Indonesia Kembali Merdeka Di Tangan Jokowi

- Jurnalis

Minggu, 7 Agustus 2022 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Tenarnews.tv9. Sebentar lagi kita akan merayakan HUT RI ke-77 kita sudah melihat dan merasakan selama 8 tahun pemerintahan Jokowi, begitu banyak perubahan dalam segala lini pembangunan.

Semua ini membuat decak kagum Negara negara luar terhadap pencapaian kerja keras Presiden Jokowi dan team kabinetnya. Berkat beliau kita bukan lagi dikategorikan sebagai negara miskin yang di pandang sebelah mata oleh negara negara maju Ujar Sandra Hartono Sebagai Aktivis Kemanusiaan NTT saat di wawancara di Jakarta Sabtu 6-08-2022.

Dengan terpilihnya Jokowi sebagai ketua G20, itu menunjukkan bahwa Indonesia saat ini diperhitungkan sebagai Negara yang dipercaya menjadi penentu kebijakan perekonomian dunia Ujar Sandra.

Bahkan dalam pertemuan dengan negara negara maju, Jokowi penuh percaya diri menunjukan pada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya yang dibutuhkan dunia dan tidak bisa diatur sesuai keinginan mereka.

Sejak Indonesia mendeklarasikan kemerdekaanya pada 17-08-1945 oleh Ir. Soekarno sampai beliau dilengserkannya tahun 1967, sebenarnya Indonesia belum sepenuhnya merdeka. Kenapa? Karena aset aset vital milik bangsa masih dikuasai oleh asing Ujar Sandra.

Dengan terpilihnya Jokowi sebagai RI 1, maka semua aset aset bangsa yang sahamnya dikuasai Asing kembali di ambil alih oleh Indonesia. Ini pencapaian yang luar biasa yang tidak semua pemimpin berani ambil sikap tegas seperti ini.

Baca Juga :  Yayasan Peduli Insan Bangsa Gelar Bakti Sosial Sirkumsisi

Kita Saat ini sedang menghadapi krisis global seharusnya sebagai orang yang sadar akan kepentingan bangsa, kita jangan teledor untuk menggantikan pemimpin yang sudah jelas terbukti dapat mengendalikan badai krisis ekonomi yang sedang melanda dunia ini.

Apakah tidak lebih baik untuk mempertahankan beliau melewati masa krisis ini terlebih dulu?!
Dunia sedang tidak baik baik saja jelas Sndra.

Jokowi ibarat nahkoda kapal yg sedang membawa kita “rakyat Indonesia” menuju Indonesia yang lebih baik, dan hanya beliau orang yang tahu bagaimana mengendalikan badai krisis ini.

Banyak orang bilang, waktu Jokowi pertama kali dipilih untuk jadi RI 1, siapa yang sangka jika beliau mampu memimpin bangsa?!
Jangan salah, jaman itu keadaan dunia baik baik saja. Sekarang kita semua tahu, perang Soviet dan Ukraina membuat dampak yang sangat luas terhadap krisis ekonomi dunia. Belum lagi sekarang memanas antara China dan Taiwan.

Baca Juga :  PENGEMBANGAN ENERGI TERBARUKAN UNTUK PERCEPAT TARGET NTB NET ZERRO EMISSION MENUJU NTB GEMILANG

Kalau kita benar benar memikirkan bangsa, ijinkan Jokowi untuk menyelesaikan persoalan yang ada dulu, sambil mempersiapkan calon penggantinya yang sudah bener bener siap sebagai penerus kinerja beliau.

Amerika sebagai negara adikuasa yang sistemnya sudah jalan masih bisa terkena krisis saat ini. Apalagi negara kita, yang sistem nya belum rampung dan masih banyak yang harus dibenahi.

Jangan sampai rakyat jadi korban atas orang orang yang haus kekuasaan untuk memimpin negeri yang kaya ini. Jangan juga sia siakan apa yang sudah terbangun. Program program Jokowi belum tuntas sepenuhnya. Ganti Presiden, sudah pasti ganti kebijakan.

Bayangkan, saking kayanya negeri kita, sehingga sekalipun dirampok, tetap saja kaya. Jadi apabila kita jaga bersama, maka kita akan menjadi negara no 1 di dunia.

Untuk mencapai impian yang namanya Indonesia maju menuju Indonesia Pulih lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat, maka program bangsa harus terlaksana.
Sebagai orang yang waras Persatuan dan Kesatuan bangsa dibawah kedaulatan Merah Putih harus ditegakkan demi Indonesia Raya Indonesia yang kita cintai dan banggakan tutup Sandra. (Guruh)

Berita Terkait

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan
Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas
Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Bekali Siswa Baru SMKN 32 dengan Pemahaman Kenakalan Remaja dan Konsekuensi dalam KUHP Baru
Pengajian rutin mingguan Majlis ta’lim Bangun Lestari Pisangan Ciputat Timur 
Menko Yusril Ihza Mahendra di UIN Jakarta Soroti Pentingnya Etika Peradaban dalam Penegakan Hukum
Berita ini 196 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06 WIB

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB

Senin, 20 Juli 2026 - 22:51 WIB

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:30 WIB

Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:10 WIB

Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru

Berita Terbaru

Tenar News

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:51 WIB