Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mataram, -Tenarnews-smsi,-Persoalan infrastruktur jalan dan keterbatasan akses internet di sejumlah wilayah NTB menjadi sorotan dalam pertemuan Pemerintah Provinsi NTB dengan mahasiswa. Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap seluruh aspirasi masyarakat, namun menekankan pentingnya fokus agar setiap persoalan dapat ditangani secara efektif.

Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) di Kantor Gubernur NTB, Rabu (29/4/2026).

“Aspirasi itu penting, tetapi harus fokus. Kalau jelas titik persoalannya, maka penanganannya juga bisa lebih cepat dan tepat,” tegas Ummi Wagub.

Menurutnya, pemerintah tidak menutup ruang dialog, namun dalam praktiknya, setiap kebijakan harus disusun berdasarkan skala prioritas, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan dua persoalan utama yang dirasakan masyarakat, yakni kondisi jalan di wilayah Sumbawa, Bima, dan Dompu yang belum optimal, serta masih adanya wilayah yang mengalami blank spot atau sinyal lemah.

Baca Juga :  Pengurus SMSI Pusat Audiensi dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti

Menanggapi hal ini, Wagub menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan titik-titik yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan aktivitas masyarakat.

“Tidak semua bisa diselesaikan sekaligus, tetapi kita pastikan yang paling mendesak ditangani terlebih dahulu,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menjelaskan bahwa pemerataan jaringan internet masih menghadapi tantangan serius, terutama di wilayah perbukitan dan terpencil.

Beberapa kecamatan seperti Lambitu, Wera, Monta, Langgudu, Ambalawi, dan Sape masih mengalami keterbatasan akses jaringan.

“Kendala utama ada pada kondisi geografis serta pertimbangan bisnis operator. Tidak semua wilayah dianggap layak secara investasi oleh provider,” jelasnya.

Meski demikian, Pemprov NTB terus melakukan berbagai upaya, termasuk mengusulkan pembangunan BTS ke pemerintah pusat melalui program BAKTI serta memperkuat koordinasi dengan operator telekomunikasi.

“Tahun ini kami sudah dua kali menyampaikan usulan wilayah blank spot agar menjadi prioritas nasional. Selain itu, kami juga menyiapkan dukungan di daerah, seperti lahan dan perizinan, agar investasi bisa masuk,” tambahnya.

Baca Juga :  HPN 2026 Banten: Hajatan Nasional atau Panggung Eksklusif Gerombolan Pedagang?

 

iniLebih lanjut di sektor infrastruktur jalan, Kepala Dinas PUPR NTB, Lalu Kusuma Wijaya, memastikan bahwa sejumlah ruas prioritas di wilayah Bima dan sekitarnya akan mulai ditangani dalam waktu dekat.

“Penanganan akan dimulai Mei, termasuk ruas Karumbu – Sape, Tawali – Sape, dan beberapa titik lain yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, fokus penanganan saat ini diarahkan pada ruas yang memiliki tingkat kerusakan tinggi dan berisiko bagi pengguna jalan.

Menutup pertemuan, Wakil Gubernur kembali menegaskan bahwa aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam proses pembangunan, namun harus disampaikan secara terarah agar dapat ditindaklanjuti secara konkret.

“Kami ingin setiap aspirasi benar-benar menghasilkan solusi. Karena itu, fokus menjadi kunci agar pemerintah bisa bergerak lebih cepat dan tepat,” pungkasnya.( Hs )

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru