebih mencengangkan lagi dari Jutaan Kitab yang pernah ada di Dunia ini hanya “AL-QUR’AN” lah satu satunya Kitab yang bisa dihapal secara Pas, kata demi kata oleh Jutaan Orang. Bahkan Orang yang tidak mengerti Bahasa-Arab, seperti Ribuan Anak-Anak Indonesia mampu menghapal “AL-QUR’AN” yang lebih dari 600 Halaman…

Adapun Pastur dan Pendeta, tidak akan mampu menghapal INJIL (Bibel) kata demi kata secara Pas, walau hanya 100 Halaman…?

Hal ini menunjukkan bahwa ALLAH SWT. sebagai yang menurunkan “AL-QUR’AN.” telah mengatur sedemikian rupa sehingga memudahkan bagi semua Orang untuk menghapalnya.

Baca Juga :  Kapusjianstralitbang TNI Buka Kerjasama Litbang Lintas Matra dan Pengembangan SDM Peneliti TA 2024

Bukti Ke-7 :

Dalam Surah Yunus ayat 92, diceritakan, bahwa : Jasad FIR’AUN musuhnya MUSA AS. akan diselamatkan ALLAH SWT.

Padahal Peristiwa Sejarah MUSA AS. dan FIR’AUN tsb terjadi 1.200 Tahun sebelum Masehi.
Pada awal Abad ke-19 Tahun 1896, seorang Ahli Purbakala : “Loret,” menemukan dilembah Raja-Raja Luxor Mesir satu Mumi yang dari Data-data Sejarah terbukti bahwa ia adalah, FIR’AUN yang bernama : MANIPLAH…

Pada tanggal 8 Juli 1908 Elliot Smith, mendapat Izin untuk membuka Pembalut Fir’aun & ternyata Jasadnya masih Utuh seperti yang diberitakan “AL-QUR’AN.”

Nah, mungkinkah Muhammad SAW. yang buta huruf tsb bisa mengetahui hal tsb. padahal didalam TAURAT dan INJIL pun tidak ada diceritakan ?

Tidak dapat tidak, Akal Sehat yang Jujur akan berkata, bahwa “AL-QUR-AN” bukan karangan : Muhammad SAW.

Bukti Ke-8 :

Dalam “AL-QUR’AN,” Surat Yunus 10 : 15, ALLAH SWT. menjelaskan, bahwa Cahaya Matahari bersumber dari dirinya sendiri, sedangkan Cahaya Bulan adalah Pantulan.

Dari mana Muhammad SAW. bisa tahu, padahal dia Buta-Huruf dan Ilmu Alam Zaman itupun belum sampai kesitu, bahkan belum ada Kajian Keilmuan…

Bukti Ke-9 :

“AL-QUR’AN” turun secara acak. Kadang kala turun karena ada suatu Peristiwa atau Pertanyaan, Sahabat maupun Orang Kafir. Jadi tidak ada upaya penyusunan kalimat. Kebanyakan Ayat turun secara Spontan dan disampaikan Muhammad SAW. secara Lisan.
Namun yang terjadi sangat mencengangkan. Banyak terdapat Keharmonisan yang diluar Nalar Manusia.
Dari hasil studi bertahun-tahun Syeikh Abdul Razzak Naufal menemukan Hal-hal yang menakjubkan yang kemudian ia paparkan dalam Kitab yang ia tulis : “MUKJIJAT AL-QUR-AN AL KARIEM.”

Satu :
Terdapat keseimbangan kata dengan lawan katanya :
Alhaya’ ( hidup ) dan Al-Maut ( mati ) disebut sama sama 145 kali.

Annaf ( manfaat ) dan Mudorat disebut dalam jumlah yang sama 50 kali.

Panas dan Dingin 4 kali

Kebaikan dan Keburukan : 167 kali.

Kufur dan Iman, dalam bentuk kata Indifinite masing-masing 17 kali … dll

Dua :
Kata hari dalam bentuk tunggal berjumlah 365 ( jumlah 1 Tahun )
Kata hari dalam bentuk Jamak berjumlah 30 kali penyebutan (Angka satu Bulan)
Kata yang berarti Bulan hanya disebut 12 kali, menunjukkan jumlah Setahun. Dll…

Apakah semua ini kebetulan ?

Mudah mudahan dengan keterangan sedehana ini bisa meningkatkan Kualitas Iman kita dari Haqqul Yaqin menjadi Ainul Yaqin : Keyakinan yang sudah terbukti dan tidak bisa dibantah..

Dan dengan Anda membagikan ilmu yang sangat penting ini untuk diketahui banyak orang, Anda pun terhitung telah melakukan Amal-Jariah yang sangat penting dalam urusan Syiar Islam….. SEMOGA BETMANFAAT.AAMIIN

Berita Terkait

Anak Bangsa,” Putra Putri GWA Meriahkan HUT RI ke 81
Meriahkan HUT RI, Pesta Rakyat Digelar di Monas dari Siang hingga Malam Hari
Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat
Agus Barkah, S.Kom. M.M. Lahir di Hari Kemerdekaan, Kini Mengabdi Mencerdaskan Anak Bangsa
Tim Penyuluh Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Laksanakan Monitoring dan Pembinaan Posbankum di Kelurahan Ragunan Jakarta Selatan
Merdeka ! Perjalanan 81 Tahun Menjadi Diri Sendiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia 
Pelantikan Pengurus PCNU Kota Tangerang Selatan Masa Hidmat 2026-2031 di Tandai MOU Dengan Mitra Strategis PT Wahana Anugerah Energi
_Reflective Thinking_ *Hukum Tata Negara Paradoks Ambigu
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Anak Bangsa,” Putra Putri GWA Meriahkan HUT RI ke 81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Meriahkan HUT RI, Pesta Rakyat Digelar di Monas dari Siang hingga Malam Hari

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Agus Barkah, S.Kom. M.M. Lahir di Hari Kemerdekaan, Kini Mengabdi Mencerdaskan Anak Bangsa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Tim Penyuluh Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Laksanakan Monitoring dan Pembinaan Posbankum di Kelurahan Ragunan Jakarta Selatan

Berita Terbaru

Tenar News

Anak Bangsa,” Putra Putri GWA Meriahkan HUT RI ke 81

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:27 WIB

Tenar News

Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:44 WIB