Raih Penghargaan Kota Pangan Aman tahun 2024,Mohamad Idris Wali Kota Depok Libatkan Berbagai Sektor

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Depok-Tenarnewstv9:
Dengan didampingi Pj Sekda Nani Susana Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menyerahkan Piagam Penghargaan dari BPOM kepada Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati pada apel pagi ASN Pemkot Depok di Lapangan Apel Balai Kota Depok,Senin, 03/02/05

menorehkan prestasi di bidang keamanan pangan tahun 2024 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyerahan tersebut Wali Kota Depok,Idris menyerahkan piagam penghargaan itu kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liziawati
Penghargaan ini diberikan karena Kota Depok berhasil meraih peringkat pertama sebagai Kota Pangan Aman di Regional Barat dalam Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2024.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja sama lintas Perangkat Daerah (PD), termasuk Dinkes, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM).

Ia menekankan bahwa pengawasan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinkes saja, tetapi juga melibatkan berbagai sektor, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ini bukan sekadar izin usaha, tetapi juga melibatkan berbagai sektor yang terkait dengan keamanan pangan. Semua PD berperan, termasuk UMKM,” ungkap Mohammad Idris.

Baca Juga :  WUJUD NYATA KEDEKATAN POLRI DENGAN WARGA, BHABINKAMTIBMAS RUTIN LAKSANAKAN SAMBANG

“Oleh karena itu, dalam penerapan keamanan pangan, pengawasan dilakukan hingga ke pasar-pasar dan pelaku UMKM. Insha Allah, dengan sistem ini, keamanan pangan di Kota Depok bisa dijamin,” ujarnya.

Menurutnya, fasilitas untuk perizinan dan pelatihan sudah tersedia, sehingga para pengusaha diharapkan lebih bersemangat dalam menjaga kualitas produk mereka.

Ia juga mengimbau para pelaku usaha, khususnya di bidang pangan, untuk segera mengurus izin dan memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, menyampaikan bahwa ini adalah kali kedua Kota Depok menerima penghargaan serupa setelah sebelumnya meraih prestasi yang sama pada tahun 2023.

Penghargaan ini diberikan kepada kabupaten/kota yang menunjukkan komitmen dalam menciptakan lingkungan pangan yang aman, mulai dari bahan mentah hingga produk jadi.

“BPOM memberikan penghargaan ini kepada daerah yang konsisten dalam menjaga keamanan pangan. Ini bukan hanya kerja Dinkes, tetapi juga lintas perangkat daerah. Selain itu, ada beberapa tahapan penilaian, mulai dari administrasi, paparan dan tanya jawab, hingga kunjungan lapangan,” jelasnya.

Baca Juga :  MoU Beasiswa Ganesha dengan DPP KNPI Untuk Indonesia.

Dalam proses penilaian, tim BPOM melakukan kunjungan ke berbagai lokasi di Kota Depok.

Tahun sebelumnya, kunjungan dilakukan ke pasar dan Unit Pengolahan Hasil (UPH), sedangkan tahun ini, kunjungan mencakup restoran, industri rumah tangga pangan, serta tempat penyimpanan daging.

Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pelaku usaha telah mengikuti prosedur perizinan, penyuluhan keamanan pangan, dan menerapkan manajemen yang baik dalam proses produksi.

Lebih lanjut, dalam kompetisi ini, Kota Depok bersaing dengan beberapa daerah lain di Regional Barat, seperti Kota Solo, Kabupaten Banyumas, Metro Lampung, dan Yogyakarta.

Penghargaan ini menjadi motivasi bagi pelaku usaha di Depok untuk terus meningkatkan standar keamanan pangan mereka.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah daerah, tetapi juga untuk para pelaku usaha di bidang pangan,” ungkap.

“Dengan adanya standar yang jelas, mulai dari perizinan industri rumah tangga pangan, penyuluhan keamanan pangan, hingga sertifikasi LHS bagi restoran, masyarakat Kota Depok maupun luar Depok dapat lebih yakin bahwa produk pangan yang mereka beli aman dan berkualitas,” pungkasnya. (Muryanto)

Berita Terkait

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI ERA DIGITAL KIAN ANDALKAN DATA DAN TEKNOLOGI
IMPLENTASI MANAJEMEN STRATEJIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN
On the evening of December 6, 1735, in London, it was five o’clock. The stone
Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah, M.Mardiana: Perlu dan Rutin Harus dilaksanakan.
Pentingnya Menjaga Jejak Digital dalam Pandangan Islam
13 th Muslim Live Fair 2025, MAFAAZAA Resmi Luncurkan Koleksi Pakaian Couple Syar’i
Kapolda NTB Jadi Nominator Terbaik “He For She” Polri Award 2025
Jaga Soliditas dan Keberlanjutan Organisasi, Partai Demokrat Tunjuk PLT Ketua DPD NTB
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:56 WIB

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI ERA DIGITAL KIAN ANDALKAN DATA DAN TEKNOLOGI

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:20 WIB

IMPLENTASI MANAJEMEN STRATEJIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Senin, 8 Desember 2025 - 09:46 WIB

On the evening of December 6, 1735, in London, it was five o’clock. The stone

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:29 WIB

Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah, M.Mardiana: Perlu dan Rutin Harus dilaksanakan.

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:43 WIB

Pentingnya Menjaga Jejak Digital dalam Pandangan Islam

Berita Terbaru

Tenar News

IMPLENTASI MANAJEMEN STRATEJIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Selasa, 9 Des 2025 - 17:20 WIB

Tenar News

Pentingnya Menjaga Jejak Digital dalam Pandangan Islam

Sabtu, 6 Des 2025 - 21:43 WIB