Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kelompok 7 (G7) Agar bisa hadir di konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 Di Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 30 Juni 2022 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Tenarnews tv9.Presiden Jokowi dan Presiden AS Joe Biden juga terlihat mesra dengan menunjukkan keakraban mereka. Biden sempat terlihat merangkul Jokowi// Sumber berita dan foto: Biro Pers Sekneg RI.

Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kelompok 7 (G7) menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 yang akan berlangsung pada November mendatang di Bali.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengatakan permintaan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri KTT G7 di Jerman.

“Presiden meminta dukungan dan semua kehadiran negara G7 di KTT G20,” ujar Retno dalam konferensi pers virtual usai mendampingi Jokowi di KTT G7, Senin (28/6).

Jokowi terlihat bercakap informal dengan Presiden Macron, Presiden Amerika Serikat Joe Biden, dan Perdana Menteri Italia Mario Draghi di sela-sela KTT G7

Baca Juga :  PDIP Siapkan Fasilitasi Kesehatan Gratis

Anggota G7 di antaranya, Jerman, Prancis, Jepang, Kanada, Italia, Inggris dan Amerika Serikat. Seluruh anggota G7 juga merupakan negara G20.

Dalam acara KTT itu, Jokowi juga menyinggung soal energi dan pangan dalam dua diskusi yang berbeda.

Pada diskusi pertama, orang nomor satu di Indonesia itu menyatakan risiko perubahan iklim sangat nyata bagi perekonomian dunia, terutama bagi Indonesia dan negara berkembang lainnya.

Adapun soal isu pangan, Jokowi menyampaikan rakyat di negara berkembang terancam kelaparan dan jatuh ke jurang kemiskinan.

“Ini adalah permasalahan hak asasi manusia yang mendasar,” kata Retno mengutip pernyataan Jokowi.

Jokowi juga menekankan perlu tindakan cepat untuk mencari solusi konkret terkait meningkatkan produksi pangan dan menegaskan pasokan pangan dan pupuk global harus kembali normal.

Baca Juga :  OKNUM POLISI DIMINTA TRANSPARAN "LINDUNGI MASYARAKAT'"

Jokowi diketahui melakukan sejumlah lawatan ke luar negeri. Beberapa di antaranya menghadiri KTT G7 di Jerman, dan kemudian berkunjung ke Ukraina dan Rusia.

Usai dari Jerman, Jokowi akan berangkat ke Ukraina melalui Polandia untuk bertemu Presiden Volodymyr Zelensky.

Tujuan Jokowi ke Ukraina dan Rusia disebut untuk mendorong resolusi damai atas konflik yang terjadi antara kedua negara yang tengah berperang.

Terkait kunjungan Jokowi ke Moskow, salah satu media pemerintah Rusia melaporkan akan berlangsung pada 30 Juni mendatang.(Humas Sekneg RI–01 pr red Tenarnews)

Berita Terkait

Bola panas,” Gugatan PTUN perkara no.3/G,/2026/PTUN.bdg Tanpa dihadiri kuasa hukum ?
Harfina Kartini Indonesia dari Timur Inspirasi Wanita Indonesia Masa Kini
Terpanggil Bangun Jembatan Pers dan Polri, Alya Cahya Dorong
DPP GMPRI Dukung Bupati Tangerang Tertibkan dan Tarik Seluruh Mobil Siaga yang Dikelola KPM Tak Berbadan Hukum Jelas
Sidang Gugatan Pelaksanaan Putusan PK PSHT Berlanjut, Isyarat Dialog dan Nyawiji Bermartabat menguat
Wisuda dan Pelepasan SMK SMP YPUI di Gedung Green Village berjalan sukses
Diskusi Forum Kebangsaan; Pertambangan Harus Dikelola Anak Bangsa
Sekjen PASPROBO: *”Dukung Ketegasan Presiden Prabowo”*
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:58 WIB

Bola panas,” Gugatan PTUN perkara no.3/G,/2026/PTUN.bdg Tanpa dihadiri kuasa hukum ?

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:23 WIB

Harfina Kartini Indonesia dari Timur Inspirasi Wanita Indonesia Masa Kini

Senin, 8 Juni 2026 - 22:42 WIB

Terpanggil Bangun Jembatan Pers dan Polri, Alya Cahya Dorong

Senin, 8 Juni 2026 - 21:40 WIB

DPP GMPRI Dukung Bupati Tangerang Tertibkan dan Tarik Seluruh Mobil Siaga yang Dikelola KPM Tak Berbadan Hukum Jelas

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:53 WIB

Sidang Gugatan Pelaksanaan Putusan PK PSHT Berlanjut, Isyarat Dialog dan Nyawiji Bermartabat menguat

Berita Terbaru

Tenar News

Terpanggil Bangun Jembatan Pers dan Polri, Alya Cahya Dorong

Senin, 8 Jun 2026 - 22:42 WIB