PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Silaturahmi Presiden dengan Ulama dan Pimpinan Ormas Islam*

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Tenarnews9.com,-Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) menyambut baik pertemuan dan silaturahmi antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan para ulama, kiai, pimpinan pondok pesantren, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta.6/3/26

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar KH. Embay Mulya Syarief hadir secara langsung bersama sejumlah tokoh umat Islam lainnya. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan di bulan suci Ramadhan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan para ulama.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan perkembangan geopolitik global, khususnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan dan kepentingan Indonesia. Presiden juga meminta pandangan serta dukungan para ulama terkait sikap dan langkah Indonesia dalam merespons situasi tersebut.

Baca Juga :  𝘖𝘱𝘪𝘯𝘪 Media Nasional Tenarnewstv9...

Presiden menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah dalam merespons dinamika geopolitik global tetap berlandaskan pada kepentingan nasional, serta bertujuan menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar KH Embay Mulya Syarief mengapresiasi langkah Presiden yang membuka ruang dialog dengan para ulama dan pimpinan ormas Islam.

“Kami mengapresiasi silaturahmi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dengan para ulama dan pimpinan ormas Islam. Pertemuan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus mendengar pandangan dan aspirasi umat dalam menjaga persatuan bangsa serta menghadapi berbagai tantangan nasional maupun global,” ujar Kyai Embay.

Baca Juga :  Anies Baswedan tawarkan program kerja bila terpilih jadi presiden

Menurutnya, dialog antara pemerintah dan ulama menjadi hal penting agar berbagai kebijakan negara tetap sejalan dengan nilai-nilai keumatan serta kepentingan kebangsaan.

“Mathla’ul Anwar memandang komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan para ulama sangat penting, terlebih di tengah dinamika geopolitik dunia, termasuk konflik di Timur Tengah. Semangat persatuan dan kebijaksanaan harus terus dijaga agar Indonesia dapat berperan mendorong perdamaian dunia sekaligus melindungi kepentingan nasional,” tambahnya.

Sebagai organisasi Islam yang memiliki komitmen kuat dalam bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan, PB Mathla’ul Anwar siap terus berkontribusi dalam menjaga persatuan umat, memperkuat moderasi beragama, serta mendukung pembangunan nasional yang berorientasi pada kemaslahatan rakyat.( Red )

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru