UPTD Puskesmas Kedaung Beberkan Cara Dapat Vaksin Booster

- Jurnalis

Jumat, 18 Februari 2022 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TenarnewsTv9, Depok

Setelah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis primer lengkap, untuk meningkatkan proteksi individu terutama pada kelompok masyarakat rentan terhadap virus Covid-19
maka dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sejak awal bulan Januari tahun 2022 sudah mulai memberikan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster.

Dan bagi warga yang ingin divaksin, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa mendapatkan layanan tersebut, salah satunya E-Tiket Jadwal Vaksin Lanjutan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Kedaung, Kecamatan Sawangan Kota Depok, Anugrah Sri Handayani mengatakan, di tempat kerjanya vaksinasi booster sudah di laksanakan sejak 7 Februari 2022. Dengan target sasaran 50 penerima vaksin per hari.

Baca Juga :  <em>BAPPILU PUSAT PBB Mulai Konsolidasi Ke Banten 1</em>

” Kami hanya melayani yang sudah mendapatkan e-tiket di aplikasi Peduli Lindungi, ” tuturnya,Selasa (15/02/22) kemarin.

Namun, lanjut Sri, sayangnya masih banyak masyarakat yang bingung cara mendapatkan E-Tiket Jadwal Vaksinasi Lanjutan.

Dia menjelaskan, tahap awal, masyarakat dapat membuka aplikasi PeduliLindungi. Kemudian, klik gambar di bagian kiri atas, yang menampilkan data identitas.

Selanjutnya, pilih dan klik riwayat vaksinasi dan tiketnya. Lalu, pilih nama orang yang akan dicek tiket vaksinasinya dan klik nama orang tersebut.

Baca Juga :  Daftar Gaji Terbaru KPPS, Pengawas TPS dam Saksi Linmas 2024, Warga Wajib Tahu, Simak!

“Nanti akan muncul nomor tiket vaksinasi mulai dari pertama hingga tiket ketiga. Jika sudah terbit tiket dan vaksinasinya, maka masyarakat dapat mengecek tanggal tiket vaksinasi lanjutan dapat digunakan di fasilitas kesehatan dengan mengklik pilihan status vaksinasi dan hasil tes Covid-19,” paparnya.

Kepala UPTD Puskesmas Kedaung juga mengimbau, kepada kader dan RT-RW agar warganya segera melakukan vaksinasi lanjutan. Tentu, bagi yang sudah memiliki E-Tiket Vaksinasi Lanjutan.

“Bila belum memiliki tiket, kami juga sudah membagikan tutorial ini ke masyarakat melalui media sosial Puskesmas Kedaung,” tutupnya. (Emy)

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru