Muktamar, Momentum Menentukan Arah Baru NWDI

- Jurnalis

Rabu, 12 Januari 2022 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenarnewstv9- JAKARTA BARAT – Gaung Muktamar NWDI membahana menyapa ruang Nusantara. Ini semua tidak lepas dari banyaknya abituren (alumni) dan pencinta Maulana TGH KH M Zainuddin Abdul Madjid yang terus menyambungkan informasi muktamar.

“Gaung ini menghiasi laman media sosial semisal IG, facebook, twitter,” ujar Ketua PD NWDI Jakarta Barat Samainto M dalam rilisnya, Rabu (12/01/2022).

Kalau melihat sejarah, Muktamar NWDI kali ini menjadi sangat menarik, mengingat NWDI sebagai madrasah yang lahir jauh sebelum kemerdekaan tepatnya di tahun 1936 dan diresmikan pada tahun 1937.

“Perlu pembahasan mendalam sehingga muktamar yang diadakan sekarang ada kaitannya lansung walaupun sebagai organisasi baru berumur satu tahun,” tegasnya.

Sebagai wadah organisasi perkumpulan NWDI bertekad menata diri untuk tumbuh berkembang menjadi organisasi moderen, terbuka, profesional.

Semua ide dan gagasan untuk kemajuan organisasi disuarakan bersama menyatukan pikiran, langkah dan gerakan membangun NWDI yang profesional bermartabat, unggul berkelas internasional.

Sejalan dengan pidato awal TGB, kata Samainto, organisasi NWDI didirikan sebagai wadah berkumpul yang bersifat organisasi terbuka, moderat, profesional dan moderen, adanya pendelegasian.

“Ini adalah antitesa dari roh perjuangan Maulana baik dari organ NBDI maupun NW karena NWDI adalah induknya. Untuk selalu mengenang para pendahulunya,” tuturnya.

Ia menegaskan, memaknai sejarah harus terus berkesinambungan. Hal itu penting agar sanadnya tidak terputus. Sebagai sebuah cerita sejarah yang akan dikenal generasi penerus.

Baca Juga :  Wali Kota Tangsel Galang Dana untuk Palestina, Terkumpul Ratusan Juta Rupiah

Karena itu, perlu perumusan bentuk agar muktamar ini adalah melanjutkan dan melengkapi NWDI yang berdiri di tahun 1936 sehingga ada keterkaitannya baik sebagai wadah pendidikan maupun wadah perkumpulan.

“Muktamar kali ini menyempurnakan atau sebagai rentetan acara dari tahun 1936 yang baru dilaksanakan tahun ini, boleh jadi karena kekurangan kelengkapan organisasi dan kondisi kebangsaan saat itu yang masih belum stabil akibat kolonialisme,” kenangnya.

Muktamar NWDI pertama ini melanjutkan NWDI 1936 harus di maknai sebagai ajang silaturrahiem nasional, menata organisasi, serta mengokohkan semangat kebersamaan antara semua pengurus, abituren dan pencinta Maulana.

Merumuskan agenda-agenda keummatan dan kelembagaan yang revolusioner. Menguatkan lembaga ekonomi, pendidikan dan pemberdayaan pengurus serta anggota sehingga memiliki skil keterampilan sebagai bekal mencari penghidupan.

Menurutnya, model rancang bangun organisasi ke depan dibutuhkan produktivitas organisasi. Pengurus harus terus berinovasi melahirkan kebaruan, gagasan dan ide serta lompatan kerja.

Mengingat hari ini dan ke depan, sudah masuk dalam era teknologi. Organisasi dituntut untuk kerja cepat dan terampil dalam mengelola informasi, terutama dalam ikut serta berkonstribusi melahirkan gerakan ekonomi sosial.

Baca Juga :  DIDUGA LANGGAR PPKM, GARMENT KENLEE "KANGKANGI"KEBIJAKAN CAMAT

“NWDI sebagai organisasi modern harus dapat meletakkan kader untuk menduduki kepengurusan yang memiliki kecakapan dan keahlian di bidangnya dari semua unsur, wilayah, dan dari latar belakang yang berbeda,” harapnya.

Dengan demikian NWDI akan dapat

lompatan kerja dalam memajukan organisasi terlebih saat ini dunia sudah sangat terbuka dan kompetitif.

Ia menilai, arah baru gerakan organisasi NWDI sudah meninggalkan politik kekuasaan menuju politik kesejahteraan. Karenanya orientasi NWDI harus bisa menangkap sinyal perubahan tersebut.

“Jika tidak organisasi hanyalah lambang tanpa mampu berbuat banyak untuk ummat dan bangsa yang pada gilirannya akan musnah ditelan zaman,” paparnya.

Namun semua akan terwujud dengan kemauan dan visi besar organisasi dan akan selalu hidup serta mampu melakukan konsolidasi sehingga dirasakan kemanfaatannya oleh anggota serta menebar kemaslahatan dan kesejahteraan.

Organisasi yang demikian akan senantiasa hidup terlebih mampu merangkul semua anak bangsa untuk dapat duduk berbaur bersama dalam wadah NWDI yang utama berada dalam satu mazhab ahlussunah wal jamaah.

“Dengan demikian cita cita membangun NWDI yang moderen, moderat, profesional dan terbuka menjadi nyata bukan hanya selogan kosong. Selamat bermuktamar para delegasi hebat harapan nusa bangsa untuk kemajuan dan peradaban baru Indonesia mercusuar dunia,” harapnya. (Redaksi)

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru