Pakai Baju Adat Kaltim Qonita Lutfiyah Umumkan Indikator Baru BK Award 2026.

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok- Tenar News.tv -9 com/ Serikat Media Siber Indonesia,-
Badan Kehormatan DPRD Kota Depok kembali menggelar BK Award 2026 bertepatan dengan HUT ke-27 DPRD Kota Depok, Kamis (3/9/2026). Tapi tahun ini penghargaannya punya “gigi” lebih tajam.

Ketua BK DPRD Depok, Qonita Lutfiyah, menegaskan penghargaan ini bukan sekadar piagam apresiasi. Di baliknya ada sistem penilaian ketat untuk mengukur kedisiplinan para wakil rakyat.

“Penilaiannya itu data dari staf pendamping terkait dengan kedisiplinan dan kehadiran anggota dewan, baik itu rapat paripurna maupun rapat-rapat alat kelengkapan lainnya,” ujar Qonita

Menurut Qonita, ada 3 indikator utama yang jadi acuan BK. Pertama, tingkat kehadiran dan kedisiplinan. Kedua, kepatuhan terhadap kode etik. Ketiga, kepatuhan tata cara berpakaian sebagai anggota DPRD.

Baca Juga :  Ade Armando Babak Belur Dipukuli Massa Demo Mahasiswa

“Dengan demikian, penghargaan yang diberikan BK bukan hanya melihat siapa yang aktif hadir dalam rapat, tetapi juga bagaimana anggota dewan menjalankan aturan sebagai wakil rakyat,” paparnya.

Tahun ini BK Award dibagi ke dalam beberapa kategori. Selain 3 besar kategori umum, penghargaan juga diberikan kepada anggota dengan predikat terbaik dari masing-masing fraksi. Tujuannya jelas: memicu semangat kerja.

“Harapan bagi yang pemenang, mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerjanya,” tutur Qonita.

Tapi BK tidak hanya bicara penghargaan. Ada juga konsekuensi bagi yang bandel. “Ya kan ada punishment, ada award. Untuk teman-teman yang tidak berdisiplin tentunya juga akan ada teguran dari BK,” bebernya. Qonita sendiri tidak merinci siapa saja anggota yang mendapat catatan kurang.

Baca Juga :  WARGA ASAL NTB DI PAPUA SAMBUT HANGAT KEDATANGAN GUBERNUR DR ZUL

Di momentum HUT ke-27, Qonita juga mencuri perhatian. Ia hadir di rapat paripurna istimewa dengan mengenakan pakaian adat Kalimantan Timur.

“Karena kebhinekaan, berbeda-beda tetap satu jua,” pungkasnya.

BK Award 2026 diharapkan jadi pengingat: jadi wakil rakyat itu bukan cuma duduk di kursi rapat, tapi juga jaga etika, disiplin, dan teladan.pungkasnya. (Mur)

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru