Mengingat Akhir Zaman Lewat Wisata Religi: Diki Candra Ajak Umat Tafakur di Bukit Lebah Subang

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang,Tenarnews.com,- 20 Februari 2026 – Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern yang serba cepat, suara perenungan tentang makna hidup dan akhir zaman kembali digaungkan. Ketua Gerakan Akhir Zaman (GAZA), Diki Candra mengajak umat untuk menguatkan spiritualitas melalui wisata religi di , Kabupaten , Jawa Barat.

Menurut Diki, wisata religi bukan sekadar perjalanan fisik menuju tempat yang indah, tetapi juga perjalanan batin untuk mengingat hakikat kehidupan dan mempersiapkan diri menghadapi akhir zaman.

 

Dalam pandangannya, Bukit Lebah memiliki daya tarik tersendiri. Lanskap perbukitan yang tenang, udara yang sejuk, serta panorama alam yang luas menjadi ruang ideal untuk tafakur dan muhasabah.

“Di tempat seperti ini, manusia diingatkan bahwa dunia hanyalah persinggahan. Alam yang luas dan sunyi membuat hati lebih mudah tersentuh untuk mengingat Allah dan memikirkan kehidupan setelah mati,” ujar Diki.

Ia menegaskan bahwa fenomena akhir zaman bukan untuk ditakuti secara berlebihan, melainkan dijadikan pengingat agar umat semakin memperbaiki akhlak, memperkuat ibadah, dan meningkatkan kepedulian sosial.

Baca Juga :  Tangani Banjir di Jalan Dewi Sartika, Pemkot Depok Bangun Kordinasi.

Diki Candra menilai, tantangan terbesar umat saat ini bukan hanya persoalan ekonomi atau politik, tetapi juga krisis moral dan spiritual. Ia menyebut berbagai gejala sosial mulai dari lunturnya nilai kejujuran, meningkatnya konflik, hingga melemahnya solidaritas—sebagai tanda pentingnya kebangkitan kesadaran ruhani.

“Wisata religi di Bukit Lebah menjadi salah satu cara membangun kesadaran kolektif. Kita berkumpul, berdzikir, berdiskusi, dan saling menguatkan,” katanya.

Kegiatan yang digelar GAZA di lokasi tersebut biasanya diisi dengan kajian akhir zaman, doa bersama, refleksi diri, serta ajakan untuk memperbanyak amal saleh. Bagi Diki, pendekatan ini lebih efektif karena menyentuh hati, bukan sekadar wacana.

Salah satu fokus utama GAZA adalah melibatkan generasi muda. Diki melihat bahwa anak-anak muda membutuhkan ruang spiritual yang relevan dan inspiratif.

“Anak muda jangan hanya dikenalkan pada wisata hiburan. Mereka juga perlu diajak ke tempat yang menumbuhkan kesadaran spiritual, agar tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus digitalisasi,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Kota Depok Sahkan Perubahan APBD 2023 dalam Rapat Paripurna

.

Menurutnya, Bukit Lebah bisa menjadi simbol gerakan kebangkitan ruhani yang damai dan inklusif. Alam menjadi guru yang mengajarkan ketenangan, kesederhanaan, dan kebesaran Sang Pencipta.

Spirit Persiapan, Bukan Ketakutan

Diki Candra menekankan bahwa mengingat akhir zaman bukan berarti hidup dalam ketakutan. Justru sebaliknya, hal itu menjadi motivasi untuk hidup lebih bermakna.

“Akhir zaman adalah pengingat bahwa waktu kita terbatas. Maka, gunakan waktu untuk kebaikan, untuk menebar manfaat, dan memperbaiki diri,” tegasnya.

Melalui wisata religi di Bukit Lebah, GAZA berharap lahir generasi yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual. Sebab, menurut Diki, keseimbangan antara ilmu, iman, dan amal adalah kunci menghadapi berbagai tantangan zaman.

Di tengah perubahan dunia yang begitu cepat, pesan dari perbukitan sunyi di Subang itu terasa sederhana namun mendalam: kembali pada nilai-nilai keimanan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan yang kekal.(Gr)

Berita Terkait

Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas
Wakil Walikota Depok hadiri pelantikan pengurus persatuan Gereja
KASTA NTB BERSAMA PERHIMPUNAN PEMUDA SASAK LOMBOK DATANGI BKD HEARING PUBLIK
Reshuffle Kabinet, Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru di Istana
Semarak Halal Bihalal Himalo di Jakarta: Tradisi Peresean “Guncang” Ibu Kota, Bukti Kelestarian Budaya Sasak
Membangun Ekonomi NTB Melalui Industri Peternakan Sapi dan Inovasi Usaha
HIMPUNAN MASYARAKAT LOMBOK DIASPORA MENDUKUNG PENUH PEMERINTAHAN PRABOWO -GIBRAN
Mukerwil JSIT Banten 2026: Saatnya Sekolah Islam Terpadu Naik Kelas dan Berdampak Nyata”*
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:29 WIB

Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas

Rabu, 29 April 2026 - 10:26 WIB

Wakil Walikota Depok hadiri pelantikan pengurus persatuan Gereja

Rabu, 29 April 2026 - 07:00 WIB

KASTA NTB BERSAMA PERHIMPUNAN PEMUDA SASAK LOMBOK DATANGI BKD HEARING PUBLIK

Senin, 27 April 2026 - 16:59 WIB

Reshuffle Kabinet, Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru di Istana

Minggu, 26 April 2026 - 19:11 WIB

Semarak Halal Bihalal Himalo di Jakarta: Tradisi Peresean “Guncang” Ibu Kota, Bukti Kelestarian Budaya Sasak

Berita Terbaru

Tenar News

Reshuffle Kabinet, Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru di Istana

Senin, 27 Apr 2026 - 16:59 WIB