Dirut PT Pusri yang dinilai memiliki rekam jejak kurang baik

- Jurnalis

Rabu, 18 Mei 2022 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Selatan, TENARNEWS TV9.com.
Keluarga Besar Mahasiswa Sriwijaya Bersatu melayangkan krtitik yang lugas terhadap perusahaan primodial yang berpusat di bumi Sriwijaya, dalam hal ini mengarah ke sosok Dirut PT Pusri yang dinilai memiliki rekam jejak kurang baik.

Kepemimpinan perusahaan PT Pusri saat ini sedikit mencoreng dunia profesional dalam suatu kepemimpinan perusahaan salah satu BUMN dalam bidang penyediaan subsidi pupuk untuk pertanian di Indonesia.

Untuk menjaga kestabilan menejemen dan profesionalitas perusahaan tentu sosok pemimpin (Direktur Utama) dalam hal ini harus memiliki rekam jejak dan kredibilitas yang mumpuni dan bersih, baik personalia ataupun kinerja profesional.

Melirik rekam jejak, pucuk pimpinan PT Pusri saat ini yakni bapak Tri Wahyudi Saleh yang saat ini menjabat sebagai direktur utama (Dirut) PT Pusri terbilang kurang mumpuni.

Baca Juga :  KEJAWEN : Hari Wayang Nasional dan Menyambut Mas Ganjar Pranowo Sebagai Calon Presiden RI

Sebagaimana bisa kita lihat dilaman berita berapa tahun lalu menyebutkan bahwa, bapak Tri Wahyudi Saleh diduga tersandung kasus suap pengelolahan distribusi gula tepatnya pada tahun 2019 lalu, saat itu beliau menjabat sebagai Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog.

Berkaca hal ini tentu profesionalitas dan kredibilitas kepemimpinannya di PT Pusri sebagai Direktur Utama akan mengkhawatirkan jalannya perusahaan salah satu pupuk terbesar di Indonesia dan mengancam tercorengnya prospek kerja BUMN bidang penyediaan pupuk kedepannya.

Untuk itu, disini kami meminta kepada kementerian BUMN untuk menon-aktifkan beliau selaku Direktur Utama PT Pusri dan mencari pengganti yang mumpuni yang tidak memiliki rekam jejak yang jelek, sehingga tidak akan mencoreng nama baik BUMN dan PT Pusri itu sendiri.

Selain itu kami meminta kepada komisi pemberantasan korupsi untuk memanggil dan memeriksa kembali bapak Tri Wahyudi Saleh selaku dirut PT Pusri terkait dugaan kasus yang pernah menyandungnya,dalam kajian sementara yang dilakukan keluarga mahasiswa sriwijaya harus dilakukan pengusutan sampai tuntas terkait permasalahan yang menyandungnya.

Baca Juga :  Berapa Gaji dan Tunjangan Paspampres " cuplikan "

Dalam hal ini Fajri selaku koordinator Keluarga Mahasiswa Sriwijaya Bersatu menuturkan “kami selaku mahasiswa dan pemuda yang berasal dari bumi sriwijaya merasa malu salah satu BUMN besar yang berada di bumi sriwijaya tersandera kasus dugaan suap di jabatan yang sebelumnya di emban oleh beliau. Oleh karena itu, hal ini harus segera dituntaskan dan rencana dalam beberapa waktu yang akan datang kami akan mengadakan aksi penyampaian pendapat di depan gedung kpk dan di kementerian BUMN terkait permasalahan tersebut.”tuturnya melalui pesan singkat..
rls, keluarga besar mahasiswa Sriwijaya

APRIANTO,ST.

Berita Terkait

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan
Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas
Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Bekali Siswa Baru SMKN 32 dengan Pemahaman Kenakalan Remaja dan Konsekuensi dalam KUHP Baru
Pengajian rutin mingguan Majlis ta’lim Bangun Lestari Pisangan Ciputat Timur 
Menko Yusril Ihza Mahendra di UIN Jakarta Soroti Pentingnya Etika Peradaban dalam Penegakan Hukum
Berita ini 385 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06 WIB

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB

Senin, 20 Juli 2026 - 22:51 WIB

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:30 WIB

Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:10 WIB

Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru

Berita Terbaru

Tenar News

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:51 WIB