Muktamar NWDI I Berhidmat Untuk Ummat Bangun Indonesia Jaya

- Jurnalis

Senin, 31 Januari 2022 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muktamar NWDI I yang diikuti oleh 1.200 peserta berasal dari utusan 27 Provensi hadir mengikuti muktamar baik secara onlie dan offline mengambil tema ” Berhidmat Untuk Ummat Bangun Indonesia Jaya” berlokasi di tanah kelahirannya di Pancor Lombok Timur NTB.

Ketum NWDI Terpilih 2022 -2027 TGB

muktamar yang diadakan tiga hari dengan rangkaian acara paramuktamar diisi seminar melalui zoom secara nasional dan diikuti beberapa perwakilan luar negri. Dilanjutkan Muktamar yang dibuka resmi oleh Presiden RI Jokowi dan ikut mengisi acara muktamar Mentri Agama, Mentri pariwisata.

Hadir dalam acara pembukaan muktamar Gubenur dan wakil gubenur, bupati Lombok timur, bupati Dompu, wakil bupati Baire Kalimantan timur, Kapolda, Dandim, dan peserta muktamirin/Mirot yang berasal dari 27 Provensi baik sebagai perserta maupun utusan.

Dalam sambutan awalnya bapak Gubenur NTB Zulkiflimasyah menyampaikan;

” Dunia saat ini sudah berada pada Era fest/ Metta fest dimana saat ini semua acara ataupun kegiatan tidak harus kita hadiri lansung tapi terasa berada dalam arena, sekalipun kita berloaksi ditempat lain. Menurut penelitian berkebangsaan Belanda. Organisasi yang bisa bertahan hidup sampai 600-700 tahun sekalipun ternyata ada. Tapi ada juga organisasi yang hanya mampu bertahan hidup sampai 5-6 tahun lalu bubar”. Ungkapnya.

Baca Juga :  Universitas Pertahanan RI Buka Beasiswa S2-S3, Bebas Biaya Kuliah

Lanjut beliau, “Ada empat komponen yang harus dimiliki organisasi jika ingin bertahan lama;
Pertama, organisasi adaptip terhadap lingkungan perubahan. Tidak kaku tapi fleksibel dengan kondisi zaman.
Kedua, Punya edentitas memiliki karakteristik. Organisasi memiliki budaya qultur yang terus dipegang teguh amalan sebagai cirikhas organisasi.
Ketiga, Memberikan ruang kepada semua ide hadir. Gagasan kebaruan dari semua lapisan pengurus harus di dengar sehingga suasana terus hidup.
Keempat, Simestrik dalam bidang keuangan. Harus mampu menghemat keuangan dan harta organisasi tidak menghambur hamburkan di jalan yang tidak atau kurang bermamfaat”. Jelasnya.

Sementara TGB.Zainul Majdi dalam sambutannya;
“Saya yg diamanatkan memimpin NWDI terimakasih atas semua kepercayaan Muktamirin/ Mirot. NWDI adalah wadah perhidmatan. Konsep berhidmat itu :

  1. Dan tidaklah kalian diperintahkan untuk beribdah(Firman). Maka NWDI ini adalah wadah perhidmatan. Ada empat hal pokok dalam perhidmatan yaitu:
    a. Niat harus terjaga ikhlas
    b. Prosesnya harus baik semua dilibatkan kearifan budaya lokal dipakai.
    c. Substansi harus baik
    d. Dilakukan dengan kepahaman dan pengertian. Sebagai gerakan Nahdoh.
  2. Organisasi bersifat ukhwah : ukwah Islamiyah,wathoniyah,nahdiyah, insaniyah, basriyah. Semua ini harus saling melengkapi menguatkan.
  3. Wadah perjuangan yang menjaga memegang teguh amanat menjaga bangsa adalah Fardu ain. Alamru iza doko ittasaat.
Baca Juga :  DEKLARASI ACEH ,RAJA DAN SULTAN NUSANTARA DUKUNG KEMBALI UUD 1945

Semantara Presiden dalam sambutannya,” Pendiri NWDI bukan hanya dikenal dikenal sebagai Pahlawan Nasional tapi Beliau adalah Motor penggerak kemajuan ummat.
Memiliki visi besar mencapai kemajuan itu harus dengan pendidikan. Beliau aktip mendirikan madrasah di pelosok². Tugas kita meneruskan perjuangannya kecintaannya yg teguh pada negara tercermin dalam tindakan dan ajarannya”.

“Bonus demokrafi harus menjadi keunggulan bukan malah menjadi bencana. Kita harus kerja keras dan cepat utk mengejar ketinggalan dari negara lain. Disamping memiliki karakteristik juga harus memiliki kereativitas. Penguatan SDM penting dari sisi kualitas dan keunggulan”. Ujarnya.

TGH.Zainudin Abdul Majid Matahari dari timur pendiri NWDI, NBDI,NW sejak 87 tahun yang lalu selalu dan akan selamanya dikenal. Abul Madaris dan Abul yatama adalah sematan beliau. Waksiat beliau dihafal oleh semua santrinya yang terukir ” semamafaat kalian padaku adalah yang memberikan manfaat pada Nahdatul Wathon dan seburuk buruk kalain adalah yang merugikan Nahdatul Wathon.

Acara berjalan sangat hidmat penuh kesukuran dan sangat meriah. (red)

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru