Pembina Presidium BMP Sebut Pemberontakan Kader Demokrat ke SBY karena Tidak Nyaman Dukung 02

- Jurnalis

Sabtu, 27 Januari 2024 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Tenarnews Tv9,-Ketua Pembina Presidium Bintang Mercy Perubahan (BMP) Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi (tengah), Ketua Panitia Konsolidasi Duta Pejuang Perubahan Hengky Luntungan (kanan) dan Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Nasdem yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem, Mayor Jenderal TNI (Purn) IGK Manila (kiri) di acara Konsolidasi Duta Pejuang Perubahan di Gedung Akademi Bela Negara Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Januari 2024.

Partai Demokrat merasa tidak nyaman mendukung paslon 02, Ketua Umum kan menugaskan untuk mendukung pasukan nomor 02, tapi mereka yakin sekali bahwa situasi bangsa sedang seperti ini sangat tidak baik-baik saja butuh perubahan.#aminkanindonesia Ketua Pembina Presidium Bintang Mercy Perubahan (BMP) Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi menjelaskan acara konsolidasi Duta Pejuang Perubahan BMP ini sebagai bentuk pemberontakan, karena kader Partai Demokrat merasakan situasi bangsa sangat tidak baik-baik saja, sehingga butuh perubahan.

Maka, lanjut Fachrul, beberapa diantaranya memutuskan untuk mengusung maupun mendeklarasikan kepada calon presiden Anies Baswedan-calon wakil presiden Muhaimin Iskandar.

“Pada dasarnya gini ya, teman-teman dari Partai Demokrat merasa tidak nyaman mendukung paslon 02, Ketua Umum kan menugaskan untuk mendukung pasukan nomor 02, tapi mereka yakin sekali bahwa situasi bangsa sedang seperti ini sangat tidak baik-baik saja butuh perubahan,” ucap Fachrul kepada Media , ditemui di Gedung Akademi Bela Negara Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Januari 2024.

Baca Juga :  Dukung Peraturan Pemerintah, Dewan Penasehat AKLP Gunakan Produk Bersertifikat SNI.

Apalagi, kata Fachrul, moto dari Partai Berlambang Mercy ini motonya perubahan dan perbaikan. Namun malah mendukung paslon 02 yang jelas tidak ada perubahan.

“Kalau di paslon 02 kan tegak lurus ke Jokowi, mana tidak ada perubahan. Apalagi Demokrat kan motonya kan perubahan dan perbaikan,” tambahnya.

Dia mempertanyakan perubahan dan perbaikan apa yang mau dilakukan. Pasalnya kalau dukungan paslon 02 yang mana hanya tegak lurus ke Presiden Joko Widodo. Jadi, tidak bisa dilaksanakan apa-apa yang membuat sebagian kader Partai Demokrat merasa tidak nyaman.

Kemudian konsolidasi untuk mengambil langkah-langkah lebih nyata dalam memenangkan pasangan nomor 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

“Sehingga sebagian besar daripada anggota-anggota pengurus Demokrat merasa tidak nyaman untuk mendukung 02 dan mereka merasa lebih pas gabung 01 sama-sama berbicara tentang perubahan untuk masa depan bangsa yang lebih baik. Nah itu asalnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Konsolidasi Duta Pejuang Perubahan Hengky Luntungan mengatakan kegiatan konsolidasi Bintang Mercy Perubahan dalam rangka melakukan siaga pada pemenangan Presiden-Wakil presiden pada pasangan Anies Baswedan-Muhaimin (AMIN).

Baca Juga :  Posbankum Hadir di Cipedak, Wujud Akses Hukum Merata untuk Warga

“Agenda hari ini adalah konsolidasi siaga Bintang Mercy Perubahan dalam rangka pemenangaan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar,” kata Hengky kepada Media ditemui acara Konsolidasi Duta Pejuang Perubahan di Gedung Akademi Bela Negara Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Januari 2024.

Dengan konsolidasi ini, lanjut Pendiri Partai Demokrat, menjadikan target BMP dalam rangka menghadapi pemenangan AMIN di Pilpres 14 Februari nanti dari kecurangan.

Sedangkan, Ketua Presidium Bintang Mercy Perubahan Mohamad Sukri mengatakan konsolidasi ini untuk menunjukkan mesin politik pemenangan pasangan calon presiden Anies Baswedan-calon wakil presiden Muhaimin Iskandar (AMIN) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Kemudian, dia menuturkan telah membentuk Koordinator Lapangan Nasional (Korlapnas) di berbagai provinsi. Dia menjelaskan Korlapnas ini telah dibekali berbagi tugas berdasarkan teritorial yang ditentukan untuk menggerakkan koordinator teritorial di 26 provinsi. Sementara provinsi padat pemilih akan dibagi menjadi beberapa titik wilayah

“Untuk provinsi padat pemilih korternya dibagi menjadi beberapa titik wilayah operasinya. Alhamdulillah, pergerakan membuahkan hasil yang signifikan,” jelasnya. ( Azm )

P

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru