JAM-Pidum Sambut Riset Digitalisasi World Bank-KDI Di Kejaksaan

- Jurnalis

Selasa, 26 November 2024 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta –,Tenarnews.com,- Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum), Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, menerima kunjungan delegasi World Bank dan Korea Development Institute (KDI) di Gedung JAM-Pidum, Selasa (26/11/2024). Pertemuan ini bertujuan mendukung transformasi digital dalam sistem peradilan Indonesia, termasuk di Kejaksaan RI.

Dalam sambutannya, JAM-Pidum menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini, sejalan dengan upaya Kejaksaan RI dalam mewujudkan Single Prosecution System dan transformasi penuntutan. Transformasi ini diwujudkan melalui peningkatan kapasitas, akuntabilitas, dan profesionalisme jaksa, serta optimalisasi teknologi informasi dalam proses penegakan hukum.

“Saat ini, Kejaksaan RI telah menerapkan program Chainanalysis Reactor untuk meningkatkan kemampuan jaksa dalam menangani kejahatan terkait transaksi kripto. Saat ini, enam jaksa telah bersertifikasi internasional, dan dalam waktu dekat akan ada tambahan 30 jaksa dengan kualifikasi serupa,” ujar Prof. Asep.

Ia juga memaparkan implementasi Case Management System (CMS) dan Sosialisasi Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Online. CMS merupakan basis data perkara yang terus berkembang dan telah terintegrasi dengan berbagai sistem informasi lain, sehingga meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penanganan perkara.

Baca Juga :  Kemenag RI Beri Bantuan Al-Qur'an & Surah Yaasin Kepada MT Wartawan Depok

Executive Director Center for International Development (CID), Dr. Jungwook Kim, menyatakan kekagumannya terhadap paparan JAM-Pidum. Menurutnya, transformasi digital yang dilakukan Kejaksaan RI tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia, menciptakan keseimbangan antara teknologi dan kompetensi.

Baca Juga :  Raja Agung Nusantara Ketum DPP GMPRI Akan Melayangkan Surat Kepada Kemenrestekdikti RI

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung digitalisasi sistem peradilan Indonesia. Transformasi ini dipandang penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan profesionalisme dalam penegakan hukum.

Hadir dalam pertemuan ini, Direktur D JAM-Pidum Agus Sahat Lumbon Gaol, S.H., M.H., serta Koordinator Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Anton Delianto, S.H., M.H. Sementara, delegasi World Bank-KDI melibatkan beberapa pakar, termasuk Dr. Joonmo Ahn dari Korea University dan Senior Research Associate CID, Mr. Seon Ah Lee.( RED )

 

Berita Terkait

Guru Besar STIK: Hoaks hingga Malinformasi Ancam Integritas Demokrasi
PDIP Siapkan Fasilitasi Kesehatan Gratis
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Silaturahmi Presiden dengan Ulama dan Pimpinan Ormas Islam*
AS-Israel Kobarkan Perang di Iran, Presiden Forum Kebangsaan Samianto; Indonesia Angkat Kaki dari Board of Peace
PERADI PROFESIONAL Hadir Bukan Sebagai Tandingan Tetapi Menjawab Tantangan Nyata Dunia Hukum Indonesia
Kejanggalan Mutasi 392 ASN Pemprov NTB, Jabatan Tak Sesuai SK hingga Pejabat Pensiun Tetap Dilantik
MUI Desak Prabowo Keluarkan Indonesia dari Board of Peace
Galian C”Ilegal” Cut and fell dilokasi lahan seluas 9,3 hektare Kuat dugaan Pemkat “tutup mata”
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:26 WIB

Guru Besar STIK: Hoaks hingga Malinformasi Ancam Integritas Demokrasi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:01 WIB

PDIP Siapkan Fasilitasi Kesehatan Gratis

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:04 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Silaturahmi Presiden dengan Ulama dan Pimpinan Ormas Islam*

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:58 WIB

AS-Israel Kobarkan Perang di Iran, Presiden Forum Kebangsaan Samianto; Indonesia Angkat Kaki dari Board of Peace

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:47 WIB

PERADI PROFESIONAL Hadir Bukan Sebagai Tandingan Tetapi Menjawab Tantangan Nyata Dunia Hukum Indonesia

Berita Terbaru

Tenar News

PDIP Siapkan Fasilitasi Kesehatan Gratis

Sabtu, 7 Mar 2026 - 19:01 WIB