Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Gelar Seminar Nasional Bertujuan Untuk Mengeksplorasi Strategi Peningkatan Pelayanan Kepolisia

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,-Tenarnews/SMSI,-Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) menggelar seminar tentang pelayanan kepada masyarakat. Seminar ini membahas bagaimana Polri bisa meningkatkan pelayanan publik yang lebih responsif.
Seminar ini mengambil tema ‘Mewujudkan Pelayanan Polri yang Responsif dan Berorientasi pada Harapan Masyarakat dalam Menghadapi Tantangan Era 4.0 dan Transformasi Digital,

Hadir dalam acara seminar ini Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia, hingga Komjen Nakanishi Akira dari JICA Program Manager

Kita akan mempelajari bagaimana pelayanan darurat model kepolisian berbasis komunitas hingga strategi customer service yang diterapkan perusahaan seperti Grab yang dapat kita adopsi untuk meningkatkan responsivitas kepolisian,” ujar Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Dadang Hartanto dalam sambutannya di Auditorium STIK, Jakarta Selatan, Senin (17/3/2025).

  1. 0

Irjen Dadang menuturkan, seminar ini merupakan bagian komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akuntabel.

Baca Juga :  Kapolri akan Copot Kapolres, Kapolda Hingga Petinggi di Mabes yang Terlibat Judi Online

Terlebih polisi memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dalam negeri melalui tugas pokoknya, melindungi, mengayomi masyarakat, melakukan penegakan hukum dan harkamtibmas sesuai dengan Pasal 13 UU No 2 Tahun 2002.

Dadang mengungkap pelayanan responsif memerlukan manajemen yang baik. Apalagi saat ini polisi dihadapkan narasi-narasi yang ‘miring’ di media sosial.

Hasil survei oleh posko presisi bahwa masyarakat masih banyak enggan untuk melapor kepada Polri, kurang lebih 47,4 persen. Ini merupakan fenomena yang harus kita tangkap dan pelajari, apalagi beberapa teks misalnya ‘percuma lapor polisi’, ‘no viral no justice’ ini merupakan bentuk fenomena dari pelayanan kepolisian,” ungkap Dadang.

Dia melihat pelayanan kepolisian dihadapkan dengan kondisi masyarakat yang ingin serba cepat dan makin kritis sehingga kepolisian perlu adaptif dengan kondisi itu.

Baca Juga :  DPD NCW EMPAT LAWANG ,MEMPERTANYAKAN ATAS KETERLAMBATAN GAJI ASN GURU DI KABUPATEN EMPAT LAWANG

“Tantangan era 4.0 transformasi digital ini semakin akuntabel dan transparan dilihat oleh berbagai pihak. Sementara dalam satu sisi kita lihat dalam melaksanakan pelayanan kita dihadapkan dengan kejahatan yang semakin canggih, semakin bervariasi dengan modus operandi yang semakin luar biasa untuk dapat membuktikan bahwa kejahatan itu dapat diselesaikan dengan cepat,” jelasnya.

Dengan demikian, hasil seminar ini diharapkan dapat menjadi pijakan penting bagi reformasi kepolisian. Selanjutnya, meningkatkan responsivitas Polri, serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian Indonesia.

  1. Adapun dalam seminar menampilkan hasil penelitian mahasiswa STIK angkatan ke-82 terkait dinamika pelaporan kejahatan dan pentingnya pendekatan empati. Hasil diskusi akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan untuk peningkatan pelayanan publik Polri, termasuk optimalisasi sistem pengaduan dan peningkatan respons terhadap laporan masyarakat.(Guruh)

Berita Terkait

LEBARAN KETUPAT TRADISI LOMBOK NTB
POLDA METRO JAYA BERHASIL MENGUNGKAP CLANDESTINE LAB NARKOTIKA JENIS EKSTASI DAN HAPPY WATER*
Datang Urus SKCK, Pulang Bawa Senyum: Pelayanan Polda Metro Jaya Dipuji
Wakil Bupati Bone dan Jajarannya Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jelang HJB.
SMSI Sikapi Rancangan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme Indonesia 
Ziarah ke Makam Pendiri, GEMA MA Banten Berharap Muktamar XXI Lahirkan Penerus Terbaik
Majelis Ta’lim (MT) balai Wartawan Kota Depok hadiri Open House di Kediaman Ketua DPRD Kota Depok
Di Akhir Ramadhan, Polisi Ungkap Sabu 26,7 Kg Jaringan Medan–Jakarta
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 14:40 WIB

LEBARAN KETUPAT TRADISI LOMBOK NTB

Rabu, 1 April 2026 - 15:57 WIB

POLDA METRO JAYA BERHASIL MENGUNGKAP CLANDESTINE LAB NARKOTIKA JENIS EKSTASI DAN HAPPY WATER*

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:25 WIB

Datang Urus SKCK, Pulang Bawa Senyum: Pelayanan Polda Metro Jaya Dipuji

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:49 WIB

Wakil Bupati Bone dan Jajarannya Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jelang HJB.

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:10 WIB

SMSI Sikapi Rancangan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme Indonesia 

Berita Terbaru

Tenar News

LEBARAN KETUPAT TRADISI LOMBOK NTB

Kamis, 2 Apr 2026 - 14:40 WIB