Menko Yusril Ihza Mahendra di UIN Jakarta Soroti Pentingnya Etika Peradaban dalam Penegakan Hukum

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta ,-Tenarnews-serikat Media siber Indonesia,+Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Pemasyarakatan RI, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., menyoroti pentingnya etika peradaban bangsa dalam penyelenggaraan negara. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam acara “Peluncuran & Bedah Buku Seri Pemikiran Prof. Dr. Nasaruddin Umar,” di Auditorium Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Dalam acara peluncuran tiga buku karya Menteri Agama RI tersebut, Yusril membahas pemikiran Nasaruddin Umar dan mengaitkannya dengan realitas ketatanegaraan serta penegakan hukum di Indonesia.

Dalam pidatonya, Yusril merefleksikan pengalamannya saat menjabat sebagai Menteri Kehakiman. Ia memaparkan bahwa negara telah memiliki instrumen hukum untuk memberantas kejahatan struktural seperti korups

“Saya sudah mengub

ah Undang-Undang Korupsi menjadi sangat keras, memasukkan pasal gratifikasi, hingga mengajukan rancangan pembentukan KPK dan Pengadilan Tipikor. Namun, mengapa bangsa ini masih begini-begini saja? Jawabannya adalah karena etika peradaban bangsa kita belum hidup,” kata Yusril.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Putra Terbaik Lombok, H Karman BM, Politisi PKS Maju sebagai caleg DPR RI Dapil NTB Dua

Merujuk pada pemikiran tokoh bangsa Mohammad Natsir, Yusril menekankan bahwa sebuah negara tidak cukup hanya dibangun di atas konstitusi, undang-undang, dan teori demokrasi. Menurutnya, sistem demokrasi dan hukum memerlukan landasan moral yang bersumber dari ajaran agama sebagai panduan dalam penyelenggaraan negara.

Terkait peluncuran tiga buku karya Nasaruddin Umar: Pikiran yang Memerdekakan, Simpul Pemikiran, dan Artikel & Opini, Yusril menyampaikan harapannya terhadap arah kebijakan Kementerian Agama. Ia menilai rekam jejak akademik Nasaruddin Umar menunjukkan kemampuan dalam merespons realitas sosial secara dinamis.

Yusril mendorong agar Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Prof. Nasaruddin mengambil peran strategis dalam menanamkan etika bangsa ke dalam penyelenggaraan negara, dan tidak hanya berfokus pada urusan administratif.

Baca Juga :  Haru biru di acara perpisahan Murid SDN Meruyung Kota Depok

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., turut memberikan tanggapan dalam acara tersebut. Ia menyatakan bahwa kehadiran para tokoh nasional di kampus merupakan bagian dari upaya melanjutkan tradisi pembaruan pemikiran Islam di UIN Jakarta.

0-0x0-0-0#

Setelah pemaparan dari para pembicara kunci, agenda dilanjutkan dengan sesi bedah buku. Diskusi ini menghadirkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., Pengajar Islamologi STF Driyarkara, Dr. Budhy Munawar Rachman, M.A., dan penulis Rahmat Taufik Sipahutar. Acara yang dipandu oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta, Prof. Alimun Hanif, M.A., Ph.D. ini selesai dan ditutup pada pukul 12.00 WIB. ,( Red )

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru