Dokter Mega Ungkap Kriteria dan Jenis Vaksin Covid-19

- Jurnalis

Jumat, 10 September 2021 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TENAR NEWS, DEPOK-
Jajaran tenaga medis yang berkerja sama dengan Polres Metro Depok ungkap kriteria vaksin dan jenisnya dalam vaksinasi massal di Satpas 1221 Pasar Segar Depok.

Dalam kesempatan tersebut Dokter Leievina Mega yang akrab disapa Dokter Mega, serta didampingi Kasubnit Regident Satlantas Polrestro Depok, AKP Ari Satwaka, menjelaskan kriteria umum persyaratan bagi warga yang mau divaksin.

“Syarat yang pertama sehat dan syarat yang ke dua yaitu usia, dan syarat yang ketiga nya tentu saja tanpa ada nya paksaan dari pihak mana pun, mau dari orang tua atau siapapun, dan untuk warga lansia yang memang ada penyakit didirinya akan lebih baik jika mereka cek up terlebih dahulu agar dapat Surat rekomendasi layak vaksin ,” ujar Mega seusai kegiatan vaksinasi.

Baca Juga :  Lista Hurustiati Adakan Bedah Buku "Rajutan Asa Dan Juang" Di Hut Gerai Lengkong Ke-2

Dokter mega juga sedikit menjelaskan beberapa jenis vaksin agar masyarakat dapat lebih mengenal vaksin.

“Vaksinnya berjenis Sinovac sifat vaksinnya adalah virus yang dimatikan, virus covid dilemaskan dan dimatikan, lalu disuntikan dimasukan ketubuh manusia jadi efek sampingnya karena virus nya lemah sehingga efek ditubuhnya pun sedikit, jadi istilahnya sistem anti body yang dicetuskan tidak akan terlalu banyak maka efektifitasnya hanya 50% sampai 60% saja,” jelas dokter Mega.

Dokter Mega melanjutkan jenis vaksin seperti Moderna, pfizer, AstraZeneca mereka itu virus vaksin yang dibuat, virus covid yang diambil inti DNA nya (intera) nya diambil lalu dibuat atau dimanipulasi dibuat serupa seperti itu terus dimasukan ke tubuh, makanya kenapa efek samping lebih serem istilahnya seperti itu. Akan tetapi efektifitas nya jauh lebih bagus dari Sinovac. Karena sudah dibuat sama dengan yang dimasukan ke dalam tubuh manusia sehingga apa bila bertemu dengan virus beneran nya sudah kenal.

Baca Juga :  Mendekati Pemilu 2024, Mendagri Minta DKPP, KPU, dan Bawaslu Bersikap Netral

“Jadi apabila terkena virus covid orang yang di vaksin dengan jenis vaksin Sinovac,Moderna, Pfizher, ataupun AstraZeneca mereka sakit nya tidak akan sakit separah, seperti pada orang yang tidak di vaksin covid sama sekali. Jadi fungsi nya vaksin sendiri bukan yang benar benar yang menolak bala, akan tetapi orang tersebut tidak dengan mudah tertular dan recoverynya akan lebih cepat,” beber dokter Mega.

Mega berharap, Semoga masyarakat bisa secepatnya tervaksin, sehingga pandemi cepat berakhir dan cepat normal kembali agar kita bisa kembali Berkumpul dengan keluarga.(Dimas)

Berita Terkait

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan
Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas
Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Bekali Siswa Baru SMKN 32 dengan Pemahaman Kenakalan Remaja dan Konsekuensi dalam KUHP Baru
Pengajian rutin mingguan Majlis ta’lim Bangun Lestari Pisangan Ciputat Timur 
Menko Yusril Ihza Mahendra di UIN Jakarta Soroti Pentingnya Etika Peradaban dalam Penegakan Hukum
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06 WIB

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB

Senin, 20 Juli 2026 - 22:51 WIB

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:30 WIB

Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:10 WIB

Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru

Berita Terbaru

Tenar News

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:51 WIB