
Jakarta, Tenarnews.com,-Lama menghilang dari peredaran politik nasional setelah melalui diskusi panjang di dorong oleh keinginan luhur para senior. Presiden Forum Kebangsaan ini memutuskan berlabuh pada PPP sebagai kendaraan politiknya untuk maju calon legislatif pemilu 2024 dapil NTB 2 yang meliputi wilayah pemilihan pulau Lombok.
Ditemui media pasca penyerahan berkas di kantor DPP jln. Diponegoro. Beliau menuturkan; ” Hari ini Senin tgl 17 April bertepatan dengan tgl 27 Ramdhan hari Lailatul Qadar saya menyerahkan berkas persyaratan calon di ruang Pemenangan DPP PPP lantai dua yang diterima lansung komisi pemberkasan partai Fahmi Ismail “. Ungkapnya.

Sebagai mantan aktivis ’98 semasa kuliah aktif di pergerakan pernah menduduki ketua senat, pengurus DPP KNPI. MCMI, PJMI, Himalo, Ormas Islam, KAHMI, mendirikan OKP nasional, sebagai anggota MPI. Berbuat sesuatu sekecil apapun untuk kemaslahatan adalah filosofi kehidupan beliau. Tutur mantan penggagas partai pemuda ini.
Mengenang pergerakan sejak di bangku kuliah setelah bergabung dengan HMI ditambah dengan aliran darah Pejuang dari sang ayah bahkan sang kakek yang juga sudah dikenal masyarakat Lombok sebagai tokoh masyarakat adat tempat semua persoalan kemasyarakatan diputuskan bersama. Berugak sebagai pendopo utama tempat musyawwarah model adat Sasak masih berdiri tegak sejak sebelum kemerdekaan sebagai bukti sejarah ketokohan leluhur beliau.
Sebagai penggiat dibidang pendidikan, sosial dan ekonomi beberapa yayasan beliau dirikan bersama rekan sahabat perjuangan all : yayasan reaksi cerdas indonesia, Atlantis dan siap berkiprah melanjutkan Lembaga Pendidikan yang ditinggalkan almarhum Ayah. Saat ini menjadi pelayanan anak bangsa sebagai wakil Dir. kerjasama dan Pengambangan di kampus Ganesha Jakarta. Tutur Presiden Forum Kebangsaan ini.
Sebagai mantan aktivis dan penggiat pendidikan dan ekonomi yang sedang belajar terjun dalam dunia bisnis sedang merancang skema membangun kawasan ekonomi khusus bidang pertambangan untuk kedaulatan ekonomi bangsa di bidang pertambangan, energi dan pangan.
Bagi dirinya terjun dalam dunia politik hanyalah sekedar hobi melayani sebagai penyambung lidah rakyat untuk tatanan kehidupan berbangsa bernegara yang lebih bermartabat. Pilihan berlabuh di PPP mengingat partai ini adalah rumah besar ummat Islam yang merupakan partai lama yang plural dan moderat.( Red )
