Forum Korban Mafia Tanah Bicara

- Jurnalis

Minggu, 15 Januari 2023 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Tenarnews tv9,-FKMTI (Forum Korban Mafia Tanah Indonesia) adalah sebuah Organisasi Forum para KORBAN MAFIA TANAH di seluruh INDONESIA..

Organisasi Forum ini didirikan dan dibiayai oleh Para korban mafia tanah dan Bapak Supardi Kendi Budihardjo (SK Budihardjo) sebagai ketuanya..

Bapak SK Budihardjo tadinya merupakan seorang Pengusaha di Singapura kelahiran Sumatera Utara..

Namun setelah tahun 2000-an menjual usahanya yang berada di Thailand dan Singapura untuk buka usaha di Jakarta..

Sempat diperingatkan oleh koleganya di Luar negeri untuk tidak menjadi Pengusaha di Indonesia, namun tidak digubrisnya..

Beliau pernah membantu Perusahaan penerbangan Mandala Airlines setelah pesawatnya jatuh di Medan dengan mengakusisi sahamnya..

Setelah management perusahaan tersebut dibenahinya dan saham perusahaan tersebut menjadi lebih tinggi, kemudian sahamnya dijualnya..

Kemudian setelah itu Beliau membeli aset tanah di Ibukota untuk mencoba usaha baru di Jakarta demi cintanya kepada Indonesia..

Namun yang terjadi adalah apa yang dikuatirkan para koleganya di Luar Negeri menjadi nyata..

Di tanah yang Beliau beli, beliau di pukuli para Preman yang mengaku Pengawal pemilik tanah yang asli dan peralatan usaha yang tersimpan di 5 Kontainer di curi mereka..

Baca Juga :  Prof Yuddy Chrisnandi : Gubernur Harus Searah Dengan Program Pemerintah Pusat

Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke POLDA Metro Jaya . Sempat ada penyidikan dan berakhir dengan SP3..

Mulai dari Bapak Tito Karnavian sebagai Kapolda Metro Jaya sampai entah beberapa kali berganti, keadilan belum jua di rasa..

Laporan sudah ada, barang bukti ada, tersangka masih ada tapi malah kasusnya di SP3..

Untuk menguatkan status kepemilikan tanah, mulai lah Beliau belajar kepada Ahlinya bagaimana menyusun berkas kepemilikan tanahnya..

Akhirnya berkas Beliau pun sudah sempurna sesuai pandangan para ahli yang untuk itu Beliau harus Keluarkan biaya lebih dari 800 juta..

Masalah biaya beliau tidak pikirkan, karena Beliau termasuk orang yang berada. “Biar aku jadi miskin, agar hukum ditegakkan”, katanya..

Dari Proses itu semua, Beliau bertemu dengan korban mafia tanah lainnya dan membentuk FKMTI di Universitas Indonesia..

Hanya Para Korban Mafia Tanah yang bisa menjadi Pengurus dan Anggotanya. di luar itu hanya Koordinator Lapangan saja..

Baca Juga :  INILAH SOSOK PEMIMPIN MUDA KETUA PBSI KABUPATEN EMPAT LAWANG POLITISI PAN

Semua laporan Korban Mafia tanah hanya via online www.fkmti.com dan yang mengirim berkas harus korbannya..

Dan Tugas Koordinator Lapangan hanya mengecek berkas yang dikirim dan memandu cara kirimnya saja..

Semua berkas yang dikirim akan di susun oleh para ahli sampai tersusun berkas untuk di bawa ke dalam persidangan nantinya..

Dari berkas yang dikirim, FKMTI bisa tau, mana berkas dari pemilik sah tanah atau pun berkas dari para mafia..

Setelah pak SK Budihardjo di tahan, para Mafia tertawa. Berharap para pengurus dan anggota FKMTI lainnya ciut nyalinya..

Mereka tak peduli jika justru penahanan ini bisa membakar emosi 30.000 anggotanya berbondong-bondong ke Jakarta..

Jika itu terjadi itu urusan polisi dan tentara, mafia makin tertawa dan APA KATA DUNIA

LawanTerusMafiaTanah

By: Alfan Arsyad SE
Relawan Presiden Joko Widodo
Alumni Fakultas Ekonomi UII
*Korlap Nasional FKMT.(Tim investigasi Tenarnewstv9 jkt)

MIRIS, CURHAT PARA KORBAN MAFIA TANAH, FORUM KORBAN MAFIA TANAH INDONESIA DAN YAHYA RASYID, SH

KORBAN MAFIA TANAH “BICARA LANTANG”

Berita Terkait

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 
HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas
Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan
Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia
Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan ekonomi 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

HIPPI DPC Kota Depok Resmi dilantik, Wakil Walikota Depok Chandra Rachmansyah dorong UMKM naik kelas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Sertijab MPK OSIM MAN 1 Bogor, Kepala Madrasah Apresiasi Pengurus Lama dan Motivasi Pengurus Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia Kolom Opini — Refleksi Kebangsaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Tim SMA Dea Malela Raih Medali Perunggu pada Ajang ISIF & NSIF 2026 di Kampus Universitas Indonesia

Berita Terbaru